UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 21 September 2018 10:38
SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa
PEMBATAS ILEGAL. Dishub Kota Pontianak melakukan penertiban rantai penghalang yang dibuat pemilik ruko di atas fasum, Kamis (20/9). Humas Pemkot for RK.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal, balok, rantai dan sejenisnya. Pembatas di atas fasum tersebut tidak dibenarkan. Sehingga Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak menertibkan pembatas ilegal tersebut, Kamis (20/9). Penertiban dilakukan di sepanjang Jalan Patimura, Gajah Mada dan kawasan perdagangan lainnya.   “Yang namanya fasum itu untuk kepentingan orang ramai, bukan milik pribadi,” tegas Kepala Dishub Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi.

Pihaknya tidak akan mentolerir ruko yang memasang portal atau pembatas di atas fasum. Walaupun pemilik ruko beralasan memasangnya demi keamanan. “Alasannya orang lain tidak boleh parkir di depan rukonya padahal itu area fasum,” ucapnya.

Pemilik ruko yang masih tetap membandel, pembatas dipasang akan diangkut petugas Dishub Kota Pontianak. “Kalau mereka mau gembok, silahkan gembok di depan teras pintunya saja, jangan di fasum,” lugasnya.

Kepada pemilik ruko, Utin mengimbau untuk memahami aturan tersebut. Bagi pemilik ruko yang rantai atau portal pembatasnya diamankan, bisa mengambilnya di kantor Dishub Kota Pontianak. Tapi dengan catatan tidak boleh dipasang kembali. Perjanjian tersebut dinyatakan dengan menandatangani surat pernyataan.

Apabila pemilik ruko masih mengulang perbuatannya, pihaknya akan mengajukan ke pengadilan untuk disanksi tindak pidana ringan (tipiring). “Sesuai Perda Ketertiban Umum Nomor 3 Tahun 2004 dan Perda Nomor 1 Tahun 2010,” tegas Utin.

Terpisah, Plt. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, banyak pemilik memasang penghalang di depan rukonya. Tujuannya melarang masyarakat untuk parkir di area tersebut. Padahal itu bukan milik pribadi. melainkan lahan Pemkot yang menjadi kepentingan umum.

“Apalagi membangun dengan menempatkan penghalang seperti rantai, papan, maupun tali. Karena itu membuat kota menjadi kumuh,” terangnya. Dia juga melihat ada yang menjemur kopi di atas trotoar dan menempatkan drum di jalan. “Seolah-olah pemiliknya mau enaknya sendiri. Seperti milik pribadi, orang tidak boleh lewat, padahal itu jalan,” tegasnya.

Fasum bukan milik pribadi. Maka ditegaskannya, di sepanjang Jalan Gajah Mada maupun kawasan lainnya tidak memasang penghalang. Baik tali, rantai dan sejenisnya. Lantaran mengganggu kepentingan masyarakat dan merusak keindahan Kota Pontianak.

“Enak tidak kita memandang kalau di ruko ada tali melintang, seolah-olah yang boleh lewat dan parkir hanya pemilik bangunan. Saya tidak mau itu,” tuturnya. Sebelumnya, Pemkot Pontianak juga menertibkan kanopi ruko yang melebihi ketentuan di Jalan Gajah Mada. Lantaran pemilik ruko membuat kanopi tidak memperhatikan garis sempadan bangunan (GSB).

“Itu saya yang perintahkan. Ruang milik jalan atau daerah pengawasan jalan menjadi wewenang Pemkot untuk mengaturnya,” ungkapnya. Edi seperti kesal terhadap pemilik ruko yang menganggap GSB tidak penting. Sehingga menambah kanopi, padahal tak sesuai IMB yang dikeluarkan Pemkot. “Saya harapkan pemilik bangunan baik itu pribadi, usaha dan apapun dilarang menambah bangunan tanpa seizin Pemkot,” tegas Edi. (Maulidi Murni, Gusnadi/rk)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 10:38

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Antisipasi Kejahatan Jalanan

PONTIANAK- Jelang Natal dan tahun baru, Kapolresta meminta anggotanya agar…

Senin, 10 Desember 2018 10:36

HATI-HATI..!! Ada Ratusan Jenis Kosmetik Ilegal Beredar di Pontianak

PONTIANAK- Sebanyak 148 jenis produk kosmetik tanpa izin edar diamankan…

Senin, 10 Desember 2018 06:00
Pelantikan Pengurus DPP dan Deklarasi Pemilu Damai

TEGAS..!! Sikap Politik Pemuda Dayak Independen

PONTIANAK- Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Dayak Kalbar periode…

Jumat, 07 Desember 2018 08:27

Terkendala Hal Ini, Penertiban APK Belum Maksimal

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, satu persatu Alat Peraga Kampanye (APK)…

Kamis, 06 Desember 2018 11:02

Penjual Arak Dibekuk, Cuma Dibina

PONTIANAK- HRS, hanya bisa pasrah saat kediamannya di geledah oleh…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:57

MUSIBAH..!! Gudang Barang Bekas di Pal 5 Hangus

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, gudang penampungan barang bekas di Jalan…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:55

Pomdam Bekuk Prajurit Pemberontak

PONTIANAK-  Seorang oknum prajurit yang bergabung dengan pemberontak, diamankan Polisi…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:52

Tiga Hari Dicari, Rudi Ditemukan di Sungai Kapuas, Begini Kondisinya…

PONTIANAK- Rudi, warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kubu…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:50

ASTAGA..!! Tunjangan Khusus Guru Tidak Sesuai Kenyataan

PONTIANAK-  Tunjangan khusus guru terus menjadi polemik. Pasalnya, ada guru…

Jumat, 30 November 2018 10:57

BIKIN JERI..!! Puting Beliung Disertai Hujan Deras di Gang Rawasari

PONTIANAK-  Rabu (28/11) siang menjadi peristiwa menegangkan bagi Jumarti, 33.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .