UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 25 Mei 2019 13:56
Warga Sambas Tewas Diterkam Harimau
ilustrasi harimau sumatera

PROKAL.CO, TEMBILAHAN  - M Amri (32) warga Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tewas dengan luka cukup serius pada sejumlah bagian tubuh akibat siterkam seekor harimau, Kamis (24/5) sekitar pukul 12.00 WIB. 

Dilaporkan Riau Pos, korban diketahui merupakan seorang karyawan PT Riau Indo Agropalma (RIA). Sebelum kejadian korban dan beberapa orang rekannya pergi menanam kayu akasi di lokasi sekitar Desa Tanjung Simpang, Pelangiran. 

Menurut informasi dilapangan korban ditemukan tewas dalam keadaan telungkup di sekitar Kanal Sekunder 41 PT RIA. Ditubuh korban terdapat luka cakar dan gigitan, seperti pada bagian wajah, leher, kepala dan punggung. 

Menurut Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, melalui Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing, kejadian yang mengenaskan itu berawal ketika korban pergi memanen, kayu akasia disekitar lokasi pada pukul 06.30 WIB. 

Karena kelelahan, rekan-rekan korban memutuskan untuk beristirahat di camp sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah beberapa menit korban tidak kunjung datang. Lalu dilakukan pencarian oleh rekan kerja korban dengan menggunakan excavator. 

Sekitar sat jam pencarian, akhirnya korban berhasil ditemukan dalam kondisi tergeletak di tanah. Yang mengejutkan lagi, tak jauh dari lokasi tersebut tampak seekor harimau melintas.

"Menurut rekan-rekan korban, mereka juga melihat seekor harimau tak jauh dari lokasi itu,"kata Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing, Jumat (25/5). 

Setelah itu jasad korban di evakuasi oleh pihak kepolisian dan warga setempat UPT Puskesmas Pelangiran, untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Baru kemudian, jasad korban dibawa ke kampung halaman. 

"Saat ini kami dan pihak BKSDA masih mengidentifikasi keberadaan harimau tersebut,"tuturnya. Mengingat lokasi berdekatan dengan wilayah konservasi, kemungkinan besar lanjit Kasat, harimau itu masuk kesana.  

Atas peristiwa diatas, Kasat Reskrim mengimbau kepada masyarakat yang berada diwilayah sekitar konservasi satwa dilindungi itu ntuk tidak melakukan aktivitas dalam radius yang cukup dekat. 

"Forkompimcam beserta pihak Perusahaan yang ada agar selalu mengingatkan dan mesosialisasikan tentang wilayah konservasi baik hutan dan satwa yang dilindungi,"harapnya.(ind)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 08:17

Ibu Kota ke Kalimantan, Pelabuhan di Kalbar Ini Jadi Paling Strategis

Pontianak- Polemik ganti rugi lahan tak menyurutkan semangat Pemprov Kalbar…

Selasa, 16 Juli 2019 08:06

INGAT..!! Jangan Perjualbelikan Satwa Langka

SINGKAWANG- Masih rendahnya kesadaran hukum dan pelestarian satwa langka di…

Selasa, 16 Juli 2019 08:03

Yang Menghambat Perumahan MBR Bukan Regulasi, Tapi SOP Perbankan

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, aturan kenaikan harga rumah bersubsidi yang…

Selasa, 16 Juli 2019 08:01

Lepas Jamaah Haji Kalbar, Ini Pesan Gubernur

PONTIANAK-  Calon Jemaah Haji (CJH) Kalbar, kelompok penerbangan (Kloter) 11…

Selasa, 16 Juli 2019 07:53

NGERI..!! Bini Sendiri Dicekik, Lalu Wajahnya Ditikam

KETAPANG- Polres Ketapang menggelar reka ulang atau rekonstruksi kasus pembunuhan…

Selasa, 16 Juli 2019 07:20

Di Kabupaten Ini, Penderita HIV/AIDS Melonjak Drastis

NGABANG - Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Landak terus meningkat dari waktu…

Minggu, 14 Juli 2019 11:57

Surplus Beras di Kalbar, Perlu Diserap Industri Olahan

PONTIANAK - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Heronimus…

Jumat, 12 Juli 2019 01:36

Ada Rintihan, Tersandar di Pohon Karet Tanpa Sehelai Benang

Dikabarkan hilang sejak sepekan lalu, Nenek Ahian akhirnya ditemukan. Warga…

Rabu, 10 Juli 2019 14:11

Kejari Sita Uang Klaim Asuransi Rp4,7 Miliar

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak berhasil menyelamatan…

Rabu, 10 Juli 2019 14:10

Dari Lapas, Narkoba Dikendalikan Acai

PONTIANAK-Di areal tak begitu luas tempat kepadatan populasi narapidana, itulah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*