UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 14 Oktober 2016 20:26
KEREN..Tenun Kalbar Mau Dijadikan World Heritage
foto ilustrasi kain tenun

PROKAL.CO, Kayong Utara- Keunggulan potensi lokal akan dilombakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian. Lomba desain tenun khas Kalbar ini masih dalam rangkaian Sail Selat Karimata 2016.

“Kain tenun khas Kalimantan Barat punya motif yang unik dan beragam, seperti lunggi pucuk rebung, dagin serong, dagin biasa dan cual padang terbakar. Pengerjaannya membutuhkan keterampilan dan ketekunan tersendiri,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta kepada Rakyat Kalbar melalui rilis yang diterima Kamis (13/10).

Selain meningkatkan kreativitas perajin, sekaligus mempromosikan kain tenun nusantara kepada wisatawan mancanegara. Gati mengatakan kalau tenun merupakan warisan budaya Indonesia yang perlu terus dikembangkan. “Tenun nusantara memiliki berbagai motif yang khas dan kental dengan nilai budaya daerah asalnya yang patut kita lestarikan, termasuk kain tenun khas Kalimantan Barat,” ujarnya.

Lomba desain tenun khas Kalbar dilaksanakan sejak 15 Agustus 2016 mengangkat tema tentang kemaritiman. Sesuai dengan salah satu tujuan kegiatan Sail Selat Karimata 2016, yaitu mengembangkan dan mempromosikan potensi maritim Indonesia.  “Jadi, para peserta berkreasi dan berinovasi membuat kain tenun dengan berbagai motif yang mencerminkan potensi maritim yang dimiliki Indonesia,” tuturnya.

Setiap peserta hanya membuat satu desain dan belum pernah diikutsertakan pada kegiatan lomba serupa. Untuk lomba ini, original desain atau hasil ide kreatif sendiri, teknik pengerjaan dengan alat tenun Gedogan atau alat tenun bukan mesin (ATBM). Ukuran kain lebar 60-80 cm dan panjang 120-200 cm, serta bahan baku benang yang digunakan dicelup dengan zat warna alam sebagai upaya mendorong terwujudnya industri hijau.

“Lomba ini kita sosialisasikan ke empat kabupaten, Sintang, Sambas, Kapuas Hulu dan Sekadau. Pada 27 September 2016, kami telah menetapkan tujuh pemenang dari 19 perajin tenun yang ikut,” kata Gati.

Para pemenang ini terdiri dari Juara I-III, Juara Harapan I-III, dan Juara Favorit. “Pada puncak acara Sail Selat Karimata, 15 Oktober 2016 di Kabupaten Kayong Utara, Bapak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman didampingi Dirjen IKM akan menyerahkan hadiah kepada Juara I-III dengan disaksikan Bapak Presiden,” lanjutnya.

Desain tenun para pemenang akan ditampilkan pada pameran yang termasuk dalam rangkaian kegiatan Sail Selat Karimata 2016 yang dilaksanakan pada 12-15 Oktober 2016. Pada stand pameran tersebut, ditampilkan juga demo menenun oleh para pemenang lomba dan pemutaran video hasil lomba desain animasi tenun nusantara yang diselenggarakan oleh Kemenperin.

Gati mengharapkan, lomba ini menjadi kegiatan tahunan yang akan meningkatkan kreativitas dan keterampilan IKM di Indonesia. Saat ini, sekitar 368 sentra IKM tenun tersebar di seluruh Indonesia. “Mengingat besarnya potensi industri tenun, kami ingin menjadikan tenun sebagai world heritage seperti halnya batik yang telah diakui dunia sebagai warisan budaya tak benda asli Indonesia,” tegasnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, produk tenun dan batik memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap kinerja industri fesyen nasional. Pada 2015, produk fesyen Indonesia telah berhasil memperoleh pangsa pasar yang besar di skala global dengan nilai ekspor mencapai USD 7,28 miliar. (ocs)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 12:50

Produk Dalam Negeri Ditinggalkan Warga Perbatasan

Produk-produk asal Malaysia membanjiri kawasan perbatasan di Kabupaten Kapuas Hulu. Sehingga tidak heran,…

Selasa, 21 November 2017 12:46

Kalbar Ekspor 25 ton Beras ke Malaysia, Sarawak ‘Ekspor’ Balik 36 ton ke Kalbar

BENGKAYANG- Beberapa waktu lalu, Kalimantan Barat mengekspor beras ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas…

Selasa, 21 November 2017 11:07

Akses Darat ke Malaysia Berpotensi Terputus

BENGKAYANG- Jembatan besar di Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang terancam ambruk. Pasalnya, longsor…

Rabu, 15 November 2017 16:27

HEBOH..!! Beras Bercampur Plastik Bikin Panik Warga Sanggau

SANGGAU- Ditemukannya plastik dalam beras yang dibeli Rico, warga Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan…

Rabu, 15 November 2017 16:08

Warga Camar Bulan Konsumsi Beras Malaysia

PALOH- Surplus beras di Kalbar tampaknya tak dirasakan oleh seluruh wilayah provinsi ini. Buktinya,…

Minggu, 12 November 2017 10:37

Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian

PONTIANAK- Pada peringatan Hari Pahlawan, jamaknya Taman Makam Pahlawan (TMP) dikunjungi para peziarah.…

Sabtu, 11 November 2017 11:18

KAPOK..!! Tiga Polisi Dipecat, Dua Diberi Penghargaan

SEKADAU- Pimpinan Polres Sekadau tidak main-main dengan kedisiplinan anggotanya. Bila ada oknum anggota…

Selasa, 07 November 2017 16:43

KECOLONGAN BROOO..!! Sudah Tiga Tahun Aktivitas Galian C di Ketungau Hulu Ilegal

SINTANG- Sebanyak tiga perusahaan dikabarkan melakukan aktivitas penambangan bahan galian C di Kecamatan…

Sabtu, 04 November 2017 10:29

Sebentar Lagi Listrik Sintang Tak Lagi Padam-Padam

SINTANG- Jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang yang memiliki daya 7 MW mulai beroperasi,…

Sabtu, 04 November 2017 10:17

YAELA..!! Ditangkap Saat Bersetubuh, Gadis 16 Tahun Dijual Rp700 Ribu

SINGKAWANG- Anak di bawah umur kembali menjadi korban perdagangan orang. Ya, gadis 16 tahun ini dijual…

Kalbar Ekspor 25 ton Beras ke Malaysia, Sarawak ‘Ekspor’ Balik 36 ton ke Kalbar

Akses Darat ke Malaysia Berpotensi Terputus

Produk Dalam Negeri Ditinggalkan Warga Perbatasan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .