UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:24
Kasus Pencurian Paling Banyak, Pelakunya Rata-rata Residivis

PROKAL.CO, PONTIANAK- Tindak pidana pencurian masih menjadi kasus paling menonjol yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak selama satu bulan terakhir ini.

 “Pencurian itu, baik pencurian sepeda motor (curanmor), jambret, pencurian rumah kosong dan pencurian lainnya,” kata Humas PN Pontianak, Sutarmo kepada Rakyat Kalbar, saat ditemui di ruang kerjanya,Rabu (17/10) sekira pukul 10.00 WIB.

Dirinya mengaku selama September ini, angka kasus pencurian terbilang naik jika dibandingkan kasus tindak pidana lainnya pada bulan sebelumnya. “Jadi ada peningkatan untuk kasus curanmor. Kita tidak tahu penyebabnya apa,” ungkapnya. Sutarmo menuturkan, secara keseluruhan ada 86 perkara tindak pidana umum pada September ini yang sudah masuk dan ditangani pihaknya.

 “Sebagian besarnya masih pencurian. Dari 86 perkara tersebut sebanyak 68 perkara yang sudah diputus dan sisanya masih dalam proses persidangan,” paparnya. Ia menuturkan, sebagaian besar pelaku pencurian merupakan residivis kasus serupa yang kembali mengulang perbuatannya. “Tetapi ada juga mereka yang baru,” ucapnya.

Ada beberapa alasan yang dikemukan para terdakwa melakukan tindak pidana pencurian. “Mulai dari alasan tidak punya uang. Dimana hasil curian untuk keperluan hidup. Namun ada pula yang beralasan untuk hura-hura. Dan beli narkoba," terangnya.

Alasan-alasan para terdakwa, kata dia, bisa menjadi bahan pertimbangan majelis hakim dalam memberikan putusan. “Para terdakwa pencurian ini pada umumnya kita jerat pasal 363 dan 362 KUHP tentang pencurian. Namun putusan yang diberikan hakim bervariasi dengan mempertimbangkan alasan pelaku, melakukan tindakan pencurian,” papar dia.

Sementara itu, Sutarmo mengaku jika yang bersangkutan merupakan residivis maka majelis hakim juga akan memberikan sanksi yang lebih berat dari terdakwa baru.  “Residivis ini termasuk hal yang memberatkan karena pengulangan. Kalau terdakwa merupakan residivis dan kembali mengulang, maka biasanya hukumanya akan dinaikkan,” pungkasnya. (and/rk)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:41

KENAPA INI..!! Sebelas Pria Terkapar, Satu Sudah Tak Bernapas

PUTUSSIBAU-  12 karyawan pupuk dan anak buah kapal (ABK) Sri…

Selasa, 15 Januari 2019 10:22

Mau Diselundupkan ke Malaysia, Arwana Senilai Rp 2 M Diamankan

ENTIKONG- Petugas perbatasan berhasil menggagalkan penyelundupan 4.500 ekor anak ikan…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:24

Gubernur ‘Ancam’ Kepala Dinas

 PONTIANAK- Pelayanan publik SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar masih…

Sabtu, 12 Januari 2019 11:33

Tunda Eksekusi Lahan Sengketa, Berniat Tertibkan Oknum Nakal

JAKARTA – Kodam XII/Tanjungpura memastikan bahwa Jumat (11/1) sama sekali…

Kamis, 10 Januari 2019 10:55

Tahun Lalu Saja, di Pontianak Ribuan Perempuan Menjanda

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, sepanjang tahun 2018, Pengadilan Agama Kelas…

Kamis, 10 Januari 2019 10:27

13 Rumah Sakit di Provinsi Ini Belum Terakreditas

PONTIANAK - Sebanyak tiga belas rumah sakit (RS) di Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:16
Satpol PP Pontianak Sita 31 Tabung Gas Bersubsidi

AWAS..!! Selewengkan BBM Premium, Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam 3 Tahun Penjara

PONTIANAK- Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34…

Kamis, 10 Januari 2019 10:13

KENAPA INI..?? Sudah Tersangka, Kepsek SDLB Sintang Belum Ditahan

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, sejak dilakukan pengeledahan oleh Satuan Khusus…

Minggu, 06 Januari 2019 11:20

Gara-Gara Ini, Truk Sembako Nyebur di Sungai Kapuas

SEKADAU- Truk bermuatan sembako nyemplung ke Sungai Kapuas, persisnya di…

Minggu, 30 Desember 2018 11:51

Gara-Gara Ini, Warga Pesisir Kian Khawatir

SAMBAS-SINGKAWANG-  Terjangan banjir rob disertai angin kencang yang menghantam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*