UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 11 November 2018 11:38
Hari Pahlawan, Gubernur Singgung Peran Pemuda
TABUR BUNGA. Seorang veteran asal Sintang menabur bunga di makam pahlawan setempat, usai upacara hari pahlawan 2018, Sabtu (10/11). HUmas Pemkab Sintang for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Setiap perjuangan pasti ada hasilnya. Namun tidak ada kata akhir atau berhenti untuk itu. Setiap perjuangan berlanjut pada etape berikutnya sesuai tuntutan lingkungan yang strategis.

"Peringatan hari pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan, menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan,” tutur Gubernur Sutarmidji, membacakan amanat Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, pada upacara peringatan hari pahlawan 2018 di halaman kantornya, Sabtu (10/11).

Rakyat Kalbar memberitakan, Dikatakannya, mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini. “Antara lain kemiskinan," imbuh Midji, karib Sutarmidji disapa.  Transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, lanjut dia, menjadikan inspirasi rakyat lndonesia untuk melakukan inovasi cerdas. Demi memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.

 “Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru. Membutuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini,” tegasnya.

Artinya, dibutuhkan sosok pemuda lndonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidangnya. Kemudian sadar bahwa negerinya memiliki beragam agama, suku, adat istiadat namun mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial dipergunakan untuk keunggulan Indonesia dalam pergaulan dunia. "Bukan justru untuk memanfaatkan perbedaan demi kepentingan pribadi maupun golongan yang menjadi penghambat bagi kemajuan bangsa," tegas Midji.

Negeri ini, menurutnya, membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya. Memiliki karater lokal yang luhur. Percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial. Juga membutuhkan pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa  “Dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain, khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industri 4.0,” paparnya.

Nah, peringatan hari pahlawan diyakininya sebagai momentum untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa. “Mulai dari yang dapat kita lakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan negara," tukas Midji.

Diingatkannya, hari pahlawan bukan semata sebuah acara. Namun sarat maknanya. Bukan hanya sebagai prosesi, namun subtansi setiap peringatan hari pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

"Hal ini penting, karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah, hari pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia," tandasnya. Upacara serupa juga diadakan semua stakeholder pemerintahan, TNI dan Polri di 14 kabupaten/kota se-Kalbar, yang diikuti tabur bunga ke makam pahlawan. 

Tak jauh dari kantor Gubernur Kalbar, hari pahlawan ke-73 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak diperingati dengan menggelar upacara bendera juga. Di halaman kantor Wali Kota Pontianak.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bertindak selaku Inspektur Upacara. Ia mengatakan, momentum hari pahlawan ini harus dimaknai bahwa perjuangan dan tantangan ke depan yang dihadapi berkaitan dengan pembangunan kota Pontianak.  “Bagaimana mewujudkan Pontianak sebagai kota yang bisa membahagiakan dan mensejahterakan warganya. Semua itu akan menjadi berat bila tidak bisa memaknai nilai kepahlawanan,” ungkapnya.

Ia mengajak jajaran Pemkot Pontianak untuk meningkatkan kompetensi. “Sadar akan keberadaan sebagai aparatur sipil Negara (ASN) yang tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat,” tegas Edi.

Artinya, ia meminta seluruh ASN menjalankan peran dan tugasnya dengan semakin profesional. Berkolaborasi bersama untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di depan mata. Seperti persoalan sosial, ekonomi, kekumuhan, kemiskinan, kesehatan, maupun bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik dan tercepat, termurah dan termudah bagi warga Kota Pontianak.   “Kalau semua itu terwujud, saya yakin itu bisa kita implementasikan sebagai perjuangan,” sebutnya.

Ditambahkannya, bila jaman dahulu sebelum kemerdekaan, para pahlawan berjuang untuk mengusir para penjajah, di era revolusi para pahlawan berjuang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Sekarang di jaman milenial semua berkeinginan mempertahankan keutuhan NKRI yakni dengan bekerja cerdas dan ikhlas, sehingga Pontianak menjadi kota terdepan dan memiliki daya saing yang tinggi, kota yang bisa memberikan harapan dan kenyamanan dalam segala bidang,” papar Edi.

Menurutnya, pahlawan tidak mengharapkan sebuah penghargaan tetapi kiprah dan karyanya akan dikenang sepanjang masa oleh penerus bangsa. Apa yang telah dibuat dan bermanfaat serta bernilai, tentu akan menjadi kenangan dan  bernilai bagi warganya.

 “Kita sadar, sejak awal berdirinya Kota Pontianak, semua yang berkecimpung dalam proses pembangunan, baik yang tercantum namanya maupun tidak, mereka adalah pahlawan Kota Pontianak,” pungkasnya.  (Rizka Nanda, Maulidi Murni, Bangun/rk)

 


BACA JUGA

Kamis, 06 Desember 2018 11:02

Penjual Arak Dibekuk, Cuma Dibina

PONTIANAK- HRS, hanya bisa pasrah saat kediamannya di geledah oleh…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:57

MUSIBAH..!! Gudang Barang Bekas di Pal 5 Hangus

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, gudang penampungan barang bekas di Jalan…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:55

Pomdam Bekuk Prajurit Pemberontak

PONTIANAK-  Seorang oknum prajurit yang bergabung dengan pemberontak, diamankan Polisi…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:52

Tiga Hari Dicari, Rudi Ditemukan di Sungai Kapuas, Begini Kondisinya…

PONTIANAK- Rudi, warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kubu…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:50

ASTAGA..!! Tunjangan Khusus Guru Tidak Sesuai Kenyataan

PONTIANAK-  Tunjangan khusus guru terus menjadi polemik. Pasalnya, ada guru…

Jumat, 30 November 2018 10:57

BIKIN JERI..!! Puting Beliung Disertai Hujan Deras di Gang Rawasari

PONTIANAK-  Rabu (28/11) siang menjadi peristiwa menegangkan bagi Jumarti, 33.…

Jumat, 30 November 2018 10:25

Mayat Mr X yang Bengkak Mengapung di Tengah Sungai

PONTIANAK- Seorang penambang speedboat penyeberangan di Pelabuhan Senghie, Marsuki menemukan…

Senin, 26 November 2018 12:05
Beternak Hamster, Luqman Hasilkan Puluhan Juta Rupiah

Dari Stres yang Menghasilkan Puluhan Juta, Pelanggan hingga Mancanegara

Banyak peluang usaha yang dapat diciptakan. Tinggal bagaimana kita memulainya.…

Senin, 26 November 2018 12:00

Pelaku Asusila dan Perokok di Ruang Terbuka Hijau Dibidik

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Minggu, 25 November 2018 13:42

Untuk Apa Uang Negara, Dipakai, Masyarakat Harus Tahu

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, Gubernur Sutarmidji mengaku sudah terbiasa blak-blakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .