UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 18 Desember 2018 10:16
Imigrasi Diminta Tolak Kedatangan Sultan Sulu ke Indonesia, Ini Alasannya
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- DYTM YDPB Pangeran Wali Diraja Dicky A. Padmadipoera meminta pihak Kementerian Hukum dan HAM dalam hal ini Imigrasi untuk menolak bagi Sultan Sulu Filipina, H.M Al-Sultan Madarasulail A Kiram masuk ke Indonesia. Hal itu dikarena ada rasa kekhawatiran akan terjadi upaya memecah belah persatuan Indonesia dan berdampak pada terhadap hubungan Indonesia dengan Philipina.

"Rasa kekhawatiran ini atas perilakunya kemarin. Disamping itu kami akan menyurati Kedutaan Filipina untuk mencekal warganya ini apabila hendak masuk ke wilayah kedaulatan Republik Indonesia," ujar Pangeran Dicky dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Kalbar, Senin (17/12).

Ia menjelaskan, sempat terjadi permasalahan ketika Sultan Sulu saat berada di Kabupaten Sekadau. Diceritakannya, pada 12 Desember kemarin, Sultan Sulu tiba di Pontianak dan dijemput serta dijamu oleh Tim DPP Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM). Keesokan harinya, Sultan Sulu tiba di Sekadau.

"Tiba di Sekadau saya sambut di Hotel Pondok Indah dan kami makan bersama sambil bersenda gurau. Kami mendapat informasi bahwa beliau hendak meminjam tempat atau Istana Kusuma Negara Sekadau untuk memberikan gelar kepada beberapa orang pada Jumat siang, 14 Desember," ceritanya.

Sedangkan, di hari yang sama, pada pukul 19.30 Wib, juga akan digelar acara adat Pertabalan Raja Kusuma Negara Sekadau. Meski begitu, untuk tidak menimbulkan persepsi kurang sopan dan kurang beradat, kaum kerabat Kusuma Negara menyetujui dan mempersilahkan Sultan Sulu menggunakan Istana untuk acaranya.

"Meskipun upacara Pertabalan Raja Kusuma Negara belum dilaksanakan. Kami kerabat Istana Kusuma Negara sudah berkumpul untuk menyaksikan pemberian gelar oleh Sultan Sulu yang entah untuk siapa. Karena kami telah menginformasikan kepada seluruh kerabat untuk hadir pada acara tersebut untuk menghormati dan menghargai tali persahabatan kami selama ini dengan Sultan Sulu," terangnya.

Namun acara Sultan Sulu tiba-tiba batal tanpa konfirmasi kepada kerabat. Pada malam upacara adat Pertabalan pun, Sultan Sulu tidak hadir dengan alasan istrinya sakit dan harus dibawa ke klinik di Sanggau. Keesokan harinya, pada acara penyerahan Pusaka Kerajaan dan rangkaian acara lainnya, Sultan Sulu juga tidak hadir dengan alasan dirinya sakit.

"Ternyata beliau sehat wal afiat dan melanjutkan perjalanan ke Sambas. Kami kaget tiba-tiba Sultan Sulu membuat statemen di grup Kesultanan Nusantara tanpa tabayyun kepada kami. Kami sendiri tidak tahu ada masalah apa dengan pihak kami. Dan Sultan Sulu sendiri langsung keluar dari grup setelah saya mempertanyakan ada permasalahan apa tanpa memberikan penjelasan terlebih dahulu atas pertanyaan saya," beber Pangeran Dicky.

Dengan hal itu, dia mengaku merasa dirugikan. Baik marwah dan nama baik kerajaan adat. Untuk itu dia melalui sidang adat, diputuskan dan dipandang perlu untuk menyampaikan klarifikasi dan memberikan sanksi berupa hukum adat atas pencemaran nama baik dan marwah adat Kusuma Negara sesuai berdasarkan titah Raja pada saat Pertabalan.

"Bahwa seluruh Kerabat Istana Kusuma Negara Sekadau untuk dapat menjaga marwah Kusuma Negara. Jadi, klarifikasi ini sebagai bahan perimbangan informasi ataupun statemen yang telah diucapkan oleh Sultan Sulu," tutupnya. (oxa/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 12:20
Sebagian Potret Bangunan Sekolah Dasar di Kalbar

Tidak Layak Jadi Ruang Cerdaskan Anak Bangsa

Tak heran Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar jauh tertinggal dari…

Selasa, 22 Januari 2019 12:16

Kapal Motor Tenggelam, 8 Ditemukan Tak Bernyawa, 4 Hilang

PUTUSSIBAU- Rakyat Kalbar memberitakan, pencarian 12 korban hilang tenggelamnya kapal…

Kamis, 17 Januari 2019 11:41

KENAPA INI..!! Sebelas Pria Terkapar, Satu Sudah Tak Bernapas

PUTUSSIBAU-  12 karyawan pupuk dan anak buah kapal (ABK) Sri…

Selasa, 15 Januari 2019 10:22

Mau Diselundupkan ke Malaysia, Arwana Senilai Rp 2 M Diamankan

ENTIKONG- Petugas perbatasan berhasil menggagalkan penyelundupan 4.500 ekor anak ikan…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:24

Gubernur ‘Ancam’ Kepala Dinas

 PONTIANAK- Pelayanan publik SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar masih…

Sabtu, 12 Januari 2019 11:33

Tunda Eksekusi Lahan Sengketa, Berniat Tertibkan Oknum Nakal

JAKARTA – Kodam XII/Tanjungpura memastikan bahwa Jumat (11/1) sama sekali…

Kamis, 10 Januari 2019 10:55

Tahun Lalu Saja, di Pontianak Ribuan Perempuan Menjanda

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, sepanjang tahun 2018, Pengadilan Agama Kelas…

Kamis, 10 Januari 2019 10:27

13 Rumah Sakit di Provinsi Ini Belum Terakreditas

PONTIANAK - Sebanyak tiga belas rumah sakit (RS) di Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:16
Satpol PP Pontianak Sita 31 Tabung Gas Bersubsidi

AWAS..!! Selewengkan BBM Premium, Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam 3 Tahun Penjara

PONTIANAK- Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34…

Kamis, 10 Januari 2019 10:13

KENAPA INI..?? Sudah Tersangka, Kepsek SDLB Sintang Belum Ditahan

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, sejak dilakukan pengeledahan oleh Satuan Khusus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*