UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 19 Mei 2019 22:43
Berharap Presiden Restui Provinsi Kapuas Raya
Wagub Kalbar, Ria Norsan dalam acara Safari Ramadan di halaman Kantor Bupati Sanggau, Rabu (15/5)---Diskominfo untuk Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, SANGGAU- Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengaku Pemprov sudah melakuakn persiapan maksimal guna mendorong terwujudnya provinsi Kapuas Raya. Hal itu diungkapkannya ketika berkunjung ke Kabupaten Sanggau dalam acara silaturahmi dan bhakti sosial, Rabu (15/5) di halaman kantor Bupati Sanggau.

“Kita sudah persiapkan semaksimal mungkin untk pemekaran Kapuas Raya. Kita sudah mengajukan kepada Presiden. Walaupun moratorium belum dicabut aturannya,” katanya, seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Ia menilai pemekaran Provinsi Kapuas Raya sudah sangat mendesak. Pasalnya wilayah Kalbar saat ini sangat luas, 137 ribu kilometer persegi. Atau satu setengah kali pulau Jawa. Dengan jumlah penduduk sekitar 5,6 juta jiwa, menurutnya Kapuas Raya harus segera terealisasi.

“Kalau kita masih bertahan seperti ini, pembangunan kita tak akan fokus. Kalau dipecah dua, Kalbar dan Kapuas Raya, pembangunan akan fokus,” kata dia.

Terutama persoalan infrastruktur jalan yang dinilainya luar biasa panjangnya. “Kalau dibagi dua kita akan fokus. Mudah-mudahan bapak Presiden menyetujui khsusu untuk pemekaran Kapuas Raya,” harapnya.

Kedatangan Ria Norsan ke Kabupaten Sanggau sendiri dalam rangka Safar Ramadan. Ia mengatakan kegiatan tersebut dilakuakan rutin pada Ramadan. Tujuannya untuk menjalin silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Sanggau. Termasuk dengan para tokoh agama dan tokoh adat.

“Kegiatan safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan ini selain untuk menjalin silaturahim juga ingin melihat secara langsung aktivitas dan kegiatan proses pemerintahan yang ada di Kabupaten Sanggau. Selain itu, juga ingin memantau ketersediaan sembako untuk keperluan Ramadan hingga hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah termasuk ingin menyampaikan beberapa bantuan untuk pembangunan sarana ibadah,” katanya.

Silaturahim ini, lanjut dia, perlu terus dilakukan guna menjaga keharmonisan yang sudah terjalin baik selama ini. Serta sebagai upaya bersama membangun Kalimantan Barat yang lebih maju.

“Apalagi kita baru-baru ini telah menyelesaikan tugas kegiatan Pemilu 2019. Tentunya siapapun yang terpilih nantinya sebagai presiden maupun para anggota legislatif itulah pemimpin-pemimpin kita yang sudah dipilih rakyat dan sudah diterima dengan lapang dada,” katanya.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot dalam sambutannya mengatakan silaturahim merupakan hal yang harus dilakukan untuk memupuk kebersamaan dan kesetiakawanan guna berbagi. “Ini merupakan bentuk ibadah di bulan suci Ramadan. Kami berterima kasih dengan hadirnya Pak Wakil Gubernur ke Sanggau,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sanggau melaporkan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Sanggau berjalan lancar, sukses dan ini tentunya berkat perjuangan keras dari para penyelenggara pemilu dan dukungan berbagai pihak.

“Saya berterimakasih kepada masyarakat Kabupaten Sanggau serta seluruh jajaran Polres Sanggau dan Kodim 1204/Sgu, serta pihak yang telah membantu penyelenggara pemilu di Kabupaten Sanggau” jelasnya.

Pada kesempatan itu pula Wagup Ria Norsan secara simbolis didampingi Wakil Bupati menyerahkan bantuan kepada Masjid Nurul Yaqin sebesar Rp 100 juta, Masjid At,Tanwir Rp 150 juta, Masjid Al- Ikhlas Rp 250 juta, 1 unit wireless, benih untuk bertani, 1 unit alat cetak batako, uang tunai  Rp 10 Juta kepada Panti Asuhan Bina Kapuas Desa Penyeladi Kecamatan Kapuas, 2 kipas angin, bantuan uang anak yatim dan kurang mampu sebanyak 15 orang, bantuan beras sebanyak 1,5 ton, 50 paket sembako dan 2 sertifikat Masjid Nurul Iman dan Surau Siratul Mustaqin, Gereja Bathel Indonesia Rp 1 miliar, GPDI Jemaat MKS Rp 80 juta, Gereja Khatolik Paroki Rp 50 Juta. (Kiram Akbar/rk)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 08:06

INGAT..!! Jangan Perjualbelikan Satwa Langka

SINGKAWANG- Masih rendahnya kesadaran hukum dan pelestarian satwa langka di…

Selasa, 16 Juli 2019 08:03

Yang Menghambat Perumahan MBR Bukan Regulasi, Tapi SOP Perbankan

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, aturan kenaikan harga rumah bersubsidi yang…

Selasa, 16 Juli 2019 08:01

Lepas Jamaah Haji Kalbar, Ini Pesan Gubernur

PONTIANAK-  Calon Jemaah Haji (CJH) Kalbar, kelompok penerbangan (Kloter) 11…

Selasa, 16 Juli 2019 07:53

NGERI..!! Bini Sendiri Dicekik, Lalu Wajahnya Ditikam

KETAPANG- Polres Ketapang menggelar reka ulang atau rekonstruksi kasus pembunuhan…

Selasa, 16 Juli 2019 07:20

Di Kabupaten Ini, Penderita HIV/AIDS Melonjak Drastis

NGABANG - Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Landak terus meningkat dari waktu…

Minggu, 14 Juli 2019 11:57

Surplus Beras di Kalbar, Perlu Diserap Industri Olahan

PONTIANAK - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Heronimus…

Jumat, 12 Juli 2019 01:36

Ada Rintihan, Tersandar di Pohon Karet Tanpa Sehelai Benang

Dikabarkan hilang sejak sepekan lalu, Nenek Ahian akhirnya ditemukan. Warga…

Rabu, 10 Juli 2019 14:11

Kejari Sita Uang Klaim Asuransi Rp4,7 Miliar

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak berhasil menyelamatan…

Rabu, 10 Juli 2019 14:10

Dari Lapas, Narkoba Dikendalikan Acai

PONTIANAK-Di areal tak begitu luas tempat kepadatan populasi narapidana, itulah…

Minggu, 07 Juli 2019 12:06

Ditolak Mandi Bareng, Pacar Dihajar Sampai Matanya Bengkak

SINTANG-. Bunga (bukan nama sebenarnya) menjadi korban penganiayaan oleh A,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*