UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 11 Maret 2019 13:29
Dibangun agar Bisa Lewati Sungai, Jembatan Ini Malah Terendam Air
Rakit Kayu. Pengendara melalui jembatan ransa I yang dibantu menggunakan rakit kayu oleh warga sekitar. Akibat banjir yang melanda kawasan tersebut sejak beberapa hari terakhir. Bakri for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, MELAWI_ Diberitakan Rakyat Kalbar, keberadaan Jembatan Ransa I, Desa Tanjung Lay, Kecamatan Nanga Pinoh kondisinya sangat rendah, sehingga menjadi salah satu lokasi rawan banjir. Apabila hujan terjadi selama beberapa hari, maka jembatan tersebut akan terendam banjir, sehingga warga sulit untuk melaluinya jika tidak menggunakan bantuan rakit kayu.

“Memang jembatan tersebut merupakan penghubung yang berada di jalan alternatif Desa Tanjung Lay. Jembatan itu sangat mudah sekali terendam banjir jika air sungai meluap setiap kali hujan deras. Hal itu membuat arus lalu lintas di jalur tersebut tersendat,” ungkap warga Tanjung Lay, Muhammad Bakri, Kamis (7/3).

Lebih lanjut, Bakri mengungkapkan, keluhan warga ihwal kondisi jembatan Ransa I yang rendah serta mudah terendam banjir sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Oleh karena itu, jembatan tersebut menjadi salah satu bahan yang diusulkan kepada pemerintah setiap kali dilaksanakan musrenbang.

“Sebab jika sudah terendam banjir, untuk melintasi jembatan saat tergenang air, maka si pengendara terpaksa menggunakan jasa angkutan rakit berbayar milik warga setempat. Kami sudah seringkali mengajukan untuk ditinggikan melalui musrenbang. Namun sampai saat ini belum pernah terealisasi,” keluhnya.

Dalam kesempatan itu, Bakri berharap mudah-mudahan dengan kejadian seperti ini ada perhatian yang lebih serius dari Pemkab Melawi maupun Pemerintah Desa Tanjung Lay, sehingga keberadaan jembatan tersebut tidak terus tergenang saat hujan deras. Apalagi ruas jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga Desa Tanjung Lay.

“Kami berharap pihak yang berwenang memperhatikan kondisi ini. Apalagi jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju Kota Nanga Pinoh. Genangan air memenuhi badan jembatan cukup tinggi, sehingga sangat menyulitkan bagi warga untuk melintas. Kondisi yang seperti ini yang harus segera dibenahi,” harapnya. (Dedi Irawan/rk)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 12:13

Siaga Dimana-mana, Tapi Sintang Aman dan Kondusif

SINTANG - Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi menanggapi terkait penetapan siaga…

Kamis, 23 Mei 2019 12:12

Demo Ricuh di Pontianak, Jaga Kalbar Tetap Aman

PONTINAKA- Demo di Kalbar Rabu (22/5) kemarin sempat terjadi kericuhan.…

Kamis, 23 Mei 2019 12:10

Pemilu 2019 Dianggap Paling Buruk

 PONTIANAK-. Orasi disampikan para orator dari Tugu Digulis Untan hingga…

Rabu, 22 Mei 2019 01:33

YA AMPUN..!! Ternyata Uang Jasa Tenaga Medis di RS Ini Belum Dibayarkan

SAMBAS- Uang jasa tenaga medis belum dibayar oleh manajemen  Rumah…

Senin, 20 Mei 2019 22:10

NAH KENAPA INI..?? 10 Pejabat Pemprov Kalbar Mundur

 PONTIANAK- Pembenahan sumber daya manusia (SDM) dilakukan Gubernur Kalbar, Sutarmidji…

Minggu, 19 Mei 2019 22:55

TNI Beraksi, Ikan Beku, Sosis dan Telur pun Disita

SANGGAU - Sedikitnya 180 kilogram daging ikan tuna beku yang…

Minggu, 19 Mei 2019 22:48

Ke Mabes TNI AU, Bupati Ingin Bandara Ini Jadi Bandara Perintis

SAMBAS- Pemkab Sambas menginginkan agar pengelolaan Bandara Liku Paloh ke depannya…

Minggu, 19 Mei 2019 22:43

Berharap Presiden Restui Provinsi Kapuas Raya

SANGGAU- Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengaku Pemprov sudah…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:34
Prostitusi Online di Sintang Terbongkar

Mucikari Pernah dapat Orderan Pejabat, Short Time Rp1 Juta Hingga Rp3 Juta

SINTANG-  Praktik prostitusi online kembali terbongkar di Kabupaten Sintang. Kali…

Jumat, 17 Mei 2019 01:06

Malam Takbiran Bakal Menggelegar, Ada 259 Meriam Karbit Disiapkan

 PONTIANAK Sebanyak 259 meriam karbit siap menyemarakkan Festival Meriam Karbit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*