UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20
Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

PENCARIAN. Tim SAR gabungan mencari korban Hamidah yang hilang sejak sepekan lalu. Pencarian pada Sabtu (13/10) ini merupakan pencarian hari ke tujuh--Humas Kantor SAR Pontianak for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Dit Polair Polda Kalbar, BPBD Kota Pontianak, Polsek Siantan dan masyarakat serta pihak keluarga mengakhiri pencarian korban hilang atas nama Hamidah. Perempuan 50 tahun asal Selat Panjang itu dikabarkan hilang sejak bersama suaminya, Tono, 50, Minggu (7/10), di perairan Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.

"Kami belum berhasil menemukan korban atas nama Hamidah hingga hari ke tujuh pencarian ini. Maka kami akan hentikan operasi SAR, hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan merupakan waktu optimal dalam proses operasi SAR," ujar Hery Marantika, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak kepada sejumlah wartawan di Pontianak, Sabtu (13/10).

Meski demikian, pihaknya tidak tinggal diam. Tentu akan ada tahap evaluasi bersama unsur yang terlibat dalam pencarian bersama keluarga korban. Pencarian pun dapat dilakukan atau dibuka kembali jika ada tanda yang menunjukkan keberadaan Hamidah.

Sejak hari pertama pencarian pun, tim SAR gabungan telah melakukan upaya optimal untuk menemukan Tono dan Hamidah. Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR, mencapai tujuh nautical mil (NM) atau sejauh 12 kilometer (KM).

"Korban Tono sendiri berhasil ditemukan pada hari kedua dalam keadaan meninggal. Sedangkan korban Hamidah yang merupakan istri dari korban pertama sampai saat ini belum berhasil ditemukan. Kami akan evaluasi," jelasnya. Setelah menutup pelaksanaan pencarian, Hery mengucapkan terima kasih kepada setiap unsur yang terlibat dalam pencarian selama tujuh hari ini.

"Kepada keluarga korban, mewakili pribadi dan staf, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," ucap dia.

Seperti diketahui, awalnya pasangan suami istri ini pergi mancing di perairan Desa Wajok Hilir, Sabtu (6/10). Setelah sehari berlangsung, pihak keluarga khawatir ketika keduanya tak kunjung pulang. Kekhawatiran bertambah saat perahu yang digunakan keduanya ditemukan tanpa ada satu pun orang di atasnya. (oxa/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:44
Kalbar Jalur Favorit Menuju Malaysia

Kasus TPPO, Kalbar Tertinggi Ketiga se Indonesia

PONTIANAK- Bagi pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Kalbar menjadi salah satu jalur favorit…

Sabtu, 17 November 2018 13:29

GEGER..!! Karena Cinta, Pria Ini Akhirnya Hidup di Pohon Rambutan

PONTIANAK- Warga di Jalan Panca Bakti, Batu Kelurahan Layang, Kecamatan Pontianak Utara dihebohkan dengan…

Sabtu, 17 November 2018 12:55

Dituding Tak Tepat Sasaran, Tunjangan Khusus Guru Jadi Polemik

PONTIANAK- Tunjangan khusus guru masih ada yang tak tepat sasaran. Berhak menerima tunjangan khusus…

Minggu, 11 November 2018 11:42

Sudah Bau Tanah, Masih Saja Jualan Togel

PONTIANAK- Makin tua semakin menjadi. Ini yang terjadi pada Japut. Diusianya yang sudah menginjak 64…

Sabtu, 10 November 2018 13:10

Kuasai Senpi Rakitan Ilegal, Agus Dijebloskan ke Penjara

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, gara-gara menyimpan senjata api rakitan tanpa izin, Agus harus…

Sabtu, 03 November 2018 13:26

Bobol Brangkas, Karyawan Indomaret Dikerangkeng

PONTIANAK- Sebagai karyawan yang baik, harusnya bisa saling menjaga dan memperhatikan keamanan kantor.…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:13

TKD CPNS, Hari Pertama Peserta Dibuat Bingung

PONTIANAK- Sebelum ujian Tes Kompetensi Dasar, satu persatu peserta CPNS di lingkungan Pemerintahan…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:07

Polisi Buru Penyebar Hoaks Penculikan Anak

PONTIANAK- Patroli Cyber Crime kini terus diperkuat oleh pihak kepolisian. Sebab, arus informasi bohong…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:48
Kasus Pembakaran Bendera Tauhid

Sultan Berharap Keadilan Ditegakkan

PONTIANAK- Kasus pembakaran bendera tauhid yang dilakukan beberapa oknum salah satu Ormas Islam di Garut,…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:42

Terhimpit Masalah Ekonomi dan Sering Cekcok dengan Bini, Belly Gantung Diri

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, Belly Saputra, 30, ditemukan tak bernyawa tergantung di rumahnya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .