UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Selasa, 18 September 2018 10:33
KEJI..!! Dihabisi Mantan Suami, Korban Ditikam Saat Membuka Mukena
POLICE LINE. Rumah korban yang mejadi tempat kejadian perkara dilintangi garis polisi--Suhendra for RK

PROKAL.CO, SINGKAWANG- Nyawa Serry Juniarsih berakhir di tangan mantan suaminya, SR. Ibu dua anak ini tak dapat diselamatkan setelah ditikam pria 40 tersebut, di kediamannya di Jalan Rawasari, Gang Margasari, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Sabtu (15/9) sekitar pukul 21.30 Wib.

Informasi yang dihimpun di lapangan, sebelumnya perempuan yang juga berusia 40 tahun itu bersama dua anaknya, LS, 12 dan IN, 9, dalam kamar tidur. Tiba-tiba SR datang dan mendobrak pintu kamar. Saat korban akan mengambil baju di dalam lemari, SR langsung menikamnya dari arah belakang. "Pelaku menikam dengan badik,” ujar Kapolres Singkawang, AKBP Raymond Marcelino Masengi kepada sejumlah wartawan, Minggu (16/9).

Akibat tikaman itu, lanjut Raymond menjelaskan, korban langsung tersungkur. Saat korban tak berdaya dengan posisi telungkup, SR kembali menikam korban. Pada bagian punggung belakang. "Setelah itu pelaku langsung melarikan diri," ujar Raymond.

Ia menyebutkan, fakta-fakta tersebut didapat setelah pihaknya mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sesaat mendapat informasi penikaman ini. Di lokasi, kepolisian juga mengumpulkan keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti. "Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Vincentius untuk dilakukan visum. Saat ini kita masih melakukan pencarian terhadap pelaku," tegasnya.

Sementara itu, Jafar, 58, ayah korban mengaku syok dan terkejut atas apa yang dialami anak keempatnya dari lima bersaudara ini. "Kejadian itu saat saya lagi jaga malam. Awalnya dikira dia dua beradik (anak-anak korban) berkelahi. Tak tahunya ada suara minta tolong,” jelasnya. Jafar melanjutkan, saat Idul Fitri lalu, korban memang sudah bercerai dengan SR. Setelah berpisah, SR tinggal bersama bapak angkatnya. Tidak dari kediaman korban. Berjarak hanya tiga rumah saja.

"Saya mendapat cerita dari cucu, bahwa dia (pelaku) langsung menikam saat korban membuka mukena,” ujarnya.

Dia juga menduga bahwa pelaku yang bekerja di Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ini, sudah merencanakan aksi sadisnya. “Saya tidak tahu masalahnya apa. Tapi perangai pelaku memang kasar. Dia suka bertengkar dengan istrinya dan suka memukul istrinya, saat masih bersama dulu,” papar Jafar.

Ia meminta agar pelaku menyerahkan diri ke pihak kepolisian. “Kita adalah negara hukum. Saya serahkan ini ke pihak kepolisian, supaya dia segera diadili. Mudah-mudahan jangan tertangkap massa, sebaiknya menyerahkan diri,” katanya. (Suhendra Yusri/rk)

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .