UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35
Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi
PELETAKAN BATU. Direktur Utama PT Sejahtera Nyata Abadi, H Siswoyo bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan peletakan batu pertama pembangunan perumahan khusus anggota Polri di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Senin (1/10) sore—Ocsya Ade CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki rumah. Pasalnya, ada 1.200 unit rumah yang disiapkan untuk personel-personel ini. Baik personel baru maupun yang sudah lama bertugas.

Diberitakan Rakyat Kalbar, rumah-rumah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) itu terletak di kawasan Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Dibangun oleh pihak pengembang perumahan PT Sejahtera Nyata Abadi.

Dimulainya proses pembangunan rumah yang diperuntukkan bagi anggota Polda Kalbar ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dan Direktur Utama PT Sejahtera Nyata Abadi, H Siswoyo di lokasi perumahan, Senin (1/10) sore.

Kepada sejumlah awak media, Siswoyo mengungkapkan, dimulainya pembangunan tersebut juga diawali dengan penandatanganan kontrak kerja sama atau kesepakatan kerja pembuatan rumah bersubsidi untuk anggota Polda Kalbar.

Rumah yang akan dibangun, dijelaskan Siswoyo, sesuai dengan ketentuan pemerintah yaitu tipe 36. Per unit dibangun di atas lahan seluas 120 meter persegi dengan ukuran lebar 8 panjang 15 meter.

“Rumah yang dibangun ini merupakan rumah tunggal dengan spesifikasi teknis yang sudah memenuhi persyaratan dari Kementerian PUPR dan diperuntukan bagi anggota Polda Kalbar,” ujarnya.

Ia menargetkan, pembangunan 1.200 unit rumah di atas lahan seluas 20 hektar itu selesai dalam kurung waktu dua tahun. Perumahan yang baru diresmikan ini diberi nama Star Bhayangkara Residen atau disingkat (SBR). Nantinya bisa dimiliki oleh anggota kepolisian dengan kemudahan melalui KPR di perbankan. Dalam hal ini, pihak pengembang juga bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk urusan pembiayaan.

Persyaratan untuk bisa memiliki rumah yang dibanderol dengan harga Rp 142 juta ini juga cukup mudah. Untuk uang muka dibiayai dari PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) sebesar Rp 20 juta, ditambah bantuan uang muka (BUM) dari pemerintah sebesar Rp 4 juta.

Dengan adanya pengurangan harga pokok sebesar Rp 24 juta dari bantuan tersebut, sambung Siswoyo, maka harga rumah yang bisa dimiliki anggota Polri melalui KPR hanya sebesar Rp 118 juta.

"Kemudahan yang diberikan karena ini melalui KPR Perbankan, syaratnya adalah tentunya dengan yang sudah ditentukan oleh pihak Bank," ujar Siswoyo.

Syarat paling mudah adalah, anggota cukup menyiapkan fotokopi KTA, KTP, KK, yang akan diserahkan ke pihak bank untuk dilakukan BI Cheking. “Apabila BI Cheking bagus, maka bisa mendapatkan KPR," jelasnya.

Untuk tahap awal, pihak pengembang akan membangun sebanyak 500 unit di atas lahan yang sudah siap untuk dibangun di Desa Kapur tersebut. Meski diprioritaskan untuk anggota Polri, rumah tersebut juga bisa dimiliki oleh masyarakat umum melalui KPR. "Umum juga boleh. Tapi prioritasnya untuk anggota Polri. Bunga flat sebesar 5 persen sampai lunas, tidak akan berubah-ubah. Masa kredit juga bisa hingga 20 tahun tergantung usia dan angsuran juga sangat murah sekali," sebutnya.

Berdiri sejak tahun 2008, PT Sejahtera Nyata Abadi sudah membangun di 30 lokasi perumahan dengan jumlah unit mencapai angka 8.000 rumah yang berada di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Sebelum membangun perumahan khusus anggota Polri, perusahaan ini juga telah bekerja sama dengan pihak TNI AD dalam membangun rumah subsidi untuk prajurit.  Sementara itu, Pemimpin Kantor BRI Cabang Pontianak Gajah Mada Pontianak, Yudhistira Riza Riansyah mengatakan bahwa kerja sama dengan pengembangan merupakan salah satu program yang dikhususkan untuk ASN maupun Polri-TNI. "Jadi kami memberikan produk KPR khusus bagi anggota Polri dan TNI," ujar Yudhistira.

Yudhistira menambahkan, dengan adanya program tersebut, tentu saja kesempatan yang baik sekali bagi anggota Polri untuk memiliki rumah, khususnya rumah pertama. "Karena kita menawarkan produk bunga sangat menarik, yaitu KPR bersubsidi dengan bunga 5 persen sampai kredit selesai," katanya.

Di tempat yang sama, Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono menyambut baik adanya program dan kemudahan kepemilikan rumah yang ditujukan untuk anggotanya tersebut. Sebab, menurut Didi, masih banyak anggota kepolisian yang belum memiliki rumah sendiri.

"Tentu saja, dengan adanya sinergi ini, diharapkan bisa memberikan kesejahteraan untuk anggota Polri supaya bisa memiliki rumah," ungkap Didi. Meski demikian, Didi berharap pihak pengembang juga menyediakan fasilitas pendukung lainnya seperti taman bermain untuk anak, jogging track, serta fasilitas penunjang lainnya yang dibutuhkan. Dia memastikan, setiap komplek perumahan anggota Polri bakal menjadi pemukiman ramai dan padat. Maka, ia juga berharap ada suatu kerja sama untuk menyediakan perumahan bagi Polwan nantinya.

“Bila perlu, setiap anggota yang mau memiliki rumah, langsung dipotong gajinya per bulan. Jadi, tidak ada lagi anggota yang tidak memiliki rumah,” pungkasnya. (oxa)


BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*