UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 12 Mei 2019 12:40
BAH..!! Masih Ada Aja Barang Kedaluwarsa Dijual
SIDAK: Polsek Putussibau Selatan dan beberapa instansi lainnya melakukan operasi gabungan, mengecek ketersediaan kebutuhan masyarakat. ISTIMEWA

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU – Kepolisian Sektor (Polsek) Putussibau Selatan bersama instansi lain melakukan pengecekan ketersediaan dan harga sejumlah barang-barang kebutuhan masyarakat yang dijual di beberapa swalayan dan minimarket di wilayah Putussibau Selatan, kemarin. Dalam operasi gabungan yang melibatkan pihak Kecamatan Putussibau Selatan dan Puskesmas, dengan langsung menurunkan dokter itu, mereka menemukan barang-barang kedaluwarsa yang masih dijual di swalayan.

“Hampir setiap minimarket serta pusat perbelanjaan kami datangi dan ternyata masih banyak barang atau produk makanan kedaluwarsa yang masih dijual,” kata Kapolres melalui Kapolsek Putussibau Selatan, Ipda Cahya Purnawan seperti dilansir Pontianak Post.. 

Dijelaskan Cahya, tim gabungan menemukan barang kedaluwarsa berupa susu kaleng dan susu kotak, mi instan, dan sejumlah makanan serta minuman kaleng. “Operasi yang kami lakukan itu dalam rangka bulan Ramadan dan menghadapi Idulfitri, agar masyarakat terlindungi dari bahaya makanan dan minuman kedaluwarsa,” jelasnya.

Ia mengatakan tim gabungan yang melakukan operasi ke sejumlah pusat perbelanjaan itu terdiri dari Polsek Putussibau Selatan, pihak Kecamatan Putussibau Selatan, dan Puskesmas yang langsung menurunkan dokter dalam kegiatan tersebut. Dikatakan Cahya, operasi gabungan atau sidak barang-barang ke minimarket itu, untuk mengecek ketersediaan dan harga sejumlah barang-barang kebutuhan masyarakat serta mengecek barang-barang kedaluwarsa. 

Disampaikan dia, kegiatan serupa juga akan terus dilakukan hingga lebaran nanti, termasuk juga ketersediaan gas elpiji subsidi. Terkait sejumlah produk makan dan minum yang kedaluwarsa itu, pihaknya masih memberikan peringatan kepada pemilik minimarket atau pemilik toko.

“Kita minta barang-barang kedaluwarsa itu ditarik dari pajangan barang yang akan di jual, kami akan rutin melakukan pengecekan,” tegas Cahya.

Selain itu, Cahya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli barang, jangan sampai membeli produk kedaluwarsa. Dikatakan Cahya, dalam menjaga ketersediaan barang dan menjaga stabilitas harga barang, di mana saat ini bertepatan dengan suasana ramadan serta menjelang Idulfitri, biasanya kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Dampak yang paling dikhawatirkan dia adalah kenaikan harga barang dan berkurangnya stok barang, sehingga perlu untuk mengatur strategi untuk memgantisipasi hal itu.

“Salah satunya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah serta pelaku usaha, guna menyusun rencana yang lebih matang dengan capaian harga stabil, barang tersedia serta kualitas barang terjamin,” katanya. Menurut Cahya, tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang diuntungkan apabila ketersediaan barang tidak ada. (arf)


BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*