UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 27 November 2016 20:01
MEEOONG..Butuh Uang Beli Rokok, Pemuda Ini Jual Kucing Hutan

PROKAL.CO, PONTIANAK- Maksud awal membantu warga, pemilik akun FB ‘Irman Sllu Join’ kemudian malah melanggar hukum. Jumat (25/11) sore, ia ditahan aparat terkait karena mencoba memperjualbelikan satwa liar yang dilindungi Undang-Undang.

Terungkapnya kasus tersebut bermula ketika Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar mendapat informasi bahwa Asman, nama pemilik akun FB itu, mengiklankan penjualan empat kucing hutan di dunia maya pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00.   “Dia memposting barang jualannya di grup Facebook Pontianak Informasi,” tutur Kepala BKSDA Kalbar, Sustyo Iriono, kepada Rakyat Kalbar, Jumat malam.

Dalam postingan tersebut, empat foto kucing bernama latin Felis Bengalensis ini diupload beserta kalimat “4 ekor anak kucing utan mu (mau) djual 1 ekor nye 150. Anak kucing utan neh saya baru dpt yg berminaat hubungin no sya 085828781404. Tinggal d pilih”. Tak ayal, iklan itu mengundang komentar ratusan netizen. Dari yang mau membeli, mem-bully, hingga mendukung. “Berdasarkan informasi itu, tim kemudian melakukan penyelidikan dengan cara menyamar (undercover). Salah satu tim kemudian menelepon si pemilik akun untuk berpura-pura ingin membeli (buyer) kucing tersebut,” jelas Sustyo.

Dalam percakapan dengan undercover buyer tersebut, Asman menyebut hanya tersisa tiga ekor kucing hutan yang akan dijual. Akhirnya disepakatilah tempat transaksi di rumah pelaku Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Team Anti Wildlife Crime (TAWC) SPORC Balai Gakkum Pontianak kemudian berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas TSL (Polhut) BKSDA, dan Korwas Polda Kalbar, untuk melakukan penangkapan.

Tentu saja, Asman terkejut bukan kepalang melihat calon pembeli dagangannya adalah aparat. Tim gabungan kemudian menginterogasi dia. “Dengan disaksikan warga sekitar, akhirnya pelaku menunjukkan kandang dimana kucing hutan itu disimpan. Kandangnya terletak di samping halaman rumahnya,” terang Sustyo.

Karena bukti sudah kuat, Asman kemudian digiring ke kantor BKSDA untuk diperiksa penyidik SPORC. Begitu juga kandang yang berisi tiga ekor kucing hutan. Dari interogasi didapatlah pengakuan Asman. Kata Sustyo, pelaku bersama tiga temannya berinisiatif mencari dan akan menangkap kucing hutan yang telah memangsa ternak ayam milik warga, pada Minggu (20/11). Mereka menangkap kucing tersebut menggunakan jaring. “Dilakukan pada malam hari, dengan berbekal senter. Sehingga kucing itu mudah ditangkap,” ungkapnya.

Selanjutnya, kucing hutan tersebut dipelihara Asman karena khawatir akan memangsa kembali ternak warga jika dilepaskan. “Namun, karena pelaku butuh uang untuk membeli rokok, maka ia berniat menjual kucing hutan itu melalui media sosial Facebook. Tapi beruntung kita cepat dapat informasi,” beber Sustyo.

Lanjut dia, karena Asman tidak pernah sekolah sehingga tidak mengetahui bahwa perbuatannya melanggar hukum. Walhasil, Asman tidak ditahan lebih lama, hanya dikenakan wajib lapor ke BKSDA. “Terhadap pelaku akan dilakukan pembinaan dengan menandatangani berita acara serahterima satwa dan surat pernyataan bermaterai yang isinya tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” pungkasnya. (ocs/pro)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 12:50

Produk Dalam Negeri Ditinggalkan Warga Perbatasan

Produk-produk asal Malaysia membanjiri kawasan perbatasan di Kabupaten Kapuas Hulu. Sehingga tidak heran,…

Selasa, 21 November 2017 12:46

Kalbar Ekspor 25 ton Beras ke Malaysia, Sarawak ‘Ekspor’ Balik 36 ton ke Kalbar

BENGKAYANG- Beberapa waktu lalu, Kalimantan Barat mengekspor beras ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas…

Selasa, 21 November 2017 11:07

Akses Darat ke Malaysia Berpotensi Terputus

BENGKAYANG- Jembatan besar di Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang terancam ambruk. Pasalnya, longsor…

Rabu, 15 November 2017 16:27

HEBOH..!! Beras Bercampur Plastik Bikin Panik Warga Sanggau

SANGGAU- Ditemukannya plastik dalam beras yang dibeli Rico, warga Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan…

Rabu, 15 November 2017 16:08

Warga Camar Bulan Konsumsi Beras Malaysia

PALOH- Surplus beras di Kalbar tampaknya tak dirasakan oleh seluruh wilayah provinsi ini. Buktinya,…

Minggu, 12 November 2017 10:37

Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian

PONTIANAK- Pada peringatan Hari Pahlawan, jamaknya Taman Makam Pahlawan (TMP) dikunjungi para peziarah.…

Sabtu, 11 November 2017 11:18

KAPOK..!! Tiga Polisi Dipecat, Dua Diberi Penghargaan

SEKADAU- Pimpinan Polres Sekadau tidak main-main dengan kedisiplinan anggotanya. Bila ada oknum anggota…

Selasa, 07 November 2017 16:43

KECOLONGAN BROOO..!! Sudah Tiga Tahun Aktivitas Galian C di Ketungau Hulu Ilegal

SINTANG- Sebanyak tiga perusahaan dikabarkan melakukan aktivitas penambangan bahan galian C di Kecamatan…

Sabtu, 04 November 2017 10:29

Sebentar Lagi Listrik Sintang Tak Lagi Padam-Padam

SINTANG- Jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang yang memiliki daya 7 MW mulai beroperasi,…

Sabtu, 04 November 2017 10:17

YAELA..!! Ditangkap Saat Bersetubuh, Gadis 16 Tahun Dijual Rp700 Ribu

SINGKAWANG- Anak di bawah umur kembali menjadi korban perdagangan orang. Ya, gadis 16 tahun ini dijual…

Kalbar Ekspor 25 ton Beras ke Malaysia, Sarawak ‘Ekspor’ Balik 36 ton ke Kalbar

Akses Darat ke Malaysia Berpotensi Terputus

Produk Dalam Negeri Ditinggalkan Warga Perbatasan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .