UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 23 Agustus 2018 12:25
Hujan Abu Ibarat Salju, Kapan Penetapan Status Bencana Kabut Asap?
PESAN BUAT JOKOWI. Kabut asap semakin tebal, warga Kota Pontianak sindir pemerintah yang tak bisa mengendalikan karhutla, kemarin. Warganet for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar kian pekat. Khususnya Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Bukankah seharusnya Pemprov Kalbar menetapkan status bencana kabut asap?

Karhutla terjadi setiap hari. Debu bercampur abu hampir rata di setiap teras rumah. Kondisi ini membuat warga gerah. Melalui media sosial, ramai-ramai mengutuk. Ada juga menjadikannnya candaan.  Untuk menghibur diri, salah seorang netizen menganggap kabut asap sebagai hujan salju. Sarkasme buat pemerintah. "Pontianak hujan salju pak," tulis Sholihin pada status WhatsApp yang menggambarkan postingan video mobilnya dipenuhi abu putih, Minggu (19/8).

Itu sindiran soal salju palsu. Belum lagi yang harus merasakan sesak saluran pernapasan. Demam meriang menyertai. Seperti dilansir akun Instagram milik istri dari mantan ajudan Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, @Merryolivia. Pada postingan terakhir terdapat sebuah video yang menggambarkan putra bungsu mereka sedang di uap. "Akibat kabut asap tebal melande Kote Pontianak. Buntat kaseh mamak batuk sesak," tulisnya.

Bocah berbadan gempal dan tak memakai baju itu tampak menikmati prosesi uapnya. Di dalam video berdurasi 59 detik itu pun terdengar percakapan ibu dan anak."Masih sesak?," tanya Merry. "Iya," jawab putranya.

Saking tebalnya asap, sampai-sampai hastag #savepontianak #kabutasap #savekalbar menjadi tagline terpopuler di Instagram. Berbagai postingan yang menggambarkan tebalnya kabut disertai dengan caption ‘manas’ dari netizen bertaburan. "Suasana malam hari di Pontianak. Timing mudiknya ga tepat, ngarepnya musim durian,yg ada musim asap," tulis akun @reitiva1 pada caption yang menggambarkan suasana malam di Jalan Ahmad Yani, Pontianak.

"No edit, no efek efek. Ini jam 4 sore, sinar mentari pun enggan menyapa bumi. Akibat ulah tangan tidak bertanggungjawab. Semoga ada solusi cepat tanggap. Bencana asap Pontianak, Kalbar sekitarnya," sebut akun @adysetia1 yang menggambarkan foto Rumah Radangk.

Senada, diungkapkan oleh @michaelcakpint "Pembakaran oleh orang yang gak bertanggungjawab. Semoga ditindaklanjuti lebih serius. Pemerintah gak hanya diam saja, harus lebih tegas," tulisnya menggambarkan suasana berkabut di wilayah Paris 2, Pontianak.  (Rizka Nanda, Ari Sandy, Andi Ridwansyah, Abdu Syukri/rk)


BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*