UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 27 September 2018 12:04
Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PROKAL.CO, PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak sama pada saat Pilkada serentak kemarin, dimana Kalbar masuk dalam kategori rawan.

 “Sudah dilaunching dan Kalbar penilaiannya 47,31 persen. Dari presentasi itu Kalbar masuk dalam kategori rawan sedang terhadap konflik Pemilu,” kata Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah, kemarin.

Diberitakan Rakyat Kalbar, sedangkan provinsi yang masuk kategori tinggi IKP yakni Papua Barat. Hasil penilaiannya 52,8 persen. Provinsi lain yang masuk kategori rawan tinggi, DI Yogyakarta dengan penilaian 52,11 persen. Diikuti Sumatera Barat sebesar 51,21 persen.

Ruhermansyah menyatakan penilaian berdasarkan IKP itu menjadia acuan bagi Bawaslu untuk melakukan pengawasan. Hasil penilaian itu juga disampaikan kepada TNI/Polri. Sebagai pihak yang ikut serta mensukseskan Pemilu dari sisi pengamanan.

Dimensi yang dinilai dalam IKP adalah kontestasi dan partisipasi. Pada dimensi kontestasi merupakan hak politik, representasi minoritas, dan proses pencalonan. Lalu dimensi partisipasi kandidat publik dan partisipasi dari partai-partai politik.

Dari dimensi itu, di Kalbar diketahui hanya Sanggau sebagai kabupten yang masuk kategori rawan tinggi. Sedangkan kabupatan/kota lain kategori sedang. “Yang tinggi itu hanya Sanggau,” tutup Ruhermansyah.

Sementara Ketua KPU Kalbar Ramdan mengingatkan agar peserta Pemilu mematuhi aturan kampanye yang sudah dibuat. Dalam tahapan kampanye nanti, dia meminta penyelenggara Pemilu memahami dengan baik aturan dan waktu pelaksanaan kampanye. Dengan demikian ada persamaan persepsi guna mencegah terjadinya pelanggaran.

 “Sebagai penyelenggara Pemilu, KPU harus menjaga netralitas dan itu penting. Laksanakan semua tugas sesuai dengan ketentuan,” pesan Ramdan. (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 12:13

Siaga Dimana-mana, Tapi Sintang Aman dan Kondusif

SINTANG - Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi menanggapi terkait penetapan siaga…

Kamis, 23 Mei 2019 12:12

Demo Ricuh di Pontianak, Jaga Kalbar Tetap Aman

PONTINAKA- Demo di Kalbar Rabu (22/5) kemarin sempat terjadi kericuhan.…

Kamis, 23 Mei 2019 12:10

Pemilu 2019 Dianggap Paling Buruk

 PONTIANAK-. Orasi disampikan para orator dari Tugu Digulis Untan hingga…

Rabu, 22 Mei 2019 01:33

YA AMPUN..!! Ternyata Uang Jasa Tenaga Medis di RS Ini Belum Dibayarkan

SAMBAS- Uang jasa tenaga medis belum dibayar oleh manajemen  Rumah…

Senin, 20 Mei 2019 22:10

NAH KENAPA INI..?? 10 Pejabat Pemprov Kalbar Mundur

 PONTIANAK- Pembenahan sumber daya manusia (SDM) dilakukan Gubernur Kalbar, Sutarmidji…

Minggu, 19 Mei 2019 22:55

TNI Beraksi, Ikan Beku, Sosis dan Telur pun Disita

SANGGAU - Sedikitnya 180 kilogram daging ikan tuna beku yang…

Minggu, 19 Mei 2019 22:48

Ke Mabes TNI AU, Bupati Ingin Bandara Ini Jadi Bandara Perintis

SAMBAS- Pemkab Sambas menginginkan agar pengelolaan Bandara Liku Paloh ke depannya…

Minggu, 19 Mei 2019 22:43

Berharap Presiden Restui Provinsi Kapuas Raya

SANGGAU- Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengaku Pemprov sudah…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:34
Prostitusi Online di Sintang Terbongkar

Mucikari Pernah dapat Orderan Pejabat, Short Time Rp1 Juta Hingga Rp3 Juta

SINTANG-  Praktik prostitusi online kembali terbongkar di Kabupaten Sintang. Kali…

Jumat, 17 Mei 2019 01:06

Malam Takbiran Bakal Menggelegar, Ada 259 Meriam Karbit Disiapkan

 PONTIANAK Sebanyak 259 meriam karbit siap menyemarakkan Festival Meriam Karbit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*