UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 11 September 2018 09:51
Kick Off Meeting dan Ekspose Program ICCTF
YUK..!! Lindungi 20 Juta Hektare Lahan Gambut Indonesia
MEETING DAN EKSPOSE. Sutarmidji dan Bambang Brodjonegoro dalam acara Kick Off Meeting dan Ekspose Program ICCTF di Kota Pontianak, Jumat (7/9). Rizka Nanda-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kementerian PPN/Bappenas melalui satuan kerja (satker) Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) menginisiasi program memperkuat Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagaI pusat belajar mitigasi perubahan iklim di Kalbar melalui perlindungan dan pengelolaan gambut berbasis masyarakat.

Dalam menjalankan program tersebut, Kementrian PPN/Bappenas menggandeng Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak guna mendukung pencapaian target penurunan emisi pada tingkat implementasi di lapangan.

"Sebelumnya, Kementerian PPN/Bappenas pada tahun 2009 membentuk ICCTF sebagai alternatif mekanisme pembiayaan untuk perubahan iklim," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam acara Kick Off Meeting dan Ekspose Program ICCTF di Kota Pontianak, Jumat (7/9).

Menurut Bambang, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki lahan gambut terbesar di dunia. Di samping Republik Kongo, Republik Demokratik Kongo, dan Peru. 20 juta hektare lahan gambut di Indonesia harus dilindungi dan dikelola secara terintegrasi serta berkelanjutan. Agar terhindar dari deforestasi dan degradasi lahan gambut yang disebabkan oleh dekomposisi, pengeringan, maupun kebakaran lahan.

"Tercatat tahun 2015 lalu, terjadi kebakaran lahan yang cukup parah dengan 115.000 titik api di seluruh Indonesia. Daerah yang terkena dampak paling besar adalah Sumatera dan Kalimantan dengan total emisi karbon yang dilepaskan sebanyak 1,74 Gigaton C02 ekuivalen," tuturnya.

Bambang menjelaskan, ICCTF dibentuk untuk memobilisasi semua bentuk dukungan pendanaan baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Sehingga dukungan pendanaan tersebut da pat terkoordinasi, efektif, dan berkelanjutan.

"Didukung USAID dan UK Climate Change Unit (UKCCU), ICCTF juga bekerjasama dengan akademisi setempat seperti di UNTAN untuk mendukung upaya pengdolaan lahan gambut terintegrasi dan berkelanjutan di Kalimantan," katanya.

Untuk menjaga kesinambungannya, ICCTF juga melibatkan LSM sekaligus memberdayakan masyarakat setempat. Sebagai contoh dalam pencegahan kebakaran lahan, dilakukan pelatihan pengolahan Iahan tanpa bakar. Kemudian pembangunan menara pemantau api secara swadaya, dan pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA).

"Dalam konteks mitigasi dan pengelolaan Iahan gambut di Kalimantan, ICCTF menjalankan restorasi gambut dengan prinsip 3R. Rewetting, yaitu pembasahan kembali area gambut melalui pembangunan sekat kanal dan konstruksi sumur bor," katanya.

Hingga saat ini telah terbangun 180 sekat kanal, 24 embung, dan 640 sumur bor. Tercatat 43 desa telah menggunakan prosedur ini.  "Kita juga melakukan Revegetasi, yaitu penanaman kembali vegetasi Multi Purpose Tree Species (MPTS) yang ramah gambut, seperti jelutung, karet, petai, dan kopi, dengan luas kawasan mencapai 1.291 hektar," tuturnya.

Revitalisasl mata pencaharian masyarakat melalui kegiatan agroforestry, termasuk pengembangan kolam bio-floc untuk budidaya perikanan, pengolahan air gambut menjadi air minum, pengolahan hasil hutan bukan kayu, dan kawasan ekowisata. ICCTF tidak semata berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon, melainkan secara terintegrasi menyasar pada aspek penting lainnya dari kehidupan masyarakat.

"Berbagai kegiatan ICCT F dapat menjadi pilot project pembangunan rendah karbon yang menjaga keseimbangan pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat," kata Bambang. Ditempat sama, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan, melalui kick off ini diharapkan pemangku kepentingan berkomitmen mensukseskan implementasi dan pengembangan program secara berkelanjutan.

"Pemprov Kalbar menyambut baik inisiasi program yang diusung Untan melalui pendanaan ICCTF ini. Seluruh dinas terkait diharapkan mendukung penuh program ini," kata pria yang karib disapa Midji ini. (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Ingin HUT Kota Pontianak Mendunia

PONTIANAK- HUT Kota Pontianak bisa menjadi jualan menarik. Ke mana-mana. Nusantara, hingga dunia. Dalam…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:51

Pejabat BUMD Terlibat Politik Praktis, Harus Diberi Sanksi Tegas

PONTIANAK- Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Badan Umum Milik Daerah (BUMD) yang terlibat politik…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…

Jumat, 21 September 2018 10:06
Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Kayong Utara

Warga Datang Berbondong-Bondong, Komitmen Buka Akses Jalan menuju Pontianak

PONTIANAK- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kayong Utara paling rendah di Kalbar. Padahal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .