UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 23 Desember 2016 09:38
CPNS Teriak, Pak Jokowi ...Tolong Keluarkan NIP Kami
Koordinator CPNS 2010. Nurhadiansyah. CPNS 2010 FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, KUBU RAYA- Sebentar lagi tahun 2016 berakhir. Menandakan panjangnya masa tunggu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kubu Raya menantikan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) dan Nomor Induk Pegawai (NIP) sejak tahun 2010 dan 2012 silam.

CPNS yang dinyatakan lulus seleksi tahun 2010 telah melakukan upaya hukum dari tingkat daerah hingga pusat. Bahkan yang terakhir sudah dikeluarkan surat dari PTUN Pontianak, terkait permintaan fatwa atau pendapat terkait pengangkatan CPNS Pemkab Kubu Raya tahun 2010, tanggal 31 Oktober 2016 yang ditujukan kepada Menteri PAN RB RI. Namun hingga saat ini 215 CPNS itu belum juga mendapatkan titik terang, SK dan NIP mereka belum dikeluarkan pemerintah.

“Kita CPNS 2010 yang jumlahnya 215 orang menaruh harapan besar dengan momen kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan ke Kalbar, khususnya ke Kubu Raya, bisa melihat dan menyelesaikan permasalahan CPNS 2010 dan 2012 ini. Sudah enam tahun nasib kami tidak ada kejelasan. Padahal hasil koordinasi dan pertemuan terakhir dengan perwakilan Kemenpan RB di Jakarta, sudah tidak ada masalah,” ungkap Nurhadiansyah, Koordinator CPNS 2010 kemarin.

Dia menginginkan, kehadiran Presiden RI, Jokowi bersama rombongan yang akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kubu Raya hari ini, Rabu (21/12) diharapkan mampu menjawab kegelisahan ratusan CPNS tersebut. “Kita sudah dua kali pemberkasan. Terakhir awal tahun ini, namun angin segar yang sempat berhembus tak juga menjawab apa yang kami tunggu. Bertahun-tahun kami bersabar, tentu kami ingin agar tahun 2017 penantian kami sudah berakhir,” tutur Nurhadiansyah.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kubu Raya, Kusyadi mengatakan, pihaknya telah berupaya mengusulkan pengangkatan para CPNS. Bahkan dalam waktu dekat telah menyiapkan surat untuk dikirimkan ke Menpan, agar sesegera mungkin menindaklanjuti pengangkatan CPNS 2010 dan 2012.

“Kita lagi siapkan suratnya ke Menpan. Sudah kita naikkan ke bupati, agar ditandatangani. Surat itu untuk kita minta Menpan menindaklanjuti putusan MA (Mahkamah Agung) agar melakukan pengangkatan,” ujar Kusyadi di kantornya, Jumat (11/11) lalu.

Peserta CPNS tahun 2010 dan 2012 kerap menanyakan persoalan pengangkatannya. Sebab sudah sekian lama mereka menunggu kepastian. Meski sudah ada putusan MA, tapi tak kunjung ada kepastian. “Rianciannya saya kurang hafal berapa jumlahnya. CPNS tahun 2010 sekitar 215 orang. Kita sebenarnya turut prihatin, makanya kami perjuangkan nasib mereka. Dengan menyiapkan surat, untuk tindaklanjut putusan MA,” katanya.

Menurut Kusyadi, seluruh CPNS dari tahun 2010 dan 2012 telah menunggu lama untuk pelaksanaan pengangkatan. Bahkan kepastian apakah status mereka dibatalkan atau tidak, belum pernah didapatkan.

“Sering mereka datang ke BKD menanyakan kepastian pengangkatan, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu dari Menpan. Makanya sekarang kami kirim surat ke Menpan. Peserta ini pernah juga ada yang mendatangi langsung Menpan. Tapi belum ada jawaban untuk kepastian pengangkatan,” jelas Kusyadi. (Syamsul Arifin/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 02 Desember 2017 11:42

JEDERR…!! Diduga Akibat Rokok, Speedboat Meledak

KUBU RAYA- Seunit speedboat 40 PK tiba-tiba meledak dan terbakar di perairan Kecamatan Kubu, Kabupaten…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:30

Ancaman Banjir, BPBD Imbau Warga Waspada

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar TTA Nyarong menilai banjir yang terjadi saat…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:29

Tiga Dusun di Mempawah Terendam

MEMPAWAH- Tiga dusun di Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah diterjang banjir. Bencana alam…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:27

RAYUAN MAUT..!! Janji Dinikahi, Melati Rela Disetubuhi

BENGKAYANG- Diiming-imingi akan dinikahi, Melati (bukan nama sebenarnya) rela disetubuhi Manin, warga…

Rabu, 29 November 2017 12:54

Terancam 6 Tahun Penjara Gara-Gara Racuni Ikan dengan Sianida

SAMBAS- Belum lama ini, Polsek Sejangkung menciduk seorang pria berinisial AP, karena menangkap ikan…

Rabu, 29 November 2017 12:53

Merasa Dizalimi Pemkab Ketapang, Pedagang Berontak

KETAPANG- Ratusan warga Kabupaten Ketapang merasa dizalimi karena tempatnya mencari nafkah sehari-hari…

Rabu, 29 November 2017 12:49

TEGA..!! Digenjot 4 Tahun oleh Ayah Tiri, Perut Melati Gembung

SINGKAWANG- Bapak berinisial Iw ini sungguh tega. Dia mencabuli anak tirinya berulang kali hingga hamil.…

Sabtu, 25 November 2017 11:33

Diteror Orang Gila, Keluarga Wakil Ketua DPRD Sekadau Gemetar

SEKADAU- Wakil Ketua DPRD Sekadau, Jefray Raja Tugam bersama keluarga besarnya dibuat ketakutan di kediamannya …

Sabtu, 25 November 2017 11:07

Polda Gerebek Sawmil di Balai Bekuak Ketapang

PONTIANAK- Investigasi FRKP Pontianak yang dipimpin Bruder Stephanus Paiman dua minggu lalu di Kabupaten…

Sabtu, 25 November 2017 11:04

Berantas Ilegal Logging, Polisi Harus Konsisten

Ketua FRKP Bruder Stephanus Paiman meminta kepada pihak kepolisian yang ada di Kalbar untuk konsisten…

HAYO NGAPAIN...!! Ada di Penginapan, 12 Cabe-cabean Diamankan

Dicekoki Miras, Lalu Gadis 14 Tahun Itu “Ditunggangi”

TEGA..!! Disetubuhi Ayah Selama 3 Tahun

Gunakan Dana Desa, Sukses Bangun Jembatan Gantung

WADUH..!! Taksi Malaysia Bawa Senjata Tajam dan Peluru

Usai Pesta Miras, Bukannya Mabuk, Yosep Malah Gantung Diri

Terganggu Pengeras Suara Pemanggil Burung dan Buruk Bagi Kesehatan

Nasir: Kita Upayakan Dongkrak Wisman Masuk Lewat Border

Menengah-Atas, Relakanlah Si Melon untuk yang Bawah

Sebelas Muda-mudi di Sintang Positif Konsumsi Narkotika
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .