UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 01 Desember 2018 12:52
Tiga Hari Dicari, Rudi Ditemukan di Sungai Kapuas, Begini Kondisinya…
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Rudi, warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, yang sempat hilang di Sungai Kapuas, akhirnya ditemukan mengapung tak jauh dari lokasi tenggelam, Jumat, (30/11) sekira pukul 09.15 Wib. Pria 28 tahun ini, sempat dinyatakan hilang di Sungai Kapuas  akibat musibah tenggelamnya kapal motor yang ditumpanginya, Rabu (28/11) sekira pukul 19.00 WIB.

Sejak hilang, personel gabungan dari Kantor SAR Pontianak, TNI, Polri dan masyarakat terus melakukan pencarian keberadaan Rudi dengan menyisir Sungai Kapuas.

Jumat sekitar pukul 09.15 WIB, buah kerja keras tim gabungan berhasil. Rudi ditemukan mengapung tak jauh dari kapal tongkang yang ditabrak olehnya. Kerabat korban, Muhliandri (23), merupakan orang pertama yang menemukan jenazah Rudi. Dia mengaku, Jumat pagi itu ia dan warga sedang melakukan penyisiran di lokasi.

 “Hasil penyisiran saya melihat jenazah mengapung di Sungai Kapuas tak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal,” katanya kepada Rakyat Kalbar. Melihat ada jenazah yang mengapung, ia kemudian menyampaikan temuan itu kepada warga lainnya. Bersama-sama, mereka kemudian menuju ke lokasi.

"Kita kemudian melakukan evakuasi bersama warga dan untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka,” terangnya. Kapolsek Sungai Raya, Kompol Suanto juga membenarkan bahwa jenazah Rudi telah ditemukan. “Iya tadi pagi sudah ditemukan di perairan Sungai Kapuas, di tepian Docking PT Kasdokyard, Dusun Mekar Baru,” katanya.

Suanto menuturkan, awalnya Rudi ini pergi memancing bersama dengan tiga rekannya. Yakni Andi dan Suryadi alias Abun. Mereka kata Suanto, pergi menggunakan dua sampan. “Satu sampan memiliki mesin dan satunya lagi tidak,” ucap Suanto.

Dari laman Rakyat Kalbar, menurut keterangan Andi, kata Suanto, saat kejadian korban heran pancinganya sering tersangkut, sehingga korban meminta berpindah tempat mendekati tongkang.

 “Namun pada saat korban menghidupkan mesin untuk berpindah lokasi, mesin motor hidup dan kemudi tak bisa dikendalikan sehingga menabrak tongkang dan masuk ke dalam bibir tongkang Cemerlang 88,” terangnya. Teman korban, Andi, kata Suanto sempat berpegangan ke ranting kayu di celah tongkang. “Sehingga dia sempat timbul dan meminta bantuan Suryadi dengan cara berteriak,” ungkapnya.

Setelah datang Suryadi ke lokasi, keduanya lantas mencari keberadaan Rudi. Namun tak kunjung muncul kepermukaan.  “Mereka kemudian meminta bantuan kepada warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Raya dan SAR Pontianak,” ujarnya lagi.

Jenazah korban, kata dia, sudah diserahkan kepada pihak keluarga. “Pihak keluarga pun menolak dilakukan otopsi kepada korban karena menganggap merupakan kecelakaan yang tidak disengaja,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Suanto mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika melakukan aktivitas menggunakan sampan atau perahu guna meminimalisir resiko tenggelam. (And/rk)

 


BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*