UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 10 Desember 2018 10:36
HATI-HATI..!! Ada Ratusan Jenis Kosmetik Ilegal Beredar di Pontianak
BARANG BUKTI. Plh Kepala Balai BPOM di Pontianak Berthin Hendry Dunard menunjukan kosmetik tanpa izin edar atau ilegal, Jumat (7/12)--Andi Ridwansyah

PROKAL.CO, PONTIANAK- Sebanyak 148 jenis produk kosmetik tanpa izin edar diamankan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Pontianak. Produk ilegal ini disita saat razia yang digelar di Kota Pontianak periode 26-30 November 2018.

"Mayoritas temuan kosmetik tanpa izin edar. Ada juga sebagian yang notifikasinya sudah habis dan tidak diperpanjang. Jadi jatuhnya produk ini adalah tanpa izin edar," ujar Plh Kepala  BBPOM di Pontianak, Berthin Hendry Dunard di kantornya, Jumat (7/12) pagi.

Ia menuturkan, dari 148 jenis kosmetik tersebut terdiri dari parfum, cream dan lip balm. Ada juga lipstik sebanyak 1.291 kemasan. "Temuan ini berasal dari 14 lokasi di Kota Pontiana," katanya.

Hendry melanjutkan, produk kosmetik tersebut diduga berasal dari negara luar seperti Malaysia, Perancis, dan Amerika. Barang bukti yang disita ini memiliki nilai ekonomis yang ditaksir mencapai Rp60 juta. Lebih lanjut dia menerangkan, kegiatan penertiban yang dilakukan BBPOM sebenarnya lebih mengedepankan pada aspek pembinaan pedagang.

"Kita datang, kita infokan produk ini tidak memenuhi ketentuan. Artinya tidak memiliki izin edar. Barang ini diserah terimakan ke BBPOM di Pontianak untuk diproses lebih lanjut," tuturnya. Proses lebih lanjut, kata dia, bisa berupa pemusnahan yang dilakukan oleh pemilik sarana dengan disaksikan oleh petugas BBPOM di Pontianak.

Sementara itu, ia menegaskan, bagi pemilik barang yang kedapatan menjual barang tanpa izin edar, akan dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan bahwa tidak akan melakukan perbuatan yang sama.

Kendati demikian, lanjut Hendry, apabila setelah diberikan surat peringatan masih didapati penjual yang mengulang perbuatan, maka akan diberikan sanksi hukum.

Dirinya mengaku, pengawasan terhadap produk obat dan makanan merupakan salah satu upaya BBPOM dalam memberikan jaminan keamanan, mutu, dan manfaat terhadap obat dan makanan yang dikonsumsi masyarakat.

“Pengawasan tersebut meliputi pemeriksaan sarana produksi dan distribusi. Apalagi saat ini produk kosmetik memiliki tren kenaikan pelanggan dibandingkan dengan produk pangan," katanya.  Dirinya menduga kenaikan tren tersebut disebabkan oleh gaya hidup masyarakat. Sehingga kosmetik tidak akan lepas dari gaya kehidupan sehari-hari.

Untuk itu Hendry mengatakan, perkuatan dan pengawasan setelah produk beredar menjadi sangat penting. Mengingat masih tingginya temuan sarana yang memproduksi dan mengedarkan kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya.  Kendati demikian dirinya pun belum dapat memastikan kandungan zat berbahaya apa yang terkandung dalam berbagai jenis kosmetik yang terjaring tersebut. 

"Kita konsepnya, mengacu pada Undang-undang Nomor 36 tentang Kesehatan. Bahwa semua produk yang beredar harus memiliki izin BPOM. Artinya kalau produk ditemukan tanpa izin edar, kita tidak bisa menjamin dari sisi mutu, kualitas, dan keamanan untuk digunakan," paparnya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas. Sehingga tidak menggunakan kosmetik tanpa izin edar. Baik dengan cara pembelian langsung maupun online. "Lakukan Cek KLIK sebelum memilih produk untuk memeriksa kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa," pungkasnya. (Andi Ridwansyah/rk)

 


BACA JUGA

Minggu, 19 Mei 2019 22:45

Pulang Mengaji, Riski Kesetrum Kawat Layangan

PONTIANAK- Membutuhkan belasan kali operasi, Riski, 12, yang dirawat di…

Selasa, 07 Mei 2019 12:54

PDIP Klaim 17 Kursi, Kuasai Suara Pileg DPRD Kalbar

PONTIANAK- Diberitakan PontianakPost.co.id, proses rekapitulasi real count KPU untuk perebutan…

Selasa, 07 Mei 2019 12:53

Rapat Pleno Provinsi Kalbar Dimulai

PONTIANAK- -Rekapitulasi Hasil Perhitungan dan Perolehan Suara di tingkat Provinsi…

Selasa, 07 Mei 2019 12:48

Wagub Kalbar Tampik Larangan Peredaran Kratom

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menampik adanya pelarangan terhadap…

Minggu, 28 April 2019 10:22

Lagi Musim Basah-Basah, Waspada Hujan Deras dan Petir

KUBU RAYA- Diberitakan Rakyat Kalbar, selama tiga hari kedepan, potensi…

Rabu, 24 April 2019 12:42

Perhitungan Suara Sementara di Pontianak, 3 Partai Ini Jadi yang Teratas

PONTIANAK - Diberitakan Pontianakpost.co.id, proses penghitungan suara hasil pemilu untuk DPRD…

Jumat, 19 April 2019 13:26

Banyak Kertas Suara Berlubang, Pencoblosan di TPS Saigon Sempat Diskors

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, pemungutan suara di TPS 012 Jalan…

Selasa, 16 April 2019 11:02

Lima Tersangka Narkotika Jaringan Malaysia Dibekuk

PONTIANAK – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Kalbar kembali membongkar jaringan peredaran…

Senin, 08 April 2019 10:04

KASIHAN..!! Rumah Terbakar, Penderita Stroke Gagal Selamatkan Diri

PONTIANAK-  Ramli, 60, meninggal dunia di salah satu kamar rumah…

Minggu, 24 Maret 2019 11:32
Tata Kelola Aset dan Barang Daerah Pemerintah

Aset Pemprov Kalbar Belum Aman

Kementerian Agraria dan Tata Ruang bersama Pemerintah Provinsi Kalbar menandatangani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*