UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Jumat, 21 September 2018 10:32
Residivis Pencurian Rumah Kosong Beraksi, Dorrr…Bolong Kakinya Ditembak Polisi
PINCANG. Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota menuntun HR keluar dari ruang tahanan Mapolsek Pontianak Kota, Kamis, (20/9) siang--Andi Ridwansyah

PROKAL.CO, PONTIANAK- Seakan tak ada kata jera bagi HR. Warga yang tinggal di kawasan Jalan Petani, Kecamatan Pontianak Kota ini kembali harus mendekam di tahanan Mapolsek Pontianak Kota. Pria 24 tahun itu diamankan lantaran menjadi otak pelaku pencurian di sebuah ruko bekas rumah makan Bon Delice & Ayam Keraton, pada Senin (17/9) lalu. Residivis pencurian spesialis rumah kosong ini tak hanya diamakan petugas. Dia juga terpaksa dibuat pincang setelah polisi memberikan tembakan pada betis kanannya.

Rakyat Kalbar memberitakan, anggota Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota terpaksa menembaknya karena geram ketika HR berusaha kabur dan melawan saat akan diamankan. Ditemui di Mapolsek Pontianak Kota, HR tampak pincang ketika dibawa dari sel tahanan ke ruang pemeriksaan. Saat diwawancarai awak media, dia mengakui semua perbuatannya. "Ia Bang. Saya dan tiga kawan saya yang sudah bobol ruko di Jalan M Yamin," katanya, Kamis (20/9) siang.

Dia mengaku baru dua kali melakukan aksi pencurian di seputar wilayah hukum Polsek Pontianak  Kota. Pemuda yang keseharian bekerja sebagai sopir pikap ini juga mengaku aksi pencurian yang dilakukan demi uang untuk membeli sabu. "Saya nyabu Bang. Sudah lama," kata dia.

Dalam melancarkan aksinya, HR terlebih dahulu berkeliling memantau situasi di sekitar lokasi targer. "Saya pastikan aman. Sehingga saya dan dua teman saya masuk dengan cara merusak pintu ruko. Setelah itu saya membawa pergi barang-barang dengan menggunakan motor," ungkapnya.

Barang-barang curian itu kemudian dijadikan uang dengan cara dijual lewat bantuan kedua rekannya IS dan RH. "Saya minta bantuan mereka menjual TV dan jam tangan," jelasnya. Total uang yang didapat dari penjualan barang curian itu sebesar Rp1,25 juta. "Saya menyesal Bang," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam menuturkan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang masuk ke Mapolsek Pontianak Kota terkait adanya pencurian di ruko kosong miliknya. "Dia (korban) mengaku telah kehilangan sejumlah TV LED, kamera DSLR serta beberapa jam tangan mewah," ujarnya. Berangkat dari laporan tersebut, Abdullah menerjunkan anak buahnya untuk melakukan serangkaian penyelidikan dan pengintaian selama empat hari huna mengungkap pelaku kejahatan.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya anggota Unit Reskrim berhasil mengamankan HR. "Pelaku diamankan dua hari setelah laporan korban atau pada Senin lalu," tutur Abdullah.

Namun Ketika hendak diamankan, kisah Abdullah, HR mencoba melawan dan tidak mengindahkan petugas. "Karena tidak mengindahkan petugas di lapangan, sehingga dilakukan penembakan kepada HS. Jelas bahwa dalam aturan pelaku kejahatan yang membahayakan petugas, membahayakan masyarakat bisa kita lumpuhkan," katanya.

Saat ini, HR masih ditahan di Mapolsek. Sejumlah jam tangan dan kamera DSLR hasil curian turut disita sebagai barang bukti. Sedangkan tiga teman HR yang ikut dalam pencurian itu masih buron.

Sementara hasil pengembangan, dua pelaku pertolongan jahat yakni IS, 25, dan RH, 24, juga berhasil dibekuk. "Kedua rekan HR ini berperan membantu menjualkan barang hasil curian. Dari tangan keduanya, kita berhasil menemukan barang curian lainnya yakni empat TV LED yang  ternyata diperoleh dari HR," papar Abdullah. (Andi Ridwansyah/rk)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .