UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 10 Januari 2019 10:55
Tahun Lalu Saja, di Pontianak Ribuan Perempuan Menjanda
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, sepanjang tahun 2018, Pengadilan Agama Kelas IA Pontianak didominasi perkara perceraian. Baik perkara cerai gugat maupun cerai talak.

Ketua Pengadilan Agama Kelas IA Pontianak, Darmuji menjelaskan, cerai gugat cerai diajukan istri. Sedangkan cerai talak dilakukan suami. "Lebih banyak cerai gugat. Untuk wilayah Pontianak, ini meningkat sedikit, tapi tidak sampai satu persen," katanya, Rabu (9/1).

Secara keseluruhan selama tahun 2018, Pengadilan Agama Kelas IA Pontianak menangani 1575 perkara. Terdiri dari perkara gugatan dan permohonan. Khusus perceraian sebanyak 1.170 perkara. Rinciannya, perkara cerai gugat sebanyak 922 dan cerai talak 248. (lihat grafis)

Menurut Darmuji, tingginya gugatan cerai, karena fenomena kesadaran hukum masyarakat. Alasan kesataraan gender, maka kaum laki-laki tidak bisa seenaknya sendiri kepada perempuan. "Lalu dengan perkembangan teknologi informasi, para istri menyadari mereka punya hak. Jika ditelantarkan, maka mereka tidak tinggal diam atas suaminya," tegasnya.

Untuk biaya mengurus perceraian ada namanya panjar biaya. Radius di Kota Pontianak ditetapkan sebesar Rp75 ribu. Namun nominal itu bisa lebih atau kurang. "Biasanya sekali dipanggil dia datang terus, sehingga tidak ada panggilan ke dua atau tiga,” ucapnya.  “Dipanggil sidang langsung datang, sehingga tidak ada biaya lagi. Tetapi jika tidak datang hingga panggilan berikutnya, maka setiap panggilan Rp75 ribu," sambung Darmuji.

Terpisah, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, angka perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajarannya bervariasi setiap tahunnya. "Tapi gejala peningkatan selalu ada," sebut Edi.

Seingat dia, sepanjang tahun 2018 ada 36 ASN yang menggugat cerai. Sekitar 16 gugatan diajukan guru. Penyebab perceraian ASN bermacam-macam. Baik itu persoalan ekonomi, masalah karakter, ataupun pihak ketiga. "Bisa jadi (cerai diajukan oleh guru) karena ada tunjangan sertifikasi, karena faktor ekonomi," jelasnya.

Perkembangan terknologi komunikasi dan informasi yang begitu cepat turut meningkatkan kesetaraan gender. Perempuan menuntut persamaan hak. Permasalahan ini menyebabkan tingkat perceraian menjadi tinggi. "Sebenarnya ini menyangkut masalah integritas pasangan itu sendiri. Mereka bisa bersabar, memaknai kehidupan berkeluarga, mungkin bisa bertahan," demikian Edi. (Maulidi Murni/rk)

 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 00:51

TEGAS..!! Hashim: Prabowo Ingin Hapus Pancasila, Itu Fitnah

SINTANG-Beredar isu Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto akan…

Kamis, 21 Maret 2019 00:48

Ini Dia Jalur Favorit Sabu Malaysia Masuk Indonesia

PONTIANAK-RK. Kalbar menjadi daerah perlintasan utama penyelundupan narkoba dari negeri…

Kamis, 21 Maret 2019 00:45

DUH MIRIS..!! Masi Ada Nelayan yang Gunakan Trawl

PONTIANAK — Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar tidak pernah mengeluarkan…

Kamis, 21 Maret 2019 00:44

Mantan "KPK"-nya Malaysia Punya Pendapat Soal KPK Indonesia, Apa Itu..?

PONTIANAK— Penanganan tindak pidana korupsi di Kalimantan Barat (Indonesia) dengan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:49

Jembatan Kembar Landak Ditargetkan Selesai April

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono optimistis pengerjaan…

Minggu, 17 Maret 2019 10:19
100 Kg Sabu dan Ekstasi di Kotak Ikan

Penangkapan Besar Bukan Hal Baru di Kalbar

PONTIANAK  - Penyelundupan narkotika ke Kalimantan Barat (Kalbar) masih marak.…

Minggu, 17 Maret 2019 10:17

100 Kg Sabu dan Ekstasi di Kotak Ikan

PONTIANAK- Mengelabui aparat, 100 kilogram (Kg) sabu dan ekstasi disimpan…

Minggu, 17 Maret 2019 10:02

Jembatan Putus, Akses Sambas-Bengkayang Lumpuh

SAMBAS - Akses jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Sambas dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:06

Istri Tersangka Teroris Syok

PONTIANAK - Penangkapan tersangka teroris berinisial PK alias SS, pada…

Selasa, 12 Maret 2019 13:45

Terduga Teroris Hendak Rampok Bank

PONTIANAK – Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*