UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 11 November 2018 11:35
Salah Seorang Korban Lion Air JT 610 Berasal dari Singkawang
Banyak Musibah di Indonesia, Tjhai Chui Mie Ajak Perbanyak Doa
MELAYAT. Wali Kota Tjhai Chui Mie (kepala meja) melayat Martono, korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, di Yayasan Tanjung Bhakti Sakok, Singkawang, Sabtu (11/10). SUHENDRA-RK

PROKAL.CO, SINGKAWANG- Musibah tak dinyana, malang tak dapat ditolak, nasib tak bisa disangka. Hendak mengantar mertuanya ke Bangka Belitung, warga Pasar Turi Singkawang, Martono, ikut menjadi korban jatuhnya Lion Air JT 610 pada Senin, 29 Oktober 2018, lalu.

Dilansir Rakyat Kalbar, seorang diantara 181 penumpang dan 8 awak yang meninggal dalam kecelakaan tersebut telah disemayamkan di Yayasan Tanjung Bhakti Suci Sakok, jalan Padang Pasir, kecamatan Singkawang Selatan, Sabtu (10/11). “Waktu itu dia mau antar mertuanya ke Bangka Belitung, dan sekitar pukul 10 lewat, saya dapat kabar dari Jakarta, anak saya menjadi korban,” ujar Tjhin Tji Fan, ayah korban.

Afan, karib ia disapa, langsung berangkat ke Jakarta bersama seorang anaknya yang lain. Ia dijemput dari hotel tempatnya menginap, kemudian dibawa ke RS Polri.   “Bolak balik selama tujuh hari dan baru sampai di sini (Singkawang,red) hari ke delapan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kondisi tubuh korban yang berusia 36 tahun itu sudah tidak utuh. “Tinggal tangan, kaki, dan badan sedikit,” terang Afan. Martono meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Masing-masing berusia enam dan lima tahun. Martono merupakan anak pertama dari delapan bersaudara pasangan Afan dan Phang Oi Khian.

”Anak saya dulu kerja di Jakarta sekitar 17 tahun, dan kemudian baru lima tahun membuka usaha bengkel motor di Jakarta,” jelas Sang Ayah.  Kemudian, Martono mendapat jodoh di Jakarta. Menantu Afan tersebut berasal dari Bangka Belitung.

“Istri, anak saya, sebenarnya mau datang ke pemakaman suaminya, tapi karena dia trauma dengan pesawat, maka dia tidak dapat datang ke sini,” terang Afan. Ia menambahkan, tidak mendapat firasat apapun terkait tragedi yang dialami anaknya.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menjenguk korban. Pemkot Singkawang turut berduka cita atas tewasnya Martono.  “Saya baru tahu kemarin bahwa ada warga Singkawang, ini berita yang menggagetkan kita semua, tapi ini semua sudah terjadi dan kita hanya bisa berdoa agar arwahnya diterima di sisi Tuhan yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan dan kekuatan. ”Kita berharap pihak Lion kedepan lebih baik lagi, dan tidak ada lagi korban,” harap Chui Mie. Diakuinya, saat ini memang banyak musibah yang terjadi di Indonesia. “Seperti kebakaran, gempa, dan lainnya, mari kita perbanyak doa supaya tidak ada lagi musibah, khususnya di Kota Singkawang,” ajaknya. (Suhendra/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 12:31

TABRAKAN MAUT..!! Mobil vs Truk Tangki, Anggota DPRD Sambas Tewas

MEMPAWAH- Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 8.600 jalan Raya…

Rabu, 13 Februari 2019 12:48

Sejak Usia 15 Tahun Jadi Tatung, Cong Bui Khiong Pilihan Dewa

SINGKAWANG- Perayaan Capgome di Kota Singkawang sangat ditunggu-tunggu warga. Tak…

Sabtu, 09 Februari 2019 12:30

Demi Cinta, Gadis Malaysia Ini Rela Berakhir di Kantor Polisi

Kisah cinta beda negara yang dijalani Tricia Beatric alias Sia…

Sabtu, 02 Februari 2019 11:36

Tingkatkan Kemampuan, Prajurit TNI AU Latihan Terjun

SUNGAI RAYA- Prajurit TNI AU melaksanakan latihan penerjunan statik dan…

Sabtu, 02 Februari 2019 10:50

Sepanjang Januari, Polres Singkawang Bekuk 20 Penjahat

SINGKAWANG=  Sepanjang Januari 2019 ini, Polres Singkawang berhasil mengamankan 20…

Sabtu, 02 Februari 2019 10:49

Kado Januari, Polres Melawi Ungkap Kasus PETI dan Illegal Logging

MELAWI- Upaya dalam penegakan hukum terus digalakkan Polres Melawi. Di…

Kamis, 31 Januari 2019 12:23
Penyerahkan Jenazah Bocah Korban Kebakaran

Kondisi Tidak Utuh, Yang Tersisa Hanyalah Ini...

PUTUSSIBAU- Setelah dilakukan evakuasi dan identifikasi, jasad Jeripen, korban kebakaran…

Kamis, 31 Januari 2019 12:09

WALAH..!! Tiga Guru ASN di Pedalaman Sintang Makan Gaji Buta

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, beberapa oknum guru berstatus Aparatur Sipil…

Rabu, 30 Januari 2019 12:18
Kebakaran Hebat di Pasar Merdeka Putussibau

Ditinggal Ibunya Dalam Kamar Penginapan, Bocah Lima Tahun Tewas Terbakar

PUTUSSIBAU- Seorang bocah berusia lima tahun meninggal dunia dalam musibah…

Kamis, 27 Desember 2018 13:11

Puting Beliung Ngamuk, Atap Rumah Sumati Terbang

KUBU RAYA- Satu rumah di RT 10, Desa Arang Limbung,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*