UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26
Narkotika Dimusnahkan, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan
Bawa 100 gram Ketamine, Warga Tiongkok Dibekuk
PEMUSNAHAN. Kapolda Kalbar bersama pejabat lainnya memusnahkan sabu dengan cara dilarutkan ke dalam air yang telah dicampur cairan kimia di Mapolda Kalbar, Rabu (17/10). Humas Polda for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Bawa 100 gram ketamine, Li Chuang Hui dibekuk polisi ketika melintas di Jalan Raya Anjongan Kabupaten Mempawah, Rabu (10/10). Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok ini sebelumnya mengambil ilegal tersebut di wilayah perbatasan Entikong, Sanggau.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Purnama Barus mengatakan, awalnya polisi mendapat informasi bahwa ada orang Jakarta mau mengambil narkoba. Tadinya mereka perkirakan pelaku membawa sabu.

 “Jadi kita lidik, pada malam itu dihadang memang pergerakannya ke perbatasan Entikong. Kemudian setelah kita tau ciri-cirinya, di Mempawah kita tangkap dan geledah. Kita temukan ketamine yang 100 gram itu," ungkapnya kepada sejumlah wartawan di Mapolda Kalbar, Rabu (17/10). WNA asal Tiongkok itu memiliki alamat di Jalan Villa Bukit Tirtayasa Blok H/75 Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Kepada polisi pelaku mengaku, ketamin tersebut akan dijadikan minuman suplemen. "Kemarin kami periksa dia mau dicampur dengan kopi,  seperti suplemen," ujarnya. 

Baru mengatakan, barang haram itu berasal dari Malaysia. Rencananya akan dibawa ke Jakarta melalui Kalbar. "Dia sudah pesan tiket, kalau kita tidak tangkap langsung berangkat dia," katanya.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku bersama dua orang warga negara Indonesia. Salah seorangnya menjadi sopir. Namun sopir tersebut tidak tau apa-apa kegiatan tersangka. "Biasalah yang namanya driver (sopir) sewaan, yang penting sesuai bayarannya, itu aja yang dijalankan," ujar Barus.

Pria kelahiran Guang Dong, 10 September 1992 ini akan dijerat pasal 197 Jo  Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. "Kemarin kita periksa ada pemalsuan, SIM palsu, kita  juga akan kenakan pasal  264 KUHP," tegas Barus.

Sementara itu, Polda Kalbar kembali memusnahan 4,1 kilogram sabu dan 2.157 butir pil ekstasi di Mapolda Kalbar, Rabu (17/10). Dari perhitungan aparat, barang candu yang disita dan dimusnahkan ini, menyelamatkan puluhan ribu jiwa masyarakat dari bahayanya.Dalam pemusnahan ini, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar. Juga turut dihadiri sejumlah pihak terkait; Kepala BNNP Kalbar, Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar, Badan POM Kalbar, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Tinggi dan Perwakilan LSM Kalbar."Jika diestimasikan segram sabu bisa dipakai 10 orang, maka dari barang bukti 4,1 kilogram yang disita ini akan ada 41 ribu warga terkontaminasi dengan sabu. Begitu juga jika satu butir ekstasi, digunakan tiga orang, maka akan ada 6,471 orang yang akan terkontaminasi," ujar Didi saat pemusnahan barang bukti.

Ia menjelaskan, barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan tujuh kasus narkoba dengan 16 pria dan dua wanita dijadikan tersangka. Pemusnahan ini dilakukan sesuai aturan dan untuk menghindari terjadinya penyimpangan terhadap barang bukti yang disita.  "Sebagai bentuk transparansi tugas Kepolisian dan BNN sehingga masyarakat dapat mengetahui  narkoba yang disita petugas benar-benar telah dimusnahkan," ujarnya.

Dikatakan Didi, selama ini masyarakat dan stakeholder beranggapan bahwa ada oknum petugas kerap menggelapkan barang bukti narkotika yang disita. Maka, setiap pemusnahan barang bukti ini selalu bersama media massa dan secara terbuka untuk menghindari pandangan miring seperti tersebut. "Menurut aturan barang bukti yang disita memang harus segera dimusnahkan," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Didi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder yang ada untuk membantu memberantas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di Kalbar. Caranya, turut peduli memberikan informasi kepada pihak kepolisian tentang situasi di sekitar lingkungannya. "Sehingga dapat kita tindak lanjuti dengan kegiatan kepolisian," ucap Didi.

Selain itu, Didi juga mengingatkan seluruh masyarakat dan stakeholder di Kalbar agar bisa bersama-sama menjaga keluarganya dan generasi muda bebas dari narkoba.  "Mari kita bersama berantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba ini, agar Kalbar Zero Narkoba," ajak Didi.(amb)

 


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:44
Kalbar Jalur Favorit Menuju Malaysia

Kasus TPPO, Kalbar Tertinggi Ketiga se Indonesia

PONTIANAK- Bagi pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Kalbar menjadi salah satu jalur favorit…

Sabtu, 17 November 2018 13:29

GEGER..!! Karena Cinta, Pria Ini Akhirnya Hidup di Pohon Rambutan

PONTIANAK- Warga di Jalan Panca Bakti, Batu Kelurahan Layang, Kecamatan Pontianak Utara dihebohkan dengan…

Sabtu, 17 November 2018 12:55

Dituding Tak Tepat Sasaran, Tunjangan Khusus Guru Jadi Polemik

PONTIANAK- Tunjangan khusus guru masih ada yang tak tepat sasaran. Berhak menerima tunjangan khusus…

Minggu, 11 November 2018 11:42

Sudah Bau Tanah, Masih Saja Jualan Togel

PONTIANAK- Makin tua semakin menjadi. Ini yang terjadi pada Japut. Diusianya yang sudah menginjak 64…

Minggu, 11 November 2018 11:38

Hari Pahlawan, Gubernur Singgung Peran Pemuda

PONTIANAK- Setiap perjuangan pasti ada hasilnya. Namun tidak ada kata akhir atau berhenti untuk itu.…

Sabtu, 10 November 2018 13:10

Kuasai Senpi Rakitan Ilegal, Agus Dijebloskan ke Penjara

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, gara-gara menyimpan senjata api rakitan tanpa izin, Agus harus…

Sabtu, 03 November 2018 13:26

Bobol Brangkas, Karyawan Indomaret Dikerangkeng

PONTIANAK- Sebagai karyawan yang baik, harusnya bisa saling menjaga dan memperhatikan keamanan kantor.…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:13

TKD CPNS, Hari Pertama Peserta Dibuat Bingung

PONTIANAK- Sebelum ujian Tes Kompetensi Dasar, satu persatu peserta CPNS di lingkungan Pemerintahan…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:07

Polisi Buru Penyebar Hoaks Penculikan Anak

PONTIANAK- Patroli Cyber Crime kini terus diperkuat oleh pihak kepolisian. Sebab, arus informasi bohong…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:48
Kasus Pembakaran Bendera Tauhid

Sultan Berharap Keadilan Ditegakkan

PONTIANAK- Kasus pembakaran bendera tauhid yang dilakukan beberapa oknum salah satu Ormas Islam di Garut,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .