UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 17 November 2018 13:29
GEGER..!! Karena Cinta, Pria Ini Akhirnya Hidup di Pohon Rambutan
IDENTIFIKASI. Anggota Unit Inafis Polresta Pontianak saat menggelar olah TKP di pohon rambutan, Jalan Panca Bakti, Batu Layang, Pontianak Utara, Rabu (15/11) malam--Warga for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Warga di Jalan Panca Bakti, Batu Kelurahan Layang, Kecamatan Pontianak Utara dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tergantung di pohon rambutan, Rabu (15/11) sekitar pukul 20.00 Wib. Korban diketahui berinisial FA, 18, warga setempat.

Pelaksana harian (Plh) Kanit Reskrim Polsek Pontianak Utara, Ipda Sani mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan oleh Dedy, 16, dan Dinus, 14. Kedua saksi ini baru pulang dari bermain futsal. "Kedua saksi tersebut, kebetulan melewati lokasi ditemukannya korban. Saat itu saksi melihat ada kaki yang tergantung di pohon rambutan di jalan yang dilintasi," katanya, Kamis (15/11).

Diberitakan Rakyat Kalbar, untuk memastikan, saksi mendekat. Ternyata benar saja ada seseorang yang tergantung. Salah satu dari saksi, kata Sani, lantas melaporkan temuan tersebut ke Polsek Pontianak Utara. "Dari laporan itu, anggota langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban," ucapnya.  Usai mengevakuasi korban, lanjut Sani, anggota kemudian melakukan identifikasi dan olah TKP. Berdasarkan hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Dugaan sementara, kata Sani, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena masalah hati.Hal itu, sambung Sani, berdasarkan beberapa fakta yang ditemukan bahwa korban sempat berkomunikasi dengan seorang wanita via WhatsAap beberapa saat sebelum ditemukan tergantung.   “Dari beberapa petunjuk tersebut, diduga kuat penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, karena asmara,” jelas dia.

Fakta lainnya diketahui, sebelum ditemukan meninggal tergantung, korban sempat berkumpul bersama teman sejawatnya di bawah pohon rambutan itu. Namun, beberapa jam kemudian, teman-teman korban pulang ke rumah masing-masing. Sehingga, korban tinggal sendiri. “Nah, sebelumnya, di bawah pohon rambutan itu korban memainkan handphone-nya,” terang Sani.

Saat ini, sambung dia, jasad korban sudah berada di rumah duka. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban. “Sehingga, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga," pungkas Sani. (Abdul Halikurrahman/rk)

 


BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*