UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 03 Januari 2017 12:59
Utang BBM Tak Dibayar, Truk Sampah Ditahan
BERSERAK: Sampah menumpuk di TPS di stadion lama Desa Kenual, Senin (2/1), tak jauh dari Kantor Dinas Kebersihan Pemkab Melawi. Dedi Irawan-RK

PROKAL.CO, NANGA PINOH- Setelah musibah kebakaran kantor bupati, masalah lain berjurut seperti tangga. Sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Nanga Pinoh yang berserakan tak diangkut petugas Dinas Kebersihan ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tanjung Tengang.

Bahkan, salah satu TPS yang sampahnya tak terangkut, itu justru dekat sangat dengan kantor Dinas Kebersihan di stadion lama Desa Kenual. Senin (2/1) terlihat limbah rumah itu berserakan sepanjang sekitar tiga meter yang menebar aroma menyengat hidung warga yang melintas.

Warga pun heran dan risau dengan kondisi kotanya. “Entah apa masalah di Dinas Kebersihan sampai dibiarkan menumpuk begitu?” tanya Sudar, warga Nanga Pinoh, yang kebetulan melewati TPS stadion lama itu, Senin (2/1).

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Kebersihan, Pemadam Kebakaran dan Pertamanan (DKPKP) Melawi, Aci Evensius Erkeh pun mengungkapkan masalahnya.

 “Tidak terangkut karena tiga armada pengangkut sampah ditahan pihak ketiga. Hal itu karena utang Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada pihak ketiga belum terbayarkan. Karena di APBD-P (anggaran perubahan) 2016, tidak ada dianggarkan untuk pembayarannya,” ungkap Aci.

Utang Pemkab Melawi kepada pihak ketiga ini sudah mencapai Rp100 juta lebih. “Kita sempat mengajukannya di APBD P, namun tidak diakomodir. Kemudian, kami mengalihkan biaya perawatan armada ke pembayaran BBM, namun biaya perawatan juga tidak diakomodir,” beber Aci.

Jadi, ketika pihak ketiga menahan armada, mau tidak mau ia memberikannya meski tak diketahui secara jelas akan diapakan tiga truk sampah tersebut. “Karena dia (pihak ketiga,red) juga membutuhkan perputaran modal dan utangnya juga sudah cukup lama,” pungkasnya. (Dedi Irawan)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Senin, 02 Oktober 2017 11:34

Cuaca Ekstrem, Nelayan Takut-Takut Melaut

MEMPAWAH- Pemanasan global (global warming) telah memicu perubahan musim di Kalbar semakin tidak menentu.…

Senin, 02 Oktober 2017 11:32

NGGA KONSEN..!! Sopir Fortuner Terlempar, lalu WASSALAM....

PUTUSSIBAU- Wilim, warga Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Putussibau Utara, Kapuas Hulu ini tewas setelah…

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .