UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36
SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

Dibunuh saat Rekan Kerja Sedang Tidur

DIALOG. Kombes Wawan Kristiyanto berdialog dengan tersangka di Mapolresta Pontianak, Minggu (12/8). Bangun Subekti-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh dua orang, Sabtu (10/8) dini hari. Korban pembunuhan Florentinus dan Jon. Mayat korban ditemukan di semak-semak dekat kandang ayam. Pasalnya, kedua korban merupakan rekan kerja di peternakan ayam di Jalan Bakti TR 10 Desa Rasau Jaya 3 Kecamatan Rasau Jaya 3 Kabupaten Kubu Raya.

Ironisnya lagi, Florentinus dan Pidelis merupakan satu kampung di Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau. Sedangkan Jon, warga asal Dusun Mongkau, Sanggau. Pidelis dibekuk jajaran Reskrim Polresta Pontianak, Minggu (12/8) sekitar pukul 00.00 WIB. Saat sedang berada di sebuah warung kopi di Jalan Tebu, Pontianak.

"Tersangka membunuh Jon lebih dulu, baru Florentinus,” ujar Kapolresta Pontianak Kota Kombes Wawan Kristiyanto ketika menggelar press rilis, Minggu pagi (12/8). Dilansir Rakyat Kalbar, kedua korban dibunuh saat tidur dengan menggunakan parang dan palu. Sebelumnya, tersangka menenggak arak. Motifnya, sakit hati. Sebab kedua korban sering mengejek dan berkata kasar terhadap tersangka.

Motof lainnya, Pidelis merasa diperlakukan tidak adil. Hasil penjualan kotoran ayam, dia mendapat jatah tak sesuai. Padahal ia bekerja lebih keras dibanding kedua korban. “Jatah yang diberikan hanya bisa untuk beli arak,” jelas Kapolresta.

Terungkapnya kasus pembunuhan ini berawal dari penemuan jasad Florentinus, Sabtu (12/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu Riyanti, istri Trisno pemilik peternakan seperti biasa datang untuk mengecek dan membuka kandang ayam. Betapa kagetnya ia ketika membuka pintu gudang melihat ceceran darah di lantai.

Riyanti bergegas pulang ke rumahnya. Dia memberitahukan suaminya. Keduanya lantas menghubungi Polsek Rasau jaya.  Sekira pukul 08.30 WIB, anggota Polsek Rasau Jaya Bripka Suparno bersama Trisno menuju peternakan tersebut. Mereka menyusuri bercak darah yang ada di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian menemukan mayat Florentinus.

Menurut Kapolresta, pihaknya menemukan fakta lain. Ternyata tidak hanya Florentinus yang dibunuh. Tapi juga Jon. Itu setelah polisi melakukan penyelidikan ulang.  "Kami meminta keterangan saksi lagi dan menyisir TKP sekali lagi. Ternyata didapati mayat lagi dengan jarak sekitar 20 meter dari lokasi penemuan mayat pertama," terangnya.

Dijelaskan Wawan, pertama-tama tersangka membawa mayat Jon ke dalam semak belukar. Kemudian mengangkut mayat Florentinus. “Mayat korban dibawa ke semak-semak dekat kandang ayam,” ucapnya.  Kapolresta menghimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi. Hingga membutakan nurani. "Jangan sampai menyesal kemudian setelah membunuh karena emosi. Contohnya adalah tersangka ini,” imbuhnya.

Pelaku menyesali perbuatan. Namun nasi sudah menjadi bubur. Pelaku akan dituntut dengan pasal 340 KUHP juncto pasal 338 KUHP.  (Bangun Subekti/rk)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Ingin HUT Kota Pontianak Mendunia

PONTIANAK- HUT Kota Pontianak bisa menjadi jualan menarik. Ke mana-mana. Nusantara, hingga dunia. Dalam…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:51

Pejabat BUMD Terlibat Politik Praktis, Harus Diberi Sanksi Tegas

PONTIANAK- Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Badan Umum Milik Daerah (BUMD) yang terlibat politik…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…

Jumat, 21 September 2018 10:06
Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Kayong Utara

Warga Datang Berbondong-Bondong, Komitmen Buka Akses Jalan menuju Pontianak

PONTIANAK- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kayong Utara paling rendah di Kalbar. Padahal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .