UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 10 Desember 2018 10:39
Terlibat Enam Curanmor, Personel Polresta Dipecat
Polisi Pencabul Anak Itu Buron, Kapolresta Beri Deadline Dua Minggu Ditangkap
DIPECAT. Kombes Pol Muhammad Nasir Anwar melepas seragam dinas Brigadir Eko Budi Sukoyo dan digantikan kemeja sipil sebagai tanda PTDH di halaman Mapolresta Pontianak, Jumat (7/12). Abdul Halikurrahman-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Dua anggota polisi yang bertugas di jajaran Polresta Pontianak dipecat. Masing-masing bernama Brigadir Eko Budi Sukoyo (32) dan Bripda Dori Buma Putra (25).

Diberitakan Rakyat Kalbar, upacara pemberhentian tidak dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personel polisi lulusan bintara tersebut digelar di halaman Mapolresta Pontianak Jumat (7/12) pagi. PTDH dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Nasir Anwar. Kapolresta sendiri yang melepas seragam dinas Brigadir Eko Budi Sukoyo dan menggantinya dengan kemeja sipil.

Sementra Bripda Dori Buma Putra, tidak hadir dalam upacara PDTH itu. Yang bersangkutan masih diburu kepolisian. Saat ini Dori sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus tindak pidana umum yang menjeratnya. Upacara PTDH turut disaksikan pejabat utama Polresta beserta personel yang bertugas di lingkungan tersebut dan seluruh Kapolsek se Kota Pontianak.

Kapolresta mengatakan, Brigadir Eko Budi Sukoyo sebelumnya bertugas di bagian operasional (Bag Ops) Polresta Pontianak. Eko dipecat karena terbukti terlibat tindak pidana pencurian motor (Curanmor) sebanyak enam kali. Selain itu, Eko juga tercatat telah melakukan desersi atau meninggalkan kedinasannya tanpa keterangan selama 33 hari.

Sementara Bribda Dori Buma Putra sebelumnya merupakan anggota Sat Shabara Polresta Pontianak. Dia dipecat karena melakukan perbuatan amoral. Yaitu mencabuli anak di bawah umur. Dori juga melakukan desersi selama 141 hari.

Karena perbuatan tersebut, keduanya dianggap layak dikenakan pasal 11, huruf C, dan Pasal 14 ayat 1 huruf A, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dengan Tidak Hormat.

"Sanksi tegas ini adalah wujud komintmen dari pimpinan terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran atau pidana, pasti akan diberi sanksi yang berat," kata Kapolresta kepada awak media.

Anwar berharap, upacara PTDH dua anggota polisi itu menjadi pelajaran penting dan berharga terhadap seluruh jajaran Polresta Pontianak. Agar tak melakukan kesalahan serupa. "Kita harapkan, hal seperti ini, tidak terjadi lagi," tegasnya.

Anwar berkomitmen membina anggota jajaran Polresta Pontianak agar tak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat mencoreng institusi Polri. Dia juga berkomitmen akan memberikan apresiasi kepada anggota yang mampu bekerja dengan baik. “Bagi yang berprestasi, akan saya beri reward," janjinya.

Sebaliknya, bagi anggota yang bandel. Apalagi terlibat tindak pidana, maka ia pun tak segan-segan menjatuhkan sanksi tegas sesuai kesalahan yang dilakukan. "Apalagi anggota terlibat narkoba sekecil apapun, tidak pakai pikir, langsung di proses pidana," tegasnya.

Sementara terkait Dori yang masih buron, Anwar meminta anggota Satreskrim secepat mungkin menangkap yang bersangkutan. Ia pun memberi target masimal dua minggu Dori tertangkap. “Sehingga kerja anggota bisa ringan dan bisa mengerjakan hal yang lain," lugasnya. (abd/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 12:20
Sebagian Potret Bangunan Sekolah Dasar di Kalbar

Tidak Layak Jadi Ruang Cerdaskan Anak Bangsa

Tak heran Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar jauh tertinggal dari…

Selasa, 22 Januari 2019 12:16

Kapal Motor Tenggelam, 8 Ditemukan Tak Bernyawa, 4 Hilang

PUTUSSIBAU- Rakyat Kalbar memberitakan, pencarian 12 korban hilang tenggelamnya kapal…

Kamis, 17 Januari 2019 11:41

KENAPA INI..!! Sebelas Pria Terkapar, Satu Sudah Tak Bernapas

PUTUSSIBAU-  12 karyawan pupuk dan anak buah kapal (ABK) Sri…

Selasa, 15 Januari 2019 10:22

Mau Diselundupkan ke Malaysia, Arwana Senilai Rp 2 M Diamankan

ENTIKONG- Petugas perbatasan berhasil menggagalkan penyelundupan 4.500 ekor anak ikan…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:24

Gubernur ‘Ancam’ Kepala Dinas

 PONTIANAK- Pelayanan publik SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar masih…

Sabtu, 12 Januari 2019 11:33

Tunda Eksekusi Lahan Sengketa, Berniat Tertibkan Oknum Nakal

JAKARTA – Kodam XII/Tanjungpura memastikan bahwa Jumat (11/1) sama sekali…

Kamis, 10 Januari 2019 10:55

Tahun Lalu Saja, di Pontianak Ribuan Perempuan Menjanda

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, sepanjang tahun 2018, Pengadilan Agama Kelas…

Kamis, 10 Januari 2019 10:27

13 Rumah Sakit di Provinsi Ini Belum Terakreditas

PONTIANAK - Sebanyak tiga belas rumah sakit (RS) di Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:16
Satpol PP Pontianak Sita 31 Tabung Gas Bersubsidi

AWAS..!! Selewengkan BBM Premium, Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam 3 Tahun Penjara

PONTIANAK- Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34…

Kamis, 10 Januari 2019 10:13

KENAPA INI..?? Sudah Tersangka, Kepsek SDLB Sintang Belum Ditahan

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, sejak dilakukan pengeledahan oleh Satuan Khusus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*