UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 03 September 2018 11:17
Postingan Menyinggung Perasaan Umat, Pemilik Akun Andy Mustafa Putra Dibekuk
DITANGKAP. AM ditangkap tim gabungan di Sintang, Rabu (29/8). Polisi for RK

PROKAL.CO, SEKADAU- Rakyat Kalbar memberitakan, kepolisian bergerak cepat menangkap pemilik akun facebook (FB) Andy Mustafa Putra. Pemuda 21 tahun pemilik akun itu berinisial AM. Warga Desa Sungai Ayak, Kabupaten Sekadau itu ditangkap atas laporan ujaran kebencian yang dibuat di laman FB-nya.

 “Terduga pelaku ditangkap di Sintang,” ujar AKBP Anggon Salazar Tarmizi SIK, Kapolres Sekadau kepada Rakyat Kalbar, Rabu (29/8) malam. Penangkapan ini dilakukan beberapa jam usai laporan yang dibuat sejumlah organisasi kepemudaan di Sekadau di Polres Sekadau. Rupanya, laporan juga sudah disampaikan ke Ditreskrimsus Polda Kalbar.

“Tadi kita dapat arahan dari Polda. Kita telusuri dan kita berhasil mengendus keberadaan pelaku di Sintang. Pelaku berhasil ditangkap di Sintang setelah anggota dari Polres Sekadau, Polsek Belitang Hilir dan juga Polres Sintang berkoordinasi,” jelasnya.

Awalnya, kata Anggon, anggotanya sempat berpapasan dengan terduga pelaku. Namun setelah dikejar, pelaku menghilang. “Kita koordinasi dengan Polres Sintang dan akhirnya terduga pelaku berhasil ditangkap di salah satu cafe di Sintang,” cerita Anggon.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sekadau. Dia akan menjalani pemeriksaan lanjutan. “Pelaku akan dibawa ke Pontianak menunggu tim dari Polda yang menjemput,” sambung Anggon.

Dari tangan terduga pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti handphone android yang diduga sebagai alat untuk melakukan ujaran kebencian. Selain itu, juga diamankan sepeda motor yang digunakan pelaku. Sama persis yang pernah diunggahnya di-FB. Terduga pelaku, kata Anggon, ternyata bukan baru kali ini berurusan dengan hukum. Tiga tahun lalu, dia pernah terjerat kasus penembakan. Parahnya, yang menjadi korban penembakan adalah bibinya sendiri, Lemot. Penembakan dilakukan saat lemot tengah menoreh di kebun karetnya. Penembakan dilakukan pelaku dengan menggunakan senjata angin.

Tembakan pertama mengenai dada korban. Lemot pun langsung terkejut dan menyatakan ke pelaku bahwa dirinya adalah bibinya. Tapi bukannya berhenti, AM malah makin beringas. Ia kembali menembak bibinya. Bahkan sampai memukul kepala bibinya tersebut dengan gagang senapan angin di bagian kepala.

Dalam posisi sempoyongan, korban kabur. Namun AM kembali mengejar dan menembak korban. Total ada lima peluru senapan angin yang bersarang di dada dan pundak korban. Waktu itu, AM juga sempat ditangkap. Sebelumnya, puluhan anggota Organisasi Pemuda Katolik dan Pemuda Kristen Kabupaten Sekadau melaporkan pemilik akun FB Andy Mustafa Putra ke Mapolres Sekadau, Rabu (29/8) siang.

 “Laporan ini kita buat sebagai reaksi atas postingan yang ditulis oleh pemilik akun tersebut,” ujar Dunstaniko ST, Ketua Pemuda Katolik Sekadau. Ia menerangkan, postingan yang dibuat AM itu karena telah menyinggung perasaan umat Katolik dan Kristen. Dimana AM menyertakan kalimat tak pantas saat dia membagikan postingan akun lain yang mengulas tentang pemuka berpindah agama. “Selain di Sekadau, laporan serupa juga dibuat di daerah lainnya,” ujar pria yang akrab disapa Dusun itu.

Saat melapor, para pelapor turut membawa bukti pendukung berupa screenshot postingan akun facebook tersebut. Belum diketahui secara pasti kapan tulisan berbau SARA itu dibuat dan keaslian akun itu atau digunakan oleh pihak lain.

Anastasius Aspul, pelapor lainnya juga berharap agar pihak berwajib segera menindaklanjuti laporan tersebut. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Masalah benar atau tidaknya postingan itu, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib," kata Aspul.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Muhammad Ginting usai menerima laporan mengatakan, laporan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh pihaknya. Bahkan karena yang melapor tidak hanya di Sekadau, maka masalah itu sudah diserahkan ke Polda Kalbar. "Laporan atas postingan akun facebook tersebut juga sudah masuk ke Subdit  II Ditreskrimsus Polda Kalbar," beber Ginting.

Kasus yang mirip juga pernah terjadi belum lama ini. Namun, terjadi di Asahan, Sumatera Utara. Beredar video oknum kepolisian berinisial SP yang diduga menghina Nabi di facebook. Video tersebut diunggah dan viral sejak Selasa (21/8).

Buntut dari video tersebut, ratusan umat Muslim menggeruduk Mapolres Asahan. Mereka mendesak polisi mengusut dan menangkap SP. SP kemudian ditangkap Kamis (23/8) malam. Postingan berbau SARA itu sudah dihapus. Dia kemudian memposting permintaan maaf. SP kini sudah ditahan di Polres Asahan. Dia juga akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motivasinya menuliskan kalimat penghinaan dan tidak senonoh itu. (Abdu Syukri/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 12:31

TABRAKAN MAUT..!! Mobil vs Truk Tangki, Anggota DPRD Sambas Tewas

MEMPAWAH- Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 8.600 jalan Raya…

Rabu, 13 Februari 2019 12:48

Sejak Usia 15 Tahun Jadi Tatung, Cong Bui Khiong Pilihan Dewa

SINGKAWANG- Perayaan Capgome di Kota Singkawang sangat ditunggu-tunggu warga. Tak…

Sabtu, 09 Februari 2019 12:30

Demi Cinta, Gadis Malaysia Ini Rela Berakhir di Kantor Polisi

Kisah cinta beda negara yang dijalani Tricia Beatric alias Sia…

Sabtu, 02 Februari 2019 11:36

Tingkatkan Kemampuan, Prajurit TNI AU Latihan Terjun

SUNGAI RAYA- Prajurit TNI AU melaksanakan latihan penerjunan statik dan…

Sabtu, 02 Februari 2019 10:50

Sepanjang Januari, Polres Singkawang Bekuk 20 Penjahat

SINGKAWANG=  Sepanjang Januari 2019 ini, Polres Singkawang berhasil mengamankan 20…

Sabtu, 02 Februari 2019 10:49

Kado Januari, Polres Melawi Ungkap Kasus PETI dan Illegal Logging

MELAWI- Upaya dalam penegakan hukum terus digalakkan Polres Melawi. Di…

Kamis, 31 Januari 2019 12:23
Penyerahkan Jenazah Bocah Korban Kebakaran

Kondisi Tidak Utuh, Yang Tersisa Hanyalah Ini...

PUTUSSIBAU- Setelah dilakukan evakuasi dan identifikasi, jasad Jeripen, korban kebakaran…

Kamis, 31 Januari 2019 12:09

WALAH..!! Tiga Guru ASN di Pedalaman Sintang Makan Gaji Buta

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, beberapa oknum guru berstatus Aparatur Sipil…

Rabu, 30 Januari 2019 12:18
Kebakaran Hebat di Pasar Merdeka Putussibau

Ditinggal Ibunya Dalam Kamar Penginapan, Bocah Lima Tahun Tewas Terbakar

PUTUSSIBAU- Seorang bocah berusia lima tahun meninggal dunia dalam musibah…

Kamis, 27 Desember 2018 13:11

Puting Beliung Ngamuk, Atap Rumah Sumati Terbang

KUBU RAYA- Satu rumah di RT 10, Desa Arang Limbung,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*