UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 04 Januari 2017 09:50
Rampas Tas, Cuma dapat Rantainya, Muka Begal Bonyok Dibelasah Warga
DIGIRING KE SEL. Dengan wajah yang bonyok, Way dan Udin digiring ke sel tahanan Polsek Sungai Ambawang, Selasa (3/1) siang. OCSYA ADE CP

PROKAL.CO, SUNGAI AMBAWANG-  Nekat merampas tas selempang pengendara sepeda motor. Sayangnya hanya dapat rantainya saja. Berupaya kabur hingga masuk ke hutan, namun berhasil ditangkap dan dipelasah warga.

Begitulah nasib Way, 20 dan Udin, 20. Kedua pemuda Desa Mega Timur, Sungai Ambawang, Kubu Raya itu mencoba membegal seorang pengendara sepeda motor bernama Siti, yang melintasi jalan di kawasan Parit Lengkong, Mega Timur, Senin (2/1) sekitar pukul 23.00.

Kini kedua pelaku sudah meringkuk di sel tahanan Polsek Sungai Ambawang. Mereka diserahkan kepada polisi usai dipelasah warga.  Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Hardik menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara, Way dan Udin mengakui perbuatannya. Senin malam itu, Siti pulang dari tempatnya bekerja di Hypermart.

Sesampainya di lokasi, Siti menyalip kedua pelaku yang saat itu berkendara dengan santai. Lalu, korban dikejar kedua pelaku. Sepeda motor wanita ini dipepet, tepat disebelah kanannya. Way yang menjoki sepeda motor jenis matic tersebut langsung merampas tas korban yang digantung di bahu kanannya. Korban berusaha mempertahankan tasnya sambil berteriak. Tas korban terlepas dari genggaman pelaku.

Ketakutan, kedua pelaku langsung tancap gas. Warga yang mendengar teriakan minta tolong, langsung mengejar kedua pelaku. Ada juga yang menghubungi polisi.  “Karena tahu dikejar, kedua pelaku kabur masuk ke hutan. Mereka meninggalkan sepeda motor matic yang digunakan untuk menjalankan aksinya di pinggir jalan,” ungkap Hardik ditemui di markasnya.

Warga dan polisi bersama-sama masuk ke hutan dan mengepung kedua pelaku. Tak sampai 30 menit, Way dan Udin berhasil ditangkap. Mereka kemudian digelandang ke Mapolsek Sungai Ambawang. Warga yang emosi tak lagi memandang polisi. Kedua pelaku pun dihajar.

“Kedua pelaku sudah kita periksa, begitu juga korban sudah kita mintai keterangan, apa saja kerugiannya. Namun, sampai saat ini, tas korban yang berisi surat-surat penting dan sejumlah uang, belum ditemukan. Diduga dibuang pelaku ke aliran sungai saat mereka dikejar,” jelas Hardik.

Sambil menahan sakit karena luka lebam di wajahnya, Way menjelaskan, pada malam itu ia membonceng Udin. “Kami disalip dia (korban). Dan saya lihat dia bawa tas di bahu kanannya. Kemudian saya tanya ke Udin. 'Ada cewek tuh, berani tidak kita rampas tasnya',” kata Way. Udin justru menantang Way. “Ayolah kalau berani,” kata Udin yang ditirukan Way.

Tanpa pikir panjang, Way pun tancap gas. Dia pula yang merampas tas korban. “Kami hanya dapat rantai tasnya saja. Karena kami takut, kami bersembunyi ke hutan. Tapi kami ditangkap warga,” jelasnya.

---------- SPLIT TEXT ----------

Way merupakan buruh bangunan. Dia mengaku nekat membegal karena butuh uang untuk kebutuhan hidup. Akibat ulahnya ini, Way dan Udin dijerat pasal 365 jungto 55 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Kepolisian pun terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui apakah kedua pelaku juga terlibat aksi kejahatan lainnya. (oxa)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 11:55

Api Lambat Padam, Karena Damkar Terhadang Macet

KUBU RAYA- Butuh waktu lebih kurang sejam untuk menjinakkan api yang melahap gudang vulkanisir Jawara…

Minggu, 20 Agustus 2017 11:02

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Kasus Asusila Meningkat

NANGA PINOH- Ini warning bagi orang tua. Ya, kasus pelecehan seksual terhadap anak bawah umur di Melawi…

Senin, 14 Agustus 2017 10:54

LIHATLAH..!! Kota Sanggau Membara Dua Setengah Jam

SANGGAU- Pagi itu semua warga geger. Ya, kepulan asap hitam memenuhi langit kawasan Jalan H. Said, RT.05/RW.…

Jumat, 11 Agustus 2017 10:31

Angin Puting Beliung Serang Mempawah, 19 Rumah Hancur

MEMPAWAH- Duka menyelimuti Mempawah. Ya, puting beliung kembali menerjang pemukiman penduduk di Kabupaten…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:30

TAMBAH PARAH..!! Titik Api di Kalbar Bertambah, Kebakaran Hutan dan Lahan Ancam Rumah Dinas Wabup Kayong Utara

SUKADANA- Kebakaran hutan dan lahan di Kalbar makin parah. Bahkan, di Kayong Utara satu hektar lahan…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:09

Banyak Lahan Gambut, Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Sangat Tinggi

 KUBU RAYA- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalbar mulai merepotkan. Dari timur…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:33

Cegah Wabah Rabies, Indonesia Kerja Sama dengan Malaysia

PONTIANAK- Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat sudah menetapkan status tanggap…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:26

Sudah 9 Nyawa Melayang Gara-Gara Rabies

SANGGAU- Kasus rabies sudah bikin khawatir. Di Kalbar sudah 620 kejadian selama 2017. Ketua Komisi D…

Minggu, 30 Juli 2017 12:59

KEJI..!! Usai Kabur dari Rutan Langsung Membunuh, Kepala Korban Diinjak-Injak sampai Tewas

BENGKAYANG- Masih ingat dengan kasus pembunuhan bos ayam bernama Desi Yuliana? Ya, pekan lalu Polres…

Minggu, 30 Juli 2017 12:51

UNIK NIH..!! Cabai Rawit Kok Rasanya Manis

MANDOR- Yang namanya cabai pasti rasanya pedas. Meskipun dengan level yang berbeda-beda. Namun ini aneh…

Rabies Menggila, 3 Warga Tewas, Semua Anjing di Sini Dibantai

Api Lambat Padam, Karena Damkar Terhadang Macet

WADUH..!! Usai Rayakan HUT RI, Satu Desa Keracunan Makanan

Belum Sempat Turunkan Bendera, Ilham Maulana Tewas

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Kasus Asusila Meningkat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .