UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 10 Desember 2018 06:00
Pelantikan Pengurus DPP dan Deklarasi Pemilu Damai
TEGAS..!! Sikap Politik Pemuda Dayak Independen
PELANTIKAN. Jakius Sinyor menyerahkan pataka kepada Hendra Darwilias saat pelantikan Pengurus DPP Pemuda Dayak Kalbar di Rumah Radakng, Sabtu (8/12) malam. Ocsya Ade CP-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Dayak Kalbar periode 2018-2023 dikukuhkan. Pelantikan sekaligus Deklarasi Pemilu 2019 Damai dan Seminar itu, berlangsung di Rumah Radakng, Pontianak Kota, Sabtu (8/12) malam.

Kegiatan dengan tema 'Peran Pemuda Dayak Membangun Kalimantan Barat' ini turut dihadiri kurang lebih 150 orang. Sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP Pemuda Dayak Kalbar

Hendra Darwilias, Waketum Adrianus, Sekum Erwin, Sekretaris I Ewaldus Donorian Sukardi, Sekretaris II Rico Imanuel, Bendahara Umum Teofelus Boni, dan Kesekretariatan Apriadi Salianus. Sedangkan Kabid Organisasi dan Kadernisasi Srilianus Lino, Kabid Pengengembangan Minat dan Bakat Kaleb Evelensi, Kabid Informatika dan Teknologi (IT) Fransiskus Agnes Ranubaya, Kabid Kewirausahaan Leni SM, Kabid Kesehatan dan Sosial Kemasyarakatan Septian Matius, Kabid Pertahanan dan Keamanan Markus Pay, Kabid Kerohanian Kurnianto Rindang, dan Kabid Politik Stevanus Paras Agung.

Kepengurusan ini dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Ketum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar Jakius Sinyor. Disaksikan Bupati Bengkayang Suyadman Gidot yang juga sebagai Pembina Pengurus Pemuda Dayak, mantan Kadis Dikbud Kalbar Alexius Akim serta Pengurus DAD Kalbar lainnya.

Dalam sambutannya, Ketum DPP Pemuda Dayak Kalbar Hendra Darwilias mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini. Dengan terbentuknya organisasi Pemuda Dayak, kata dia, maka telah terjalin hubungan komunikasi yang baik dengan sesama Pemuda Dayak.

Dengan organisasi Pemuda Dayak, juga dapat memunculkan pemimpin Dayak kedepannya yang tunduk kepada Pancasila dan UUD 1945, sebagai agen perubahan dalam pembangunan.

"Saya mengharapkan kepada Pemuda Dayak agar bersama menjadi agen perubahan dan bisa memberikan solusi terhadap ketimpangan sosial. Saya bersyukur para tokoh mendukung acara pelantikan dan berkomitmen mendukung kegiatan Pemuda Dayak," ucapnya.

Kepercayaan para senior di DAD Kalbar kata dia, harus dijaga dengan cara berkerja keras dalam menjalankan organisasi. Ia juga mengajak agar semua Pemuda Dayak dapat bekerja sama, saling bahu-membahu dalam membangun generasi Dayak yang maju.

Lalu, saat diwawancarai sejumlah wartawan usai kegiatan, Hendra menegaskan, tujuan dibentuknya DPP Pemuda Dayak Kalbar untuk menyatukan Pemuda-pemuda Dayak tingkat kabupaten/kota yang sudah lama terbentuk. "Sebenarnya Pemuda Dayak tingkat kabupaten/kota sudah lama terbentuk. Yang menjadi kesalahan dan keterlambatan pembentukan tingkat provinsi, kami akui,” tuturnya.

 “Jadi, saat Musyawarah Pemuda Dayak I, pada 8 Juli 2018, kami sepakat dari Pemuda Dayak 14 kabupaten kota untuk membentuk sebuah lembaga yang kami namakan Pemuda Dayak Kalimantan Barat," sambung Hendra.

Setelah pelantikan ini, pihaknya nanti akan melakukan audiensi ke Forkopimda dan berkunjung ke organisasi-oraganisasi kepemudaan lainnya yang ada di Kalbar. "Kami berkomitmen akan menjaga keamanan dan ketertiban Kalbar," katanya.

Kemudian, yang menjadi perhatian khusus Pemuda Dayak Kalbar, sambung Hendra, lebih menekankan kepada kaderisasi. Artinya berusaha mencetak pemuda-pemuda Dayak yang kedepannya bisa bersaing di segala lini. “Baik di bidang pemerintahan, ekonomi sosial dan budaya yang ada di Kalbar, bahkan politik di tingkat nasional," kata dia.

Bicara soal politik 2019 ini, dimana Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif, Hendra menyatakan komitmennya akan bersikap independen. "Kami komitmen, bahwa Pemuda Dayak Kalbar adalah sebuah lembaga yang independen. Tidak berpihak kepada siapa pun," tegasnya.

Selaku Ketum, Hendra juga memberikan kesempatan kepada pengurus maupun pemuda-pemuda Dayak untuk menentukan pilihan masing-masing. Karena pengurus inti Pemuda Dayak Kalbar sudah bersepakat bahwa siapa pun berhak menentukan pilihannya masing-masing.

 “Kami tidak memberikan arahan dan tidak memaksakan untuk memilih siapa pun. Saya sendiri juga berhak memilih, tapi tidak akan membawa lembaga (mencampuradukkan, red)," tegasnya lagi.

Usai pelantikan, semua peserta yang hadir membacakan 'Deklarasi Pemilu 2019 Damai'. Isinya ‘Kami Pemuda Dayak Kalimantan Barat siap menyukseskan Pemilihan Umum 2019 yang aman, damai dan bermartabat di Indonesia dan khususnya di Kalimantan Barat, merdeka!’.

Di tempat yang sama, perwakilan Pembina Pemuda Dayak, Suyadman Gidot turut mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan acara tersebut sehingga terselenggara dengan baik. "Sungguh luar biasa, saya sangat mengapresiasi. Silakan lakukan apa yang menurut pemuda itu baik namun harus sesuai aturan yang berlaku," ucapnya.

Ketum DAD Kalbar Jakius Sinyor juga menyampaikan selamat kepada pengurus yang dilantik dan selamat bertugas. Jangan mudah menyerah dengan masalah-masalah yang ada, khususnya masalah finansial. “Tapi kita harus tetap semangat. Saya minta apa yang menjadi tanggung jawab organisasi harus selalu dikoordinasikan kepada DAD Kalbar yang sebagai organisasi induk," ujarnya.

Dia juga minta pengurus bekerja dengan ketulusan hati. Karena organisasi ini merupakan organisasi sosial dan bekerjalah dengan ikhlas. Kerjalah dengan fokus sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dengan tujuan dan harapan membawa bangsa Dayak maju membangun daerah. “Berubahlah menjadi sempurna walaupun hal itu berat dan berhentilah menuntut dan mencari sesuatu yang lebih," pesannya.

Yang tak kalah penting, Pemuda Dayak agar selalu koordinasi dan komunikasi baik dengan DAD Kalbar serta organisasi lain. "Harapan saya program organisasi yang ada kita laksanakan dengan aturan yang ada, masalah finansial yang ada akan perlahan kita selesaikan, untuk setiap kegiatan kita manfaatkan yang seperti Rumah Betang walaupun lokasi tersebut masih milik pemerintah," ucapnya.

Dalam dunia politik, ia juga berpesan agar dapat ikut serta bersama pemerintah menjaga keamanan dalam Pemilu. Jangan mudah terpancing hoaks alias berita bohong.

"Saya selaku Ketua Umum DAD Kalbar menganggap ini suatu prestasi bagi Pemuda Dayak dan mengharapkan agar tidak terkotak-kotak per wilayah. Mari berpikir dari sekarang rencana lima tahun ke depan bagaimana mengatur strategi dan supaya kita tetap optimis," katanya.

Dalam sesi wawancara, Jakius juga menegaskan bahwa kegiatan yang terlaksana hingga pukul 21.45 Wib itu tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik atau Pemilu 2019. Mengingat status dirinya dan tamu undangan lain yang hadir pada malam itu juga sebagai calon legislatif.

"Saya tidak mau berpolitik di sini. Saya bisa membatasi dimana saya pengurus DAD, dimana saya caleg. Saya tidak mencampuradukkan itu. Makanya pidato saya tadi umum-umum saja. Saya malah memberikan motivasi kepada mereka," tegasnya.

Sebagai ketua organisasi induk, nantinya ia justru akan memberikan pendidikan politik kepada sayap yang baru terbentuk ini. "Kalau mereka mau mengadakan pendidikan politik, saya rasa itu mereka belajar dengan senior mereka," katanya.

Sebagai Ketum DAD Kalbar, Jakius memastikan tidak ada yang mengarahkan sikap politik Pemuda Dayak. Mengingat kembali bahwa saat ini kaum milenial sedang menjadi rebutan kandidat politik.

"Saya rasa yang memilih itukan mereka. Siapa pun dia, yang dilihat itu figurnya. Makanya saya minta tadi, mereka betul-betul bagaimana melaksanakan program kerjanya. Kalau pun. Kita tidak mengarahkan mereka," pungkasnya. (Ocsya Ade CP/rk)

 


BACA JUGA

Minggu, 19 Mei 2019 22:45

Pulang Mengaji, Riski Kesetrum Kawat Layangan

PONTIANAK- Membutuhkan belasan kali operasi, Riski, 12, yang dirawat di…

Selasa, 07 Mei 2019 12:54

PDIP Klaim 17 Kursi, Kuasai Suara Pileg DPRD Kalbar

PONTIANAK- Diberitakan PontianakPost.co.id, proses rekapitulasi real count KPU untuk perebutan…

Selasa, 07 Mei 2019 12:53

Rapat Pleno Provinsi Kalbar Dimulai

PONTIANAK- -Rekapitulasi Hasil Perhitungan dan Perolehan Suara di tingkat Provinsi…

Selasa, 07 Mei 2019 12:48

Wagub Kalbar Tampik Larangan Peredaran Kratom

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menampik adanya pelarangan terhadap…

Minggu, 28 April 2019 10:22

Lagi Musim Basah-Basah, Waspada Hujan Deras dan Petir

KUBU RAYA- Diberitakan Rakyat Kalbar, selama tiga hari kedepan, potensi…

Rabu, 24 April 2019 12:42

Perhitungan Suara Sementara di Pontianak, 3 Partai Ini Jadi yang Teratas

PONTIANAK - Diberitakan Pontianakpost.co.id, proses penghitungan suara hasil pemilu untuk DPRD…

Jumat, 19 April 2019 13:26

Banyak Kertas Suara Berlubang, Pencoblosan di TPS Saigon Sempat Diskors

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, pemungutan suara di TPS 012 Jalan…

Selasa, 16 April 2019 11:02

Lima Tersangka Narkotika Jaringan Malaysia Dibekuk

PONTIANAK – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Kalbar kembali membongkar jaringan peredaran…

Senin, 08 April 2019 10:04

KASIHAN..!! Rumah Terbakar, Penderita Stroke Gagal Selamatkan Diri

PONTIANAK-  Ramli, 60, meninggal dunia di salah satu kamar rumah…

Minggu, 24 Maret 2019 11:32
Tata Kelola Aset dan Barang Daerah Pemerintah

Aset Pemprov Kalbar Belum Aman

Kementerian Agraria dan Tata Ruang bersama Pemerintah Provinsi Kalbar menandatangani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*