UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28
Penerimaan Berkas Pelamar CPNS Ditutup
Peserta Diingatkan Tak Tertipu Calo
KESIAPAN AKHIR. Paolus Hadi meninjau kesiapan pemberkasan akhir pelamar CPNS di BKPSDM Sanggau, Rabu (17/10). Kiram Akbar-RK

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Diberitakan Rakyat Kalbar,  Penerimaan berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 telah ditutup pada 15 Oktober. Peserta diingatkan agar tidak tertipu calo yang mengaku bisa meloloskan jadi PNS.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas Hulu mengimbau kepada pelamar CPNS diwilayah tersebut untuk tidak percaya kepada calo-calo yang menawarkan para CPNS bisa lulus PNS. Karena penerimaan PNS tahun ini benar-benar murni berdasarkan kemampuan pribadi. “Jangan percaya dengan orang lain, tapi percayalah dengan kemampuan diri sendiri,” pesan Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKPSDM Kapuas Hulu, Erwin, Rabu (17/10).

BKPSDM Kapuas Hulu mencatat, sejak ditutupnya penerimaan berkas, sebanyak 2.592 pelamar yang sudah masuk mendaftar melalui portal BKN di sscn.bkn.go.id. Sementara yang sudah mengantarkan berkas kepada BKPSDM Kapuas Hulu sebanyak 2.457 pelamar.   “Terdiri dari 505 formasi kesehatan, teknis lainnya 431 sementara formasi pendidikan sebanyak 1.521. Tapi data ini belum fiks seluruhnya karena kami masih perlu melakukan pengecekan kembali,” katanya.

Erwin mengungkapkan, setelah proses penyerahan berkas dan pengumuman kelulusan pelamar CPNS nanti diumumkan oleh pihaknya. Proses berikut, pihaknya akan memberikan nomor peserta tes kepada pelamar.  “Untuk tesnya kita masih menunggu arahan dari BKN, begitu juga dengan titik atau lokasi tes CPNS nanti, kami masih menunggu arahan pemerintah pusat,” terang dia.

Kendati demikian, kata Erwin pihaknya sudah ada tempat tes bagi pelamar CPNS yang lulus. Namun untuk sementara titik tes bagi pelamar Kapuas Hulu ditempatkan di Kota Pontianak.   “Makanya kami masih menunggu arahan ini, karena kita juga tidak bisa cetak kartu jika belum ada lokasi tes, sehingga kita tak bisa cetak sekarang,” jelasnya.

Menurut Erwin, jumlah pelamar CPNS di Kapuas Hulu cukup banyak. Meskipun target mereka pelamar CPNS itu harus mencapai tiga ribu. Tetapi jika dilihat dari jumlah ada 2.592 pelamar CPNS di Kapuas Hulu.  “Artinya cukup antusias, karena jika dilihat dengan jumlah formasi untuk Kapuas Hulu pun tidak seberapa hanya 203 yang harus diterima,” timpalnya.

Erwin mengimbau kepada pelamar CPNS yang sudah menyerahkan berkas, agar proaktif membuka website SSCN BKN. “Karena di situs tersebut ada petunjuk semua mengenai pengumumam kelulusan administrasi, kapan tesnya dan lainnya,” demikian Erwin.

Senada disampaikan Bupati Sanggau, Paolus Hadi. Dia mengingatkan seluruh peserta CPNS untuk tidak mudah percaya dengan oknum yang mengatasnamakan Bupati yang mengaku bisa meloloskan menjadi PNS.

 “Tolong sampaikan kemasyarakat dan peserta yang melamar CPNS. Jangan percaya dengan orang yang mengaku-ngaku bisa menolong. Apalagi mengatasnamakan Bupati. Penjudi aja itu,” kata Bupati ditemui wartawan di sela-sela meninjau kesiapan akhir pemberkasan CPNS di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sanggau, Rabu (17/10) pagi.

Bupati mengancam akan menindak tegas jika ada oknum yang berani-berani mengatasnamakan dirinya. Itu sudah ia instruksikan juga kepada panitia untuk disampaikan kepada peserta. “Saya ingin peserta ini plong belajar. Bagi yang tamatnya sudah lama ya rajin-rajin lagilah buka buku,” ujar PH sapaan akrab Bupati didampingi Plt. BKPSDM Herkulanus HP.

Bupati menambahkan, kunjungannya ke BKPSDM untuk melihat kesiapan BKPSDM sebagai penerima mandat untuk melaksanakan pendaftaran CPNS. “Saya cek tadi lumayan banyak yang mendaftar,” katanya.  Hanya sangat disayangkan masih adanya dua formasi yang belum ada pelamar yakni dokter spesialis THT dan dokter gigi. “Saya dak tahu SDM-nya kurangkah atau apa, tapi sayang sekali,” ungkap PH.

Hingga kemarin pagi tercatat jumlah pelamar yang mendaftar sebagai CPNS di lingkungan Pemkab Sanggau berjumlah 3.786 pelamar. “Hari ini terakhir para pelamar melengkapi berkas hingga pukul 15.30,” jelasnya.

Usai penutupan pemberkasan, pantia selanjutnya akan menyiapkan tempat bagi para pelamar mengikuti tes. “Tempatnya sudah kita siapkan di SMK Negeri 01. Dengan jumlah peserta yang cukup banyak ini nanti kita atur karena kapasitas kita 112 orang sekali tes,” ungkap PH. Sementara di Kabupaten Sambas, tercatat sebanyak 6.646 pelamar CPNS yang telah menyerahkan berkas ke BKPSDMAD setempat. Sebelumnya ada 6.895 pelamar yang mendaftar.

"Pendaftaran sudah tutup dan penyerahan berkas juga sudah tutup, saat ini sebanyak 6.895 pelamar online di Kabupaten Sambas. Ada sekitar 250 yang tidak menyerahkan berkas, itu otomatis tidak lolos verifikasi berkas,” terang Kasubid Pengadaan dan Pensiun BKPSDMAD Sambas, Dedie Noor saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (17/10).

Di Sambas terdapat 399 formasi. Pelamar didominasi guru dan kesehatan. Misalnya, guru agama diterima hanya 4 orang sedangkan yang mendaftar sekitar 600 pelamar. “Secara umum tenaga pendidik paling banyak pendaftaran yang disusul tenaga kesehatan," ungkapnya.

Banyaknya pendaftaran online CPNS yang tidak menyerahkan berkas kata dia, mungkin disebabkan peserta tidak membaca secara rinci persyaratan yang diumumkan. "Atau bisa saja untuk mencoba-coba saya, namun ini hanya asumsi kita," jelasnya.

Untuk pengumuman hasil seleksi verifikasi berkas pada 21 Oktober. Bisa dilihat di portal bkpsdmad.sambas.go.id atau akan diumumkan di papan pengumuman kantor BKPSDMAD Sambas. Setelah pengumuman administrasi belum dipastikan tanggal berapa. Untuk lokasi ujian komputer atau CAT dilaksanakan di gedung Kampus politeknik Negeri Sambas (Poltesa). Kartu ujiannya akan dicetak oleh BKPSDMAD Sambas. "Ujian CAT bisa memakan waktu lima hari,” ucapnya.

Namun pihaknya masih melakukan koordinasi untuk amannya dilakukan tes selama enam hari. Komputer cadangan bisa mencapai lima perangkat.  “Untuk kartu kita akan mencetak sendiri dan diberikan kepada peserta CPNS yang hendak melaksanakan ujian. Ini agar bisa mengatasi kemungkinan CPNS tidak bisa melakukan pencetakan sendiri dan untuk lebih merapikan administrasinya," pungkasnya.  (Andreas, Kiram Akbar, Sairi/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:09

TERJADI LAGI..!! Polisi Sita 4 Ton Wortel Malaysia

BENGKAYANG- Anggota kepolisian di perbatasan negara saat ini sedang gencar-gencarnya mengungkap kasus…

Minggu, 11 November 2018 11:35
Salah Seorang Korban Lion Air JT 610 Berasal dari Singkawang

Banyak Musibah di Indonesia, Tjhai Chui Mie Ajak Perbanyak Doa

SINGKAWANG- Musibah tak dinyana, malang tak dapat ditolak, nasib tak bisa disangka. Hendak mengantar…

Sabtu, 10 November 2018 10:45

Penerimaan CPNS Dibatasi Usia, Guru Honor Merasa Terzalimi

PUTUSSIBAU- Adanya pembatasan usia dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 membuat…

Sabtu, 03 November 2018 13:32

TEGAS..!! Umat Islam Perbatasan Tak Ingin Ada Ahmadiyah di Sanggau

SANGGAU- Forum Umat Muslim Perbatasan (FUMPE) memilih walk out dari ruang dialog terkait Ahmadiyah yang…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:09
Bersyukur Tes CPNS Landak Tak Perlu ke Melawi

Karena Bupatinya Bawel dan Cerewet, Nilai Langsung Terpampang

NGABANG- Tes CPNS 2018 dilakukan dengan sistem terbuka. Seleksinya memang ketat dan transparan.  “Hasilnya…

Selasa, 30 Oktober 2018 11:58

TRAUMA..!! Sepeda Motor Pelajar Dirampas Debt Collector di Sekolah

KUBU RAYA- Seorang pelajar SMP Negeri 9 Sungai Raya, RZ, hingga kini masih trauma. Siswi kelas satu…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:40
Kontes Arwana Diramaikan Peserta dan Juri Luar Negeri

Ini Bukti Kapus Hulu Kaya Potensi Ikan

PUTUSSIBAU- Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir SH membuka kontes Arwana Super Red di Gedung Indoor Bulu Tangkis…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:56
Status Kawasan Hutan Bikin Desa Terisolir

Warga Sulit Menerima Sentuhan Pembangunan

Desa-desa di Kabupaten Kapuas Hulu yang masuk dalam kawasan hutan hingga kini masih sulit dibangun.…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:55

Aksi Nyeleneh Puluhan Pelajar SMPN 1 Sekadau Ternyata Cuma Mau Begini

SEKADAU- Puluhan pelajar SMP Negeri 1 Sekadau Hilir menggores tangan sendiri beberapa hari terakhir…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:45

Kos-kosan di Ngabang Diobok-obok, 8 Pasangan Mesum Terjaring

NGABANG- Petugas gabungan mengobok-obok lima kos di Kota Ngabang, Kabupaten Landak, Rabu (17/10) malam.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .