UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 08 September 2018 10:41
MENGGILA..!! Kantor Polsek Diserang Babi, Tiang Bangunan Digali, Halaman Rusak
BABI BERKELIARAN. Anggota Polsek Sebangki menunjuk babi yang berkeliaran di lingkungan Polsek, Kamis (6/9). Antonius-Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, SEBANGKI- Masyarakat di Dusun Setaik, Desa Sebangki, Kabupaten Landak, diminta mengandangkan hewan peliharaannya. Salah satunya, babi. Yang selama ini dilepas bebas hingga mengganggu dan merusak pekarangan orang lain.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kapolsek Sebangki, Ipda Hertomo Endryadi, mengungkapkan di wilayah tugasnya, hewan peliharaan masih dilepas. Bebas berkeliaran. "Setiap hari, di lokasi depan kantor Polsek sendiri banyak babi yang berkeliaran, halaman kantor jadi rusak, bahkan tiang bangunan kantor juga banyak yang digali oleh babi tersebut," ungkap Hertomo, Kamis (6/9).

Sebenarnya, di Kabupaten Landak, sudah banyak desa yang membuat kesepakatan bersama. Agar semua hewan peliharaan dibuatkan kandangnya.

Jika ada yang melanggar, maka hewan peliharaan akan dieksekusi oleh tim di desa tersebut. Beberapa bulan lalu, di Kuala Behe, di beberapa desa sudah dilakukan eksekusi mati terhadap hewan peliharaan yang tak dikandangkan.

Menurut Hertomo kemarin, hampir setiap saat puluhan ekor babi berkeliaran di halaman kantor Polsek. Anggotanya sibuk mengusir babi saja.

"Masalah hewan peliharaan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk membuat kandang. Jangan dilepas bebas, lalu merusak lingkungan," pintanya. Dia berencana, dalam waktu dekat, akan memanggil Kades dan pemilik hewan tersebut. Supaya warga punya kesempatan untuk membuat kandang dan mengandangkan hewannya. Sebelum dilakukan penertiban.

"Karena hewan peliharaan yang lepas itu juga bisa membahayakan orang lain, seperti di jalan raya, kendaraan bermotor bisa menabraknya, bisa terjadi kecelakaan, itu harus kita hindari," pungkas Hertomo.

Seorang warga Dusun Setaik, Irusdiyanto, mengakui pernah diadakan rapat bersama masyarakat yang memiliki hewan peliharaan. Sudah ada kesepakatan bersama untuk mengandangkan hewan tersebut. "Namun dulu hanya dilakukan selama satu minggu saja, setelah itu kembali seperti sekarang ini," ungkapnya.

Dia berharap ada kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. "Untuk itu semua hewan peliharaan, seperti babi, sapi, kambing harus dikandangkan, jangan dilepas bebas sehingga merusak lingkungan, dan mengganggu kesehatan masyarakat sendiri," tutupnya. (ius/rk)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Ingin HUT Kota Pontianak Mendunia

PONTIANAK- HUT Kota Pontianak bisa menjadi jualan menarik. Ke mana-mana. Nusantara, hingga dunia. Dalam…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:51

Pejabat BUMD Terlibat Politik Praktis, Harus Diberi Sanksi Tegas

PONTIANAK- Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Badan Umum Milik Daerah (BUMD) yang terlibat politik…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…

Jumat, 21 September 2018 10:06
Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Kayong Utara

Warga Datang Berbondong-Bondong, Komitmen Buka Akses Jalan menuju Pontianak

PONTIANAK- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kayong Utara paling rendah di Kalbar. Padahal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .