UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 13 November 2016 22:34
Capek Sering Diomeli, Istri Tembak Suami
ilustrasi

PROKAL.CO, SEKADAU- Hasan Lusianus (50 tahun) tega menembak istrinya sendiri Murni (50 tahun), Sabtu (12/11), di ladang mereka, RT 16/RW 06, Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir. Meski sempat dibawa ke salah satu klinik, nyawa ibu tujuh anak itu tak bisa diselamatkan.

Pelaku menembak korban menggunakan senapan angin. Peluru bersarang di rusuk, persis di bawah payudara sebelah kiri, sepertinya tembus hingga ke jantung korban. Motif penembakan diduga karena pelaku emosi diomeli korban. Penembakan terjadi saat suami istri itu berada di ladang, persisnya di KM 2, 5 Jalan Raya Sekadau-Sanggau. Jarak ladang dengan jalan raya sekitar 1 Km. Sementara lokasi ladang sekitar 2 Km dari kediaman mereka.

Tidak ada saksi mata yang melihat penembakan itu. “Sekitar pukul 11.00, suaminya (pelaku, red) manggil saya. Dia minta tolong lihat Mamak Abun (korban, red),” tutur Kristina Nyai, 49 tahun, tetangga korban. Waktu itu, ia tengah bekerja di ladangnya yang berjarak sekitar 200 meter dari ladang korban. “Dia (Pelaku, red) bilang ke saya barusan nembak istrinya. Dia minta tolong bantu rawat istrinya,” cerita Nyai. Salitus, 52 tahun, abang korban juga tidak mengetahui secara persis penembakan tersebut. Walaupun berada di ladang yang masih satu areal, tapi Salitus cukup jauh dari posisi korban ditembak.  “Saya datang, sudah ditembak. Udah tergeletak,” ucapnya.

Dibantu Nyai, pelaku melarikan istrinya ke salah satu klinik di kawasan Terminal Lawang Kuari Sekadau menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan anak korban, Dio, yang kemudian membawa Sang Ibu ke klinik. Sedangkan, pelaku kembali ke ladang.

Mengetahui adanya aksi penembakan itu, Polres Sekadau dibantu Polsek Sekadau Hilir, dan sejumlah warga, langsung meluncur ke lokasi. Polisi kemudian masuk ke areal ladang yang dikelilingi semak belukar dan kebun sawit serta karet untuk menyisir pelaku. Mencari sekitar 15 menit, pelaku berhasil ditemukan. “Pelaku berhasil diamankan di pondoknya. Dia tidak melakukan perlawanan,” ucap AKP Muhadi, Kapolsek Sekadau Hilir kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurut dia, korban awalnya berangkat ke ladang bersama Kristina Nyai, Sabtu pagi. Sementara pelaku datang sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan sepeda motor dengan membawa senjata angin. “Waktu baru datang, istrinya langsung ngomel. Pelaku pun jadi kalap dan menembak istrinya tersebut,” ucap Muhadi. Imbuh dia, “Pelakunya sudah kita amankan. Sementara korban kita bawa ke RSUD Sekadau untuk dilakukan visum. Informasi yang kita terima, pelaku dan korban memang sering cekcok”.

Ketika diinterogasi di Polres Sekadau, Hasan mengenakan baju biru. Ia terlihat tenang. Kepada polisi yang memeriksa, Hasan mengaku sempat cekcok dengan korban sebelum penembakan dilakukan.  “Waktu itu saya datang dan dia (korban, red) langsung menanyakan mana hasil kerja saya,” tuturnya.

KBO Sat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Dedy membenarkan jika korban dan pelaku sempat cekcok sebelum penembakan terjadi. Korban langsung emosi setelah ditanyakan mana hasil kerjanya. “Dia sempat bilang, nanti ku tembak kau,” kata Dedy meniru ucapan pelaku. Ternyata ancaman pelaku itu dibuktikannya. “Pelaku langsung menembak korban,” ulas Dedy. Kasus penembakan itu mendapat sorotan besar masyarakat Sekadau. Saat korban masih berada di salah satu klinik yang berada di kawasan Terminal Lawang Kuari Sekadau, puluhan warga dan keluarga korban langsung berdatangan.

Suasana haru pun tak dapat dibendung. Keluarga korban banyak yang menangis.  “Ngapa tega seperti itu,” ucap salah seorang keluarga korban sambil terisak menahan air mata.

Susiana, anak keenam korban, tampak tak kuasa menahan sedih. Sambil duduk di samping jasad Sang Ibu di ruang UGD salah satu Klinik di Terminal Lawang Kuari Sekadau, Susiana terus memanggil ibunya.
“Saya tak tahu ada persoalan apa bang,” tuturnya. Tak lama, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Sekadau untuk divisu

Di sisi lain, Sekda Sekadau Yohanes Jhon yang mendengar kabar ini langsung meluncur ke RSUD Sekadau. “Kita sangat prihatin dengan kejadian ini,” ucap Jhon kepada wartawan.

Ia mengetahui kasus pembunuhan tersebut setelah mendapat laporan dari pegawainya. Jhon pun berharap masyarakat dapat mengambil pelajaran dari kasus ini. “Dalam menyikapi segala sesuatu, kita harus sabar. Kita juga berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di Sekadau,” imbuhnya. (abd/one)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 12:45

Bikin Status di Medsos, Lalu Tewas

SANGGAU- Warga Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau digegerkan dengan penemuan mayat pria berinisial…

Selasa, 17 Juli 2018 12:43

Meski Suka Sama Suka, "Kuda-Kudaan" Itu Bikin Pria Ini Dipenjara

SINGKAWANG- JR alias G menodai D, gadis bawah umur yang masih berusia 17 tahun. Kini, pria 22 tahun…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:03

BYUURRR..!! Rem Blong, Truk Bermuatan Semen Masuk Parit

SUKADANA - Truk bermuatan semen masuk ke parit di kawasan Jalan Tanjungpura, Kecamatan Sukadana, Kabupaten…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:44
Dua Motor dan Truk Ekspedisi Tabrakan di Jalan Raya Sintang-Pontianak

Satu Sekarat, Satunya Lagi Bersama Malaikat Maut

SINTANG - Dua sepeda motor terlibat tabrakan dengan truk ekspedisi di Jalan Raya Sintang-Pontianak,…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:32

NEKAT..!! Jambret Polwan, Oknum PNS Rutan Mempawah Diciduk

MEMPAWAH- Siapa saja bisa menjadi korban kejahatan atau pelakunya. Seperti di Kabupaten Mempawah. Seorang…

Rabu, 04 Juli 2018 21:42
Warga Entikong Sampaikan Pernyataan Sikap

YESS..!! Warga di Sini Siap Dukung Kepala Daerah Terpilih

SANGGAU- Warga Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau siap mendukung siapapun yang terpilih pada Pilkada…

Rabu, 04 Juli 2018 21:40

Mantan Koruptor, Pelaku Pelecehan Seksual dan Narkoba Jangan Harap Bisa Nyaleg

SAMBAS- Mantan terpidana korupsi, pelecehan seksual dan bandar narkoba jangan harap bisa menjadi calon…

Rabu, 04 Juli 2018 21:28

Usai Makan Telur, 13 Orang Muntah-Muntah, Kenapa Ini..?

MEMPAWAH- Sedikitnya ada 13 warga Desa Sekabuk Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah dilarikan ke RSUD…

Rabu, 04 Juli 2018 21:16

Gudang Dinas Pertanian KKU Terbakar

SUKADANA- Gudang Dinas Pertanian Kabupaten Kayong Utara (KKU) terbakar, Minggu (1/7) petang. Akibatnya,…

Rabu, 04 Juli 2018 21:15
Deklarasi Damai Masyarakat Perbatasan

Jangan Rusak Persatuan dan Kesatuan dengan Hoax

SEKAYAM - Usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Barat, masyarakat di perbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .