UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Jumat, 30 November 2018 11:07
NGGA ADA KERJAAN..!! Pukul Lantai Subuh Hari, Ujungnya Penjara

PROKAL.CO, class="MsoNormal">PONTIANAK- Harusnya, hidup rukun bertetangga. Bukan menjadi musuh. Seperti yang dilakukan Johanes Woeyping Muliawan alias Iping ini. Warga Jalan Jenderal Urip, Pontianak Kota ini melukai tetangganya dengan benda tajam. Alasannya sepele. Karena tak terima dengan teguran tetangganya saat dia sedang melakukan aksi pukul lantai rumahnya di subuh hari. Akibat sabetan benda tajam itu, korban harus dirawat di rumah sakit.

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam menerangkan, perbuatan ini terjadi di rumah pelaku pada Selasa (24/11) sekira pukul 03.54 WIB.

"Penganiayan terhadap korban lantaran pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang menegurnya," terang Abdullah, Kamis (29/11) seperti diberitakan Rakyat Kalbar. Dimana kala itu korban merasa terganggu dan tidak bisa tidur dengan suara pukulan lantai yang berasal dari rumah pelaku.

"Lalu korban berupaya menegur pelaku agar berhenti dengan cara mendatangi rumah korban," katanya. Namun teguran korban kepada pelaku malah menimbulkan ketersinggungan. Cekcok mulut pun terjadi antara korban dan pelaku.

Lanjut Abdullah, pelaku yang emosi  dan sedang memegang benda tajam itu langsung menyabetkannya ke arah korban. Di leher dan badan korban.

 “Akibatnya korban mendapatkan luka robek pada badan. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk medapatkan pertolongan, sebelum akhirnya korban melapor ke Mapolsek Pontianak Kota,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan tersebut  Abdullah melanjutkan, pihaknya kemudian melakukan serangkaian penyelidikan. “Hasilnya, kita mendapatkan informasi bahwa pelaku pada Selasa sedang berada di rumahnya,” sambung Abdullah.

 

Informasi itu ditindaklanjuti dengan  cepat mendatangi rumah dan mengamankan pelaku. Tanpa perlawanan, sekira pukul 05.00 Wib, pelaku kemudian berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Kota. Hasil interogasi petugas, pelaku kemudian mengakui semua perbuatannya. Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, saat ini pelaku sudah ditahan. “Dia kita jerat pasal 351 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun,” pungkasnya. (And/rk) 

NGGA ADA KERJAAN..!! Pukul Lantai Subuh Hari, Ujungnya Penjara

 

 

PONTIANAK- Harusnya, hidup rukun bertetangga. Bukan menjadi musuh. Seperti yang dilakukan Johanes Woeyping Muliawan alias Iping ini. Warga Jalan Jenderal Urip, Pontianak Kota ini melukai tetangganya dengan benda tajam. Alasannya sepele. Karena tak terima dengan teguran tetangganya saat dia sedang melakukan aksi pukul lantai rumahnya di subuh hari. Akibat sabetan benda tajam itu, korban harus dirawat di rumah sakit.

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam menerangkan, perbuatan ini terjadi di rumah pelaku pada Selasa (24/11) sekira pukul 03.54 WIB.

"Penganiayan terhadap korban lantaran pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang menegurnya," terang Abdullah, Kamis (29/11) seperti diberitakan Rakyat Kalbar. Dimana kala itu korban merasa terganggu dan tidak bisa tidur dengan suara pukulan lantai yang berasal dari rumah pelaku.

"Lalu korban berupaya menegur pelaku agar berhenti dengan cara mendatangi rumah korban," katanya. Namun teguran korban kepada pelaku malah menimbulkan ketersinggungan. Cekcok mulut pun terjadi antara korban dan pelaku.

Lanjut Abdullah, pelaku yang emosi  dan sedang memegang benda tajam itu langsung menyabetkannya ke arah korban. Di leher dan badan korban.

 “Akibatnya korban mendapatkan luka robek pada badan. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk medapatkan pertolongan, sebelum akhirnya korban melapor ke Mapolsek Pontianak Kota,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan tersebut  Abdullah melanjutkan, pihaknya kemudian melakukan serangkaian penyelidikan. “Hasilnya, kita mendapatkan informasi bahwa pelaku pada Selasa sedang berada di rumahnya,” sambung Abdullah.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan  cepat mendatangi rumah dan mengamankan pelaku. Tanpa perlawanan, sekira pukul 05.00 Wib, pelaku kemudian berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Kota. Hasil interogasi petugas, pelaku kemudian mengakui semua perbuatannya. Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, saat ini pelaku sudah ditahan. “Dia kita jerat pasal 351 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun,” pungkasnya. (And/rk)

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*