UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 29 Desember 2018 11:06
Puluhan Senpi Sarana Kejahatan dan Sitaan Kerusuhan Dimusnahkan
PERINGATAN..!! Penjahat yang Membahayakan Bakal Ditembak Mati
PERIKSA. Anggota Brimob memeriksa ribuan amunisi senpi sebelum dimusnahkan di Mapolresta Pontianak, Jumat (28/12)-- Abdul Halikurrahman

PROKAL.CO, PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar Polresta Pontianak memusnahkan puluhan senjata api (senpi) berikut 1.150 amunisinya di halaman Mapolresta Pontianak, Jumat (28/12). Senpi-senpi ini, merupakan barang bukti tindak pidana kejahatan.

Pemusnahan senpi dilakukan dengan cara dipotong satu per satu, menggunakan mesin gerinda dan dipimpin Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Nasir Anwar.

Turut diikuti Komandan Kodim 1207/BS Pontianak, Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Pontianak.

“Sebagian senpi yang dimusnahkan ini adalah barang bukti pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang berhasil ditangkap selama tahun 2018 ini,” jelas Anwar.

Selain itu, ada pula sebagian senpi yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti lama. Sebagai hasil sitaan kerusuhan di tahun 2000-an. "Baru bisa kita musnahkan sekarang, karena baru didapat penyerahan dari kejaksaan," jelasnya. Selain itu, knalpot bising hasil sitaan juga dimusnahkan.

Dalam kesempatan ini, Anwar juga mengungkapkan bahwa sepanjang 2018 Polresta Pontianak telah menangani kasus pidana umum sebanyak 1.172 perkara. Sementara di seluruh Polsek jajaran, juga menangani sebanyak 1.298 kasus. "Total kasus yang ditangan Polresta Pontianak menjadi 2.470 perkara sepanjang tahun ini," terangnya.

Dari ribuan kasus yang ditangani itu, kata dia, ada enam kasus yang diklasifikasikan sebagai kasus paling menonjol sepanjang 2018. Enam kasus menonjol tersebut, diantaranya curat, sebanyak 521 perkara. Kemudian disusul kasus curanmor sebanyak 297 perkara. Penggelapan 223 perkara. Penganiayaan 468 perkara dan curas 64 perkara.

"Modus operandi perkara curat, paling sering yakni pelaku membobol rumah korban dan merampas barang korban dengan sarana motor. Kemudian, ada pula begal menggunakan sajam," katanya.

Untuk kasus penganiayaan, rata-rata pemicunya adalah balas dendam dan perkelahian premanisme. Adapun jumlah tersangka tindak pidana umum yang berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polresta Pontianak sepanjang 2018, sebanyak 616 orang. "Tersangka laki-laki ada 527 orang dan perempuan 89 orang," jelasnya.

Guna menekan kasus kriminalitas di wilayah hukum Polresta Pontianak pada tahun 2019 mendatang, maka kata Anwar, upaya pencegahan akan lebih diperkuat.

"Pada tahun 2019 mendatang, kegiatan preemtif akan kita optimalkan, supaya kejahatan bisa ditekan," katanya. Ia pun mengimbau, agar masyarakat berperan aktif mencegah potensi ancaman kriminalitas. Seperti waspada saat bepergian. Bagi perempuan tidak menggunakan perhiasan yang mencolok.

Kemudian, jika bepergian meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, sebaiknya masyarakat memastikan pintu benar-benar terkunci kuat.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah masyarakat teliti saat memarkirkan motornya. Pastikan kunci motor sudah dicabut dari kontak. Bila perlu, pasang kunci ganda saat parkir.

Dan terakhir, Anwar berkomitmen akan menyelesaikan sejumlah tunggakan kasus kriminalitas belum berhasil diungkap ditahun 2018 ini.

"Kasus tunggakan dan DPO yang masih buron akan terus kami kejar supaya bisa diungkap. Kami tidak segan menindak tegas bagi pelaku kejahatan. Sesuai arahan Kapolda, jika pelaku membahayakan orang lain, maka akan diambil tindakan tegas dengan tembak mati," pungkasnya. (Abdul Halikurrahman/rk)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 12:20
Sebagian Potret Bangunan Sekolah Dasar di Kalbar

Tidak Layak Jadi Ruang Cerdaskan Anak Bangsa

Tak heran Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar jauh tertinggal dari…

Selasa, 22 Januari 2019 12:16

Kapal Motor Tenggelam, 8 Ditemukan Tak Bernyawa, 4 Hilang

PUTUSSIBAU- Rakyat Kalbar memberitakan, pencarian 12 korban hilang tenggelamnya kapal…

Kamis, 17 Januari 2019 11:41

KENAPA INI..!! Sebelas Pria Terkapar, Satu Sudah Tak Bernapas

PUTUSSIBAU-  12 karyawan pupuk dan anak buah kapal (ABK) Sri…

Selasa, 15 Januari 2019 10:22

Mau Diselundupkan ke Malaysia, Arwana Senilai Rp 2 M Diamankan

ENTIKONG- Petugas perbatasan berhasil menggagalkan penyelundupan 4.500 ekor anak ikan…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:24

Gubernur ‘Ancam’ Kepala Dinas

 PONTIANAK- Pelayanan publik SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar masih…

Sabtu, 12 Januari 2019 11:33

Tunda Eksekusi Lahan Sengketa, Berniat Tertibkan Oknum Nakal

JAKARTA – Kodam XII/Tanjungpura memastikan bahwa Jumat (11/1) sama sekali…

Kamis, 10 Januari 2019 10:55

Tahun Lalu Saja, di Pontianak Ribuan Perempuan Menjanda

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, sepanjang tahun 2018, Pengadilan Agama Kelas…

Kamis, 10 Januari 2019 10:27

13 Rumah Sakit di Provinsi Ini Belum Terakreditas

PONTIANAK - Sebanyak tiga belas rumah sakit (RS) di Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:16
Satpol PP Pontianak Sita 31 Tabung Gas Bersubsidi

AWAS..!! Selewengkan BBM Premium, Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam 3 Tahun Penjara

PONTIANAK- Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34…

Kamis, 10 Januari 2019 10:13

KENAPA INI..?? Sudah Tersangka, Kepsek SDLB Sintang Belum Ditahan

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, sejak dilakukan pengeledahan oleh Satuan Khusus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*