UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 08 Agustus 2018 22:42
TEKAPAR..!! Minum Air Sungai Tercemar Tuba, Warga Keracunan
KERACUNAN. Yustina Ani mendapat penanganan medis di RS Pratama Semitau akibat keracunan setelah minum air sungai yang tercemar tuba, Selasa (7/8). S. Mulyadi for RK

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Yustina Ani, warga Dusun Jelemuk Desa Miau Merah Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu keracunan setelah minum air sungai tercemar tuba, Senin (6/8). Guna mendapatkan penanganan medis, ibu rumah tangga 47 tahun itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pratama Semitau.

Setelah ditangani tenaga medis, kondisi Ani sedikit membaik. Sehingga bisa menceritakan perihal yang dialaminya. Kejadian bermula ketika ia hendak mandi di sungai dekat ladang miliknya sekitar pukul 15.30 WIB.  “Karena cuaca sangat panas dan saya merasa sangat haus, sehingga minum air langsung dari sungai. Karena meminum air langsung dari sungai sudah biasa kami lalukan saat di ladang,” terang Ani, Selasa (7/8).

Diberitakan Rakyat Kalbar, malangnya, ternyata hari itu air sungai sugai di sekitar ladang Ani dicemari tuba. Ani melihat beberapa orang berada di sekitar sungai tersebut. “Saya melihat ada orang berdiri di sungai, cuma mereka tidak bilang kalau mereka sedang menuba ikan di sungai itu,” ceritanya.

Setelah mandi, Ani melihat ikan-ikan di sungai pingsan. Layaknya ikan yang mabuk akibat tercemar air tuba. Beberapa saat kemudian Ani merasa mual serasa hendak pingsan. “Untung ada keluarga yang cepat memberi pertolongan ke saya, dan segera membawa saya ke RS Pratama,” ucap Ani.

Aton, putra Ani mengatakan, kendati sudah mendapat penanganan medis, semalam ibunya masih mengalami muntah dan buang air kecil hingga puluhan kali. “Ibu masih di rumah sakit, sekarang ibu masih mengeluh sakit di tenggorokan dan dada,” tutur Aton.

Pria 27 tahun ini menuturkan, beruntung ibunya masih bisa  tertolong. Atas kejadian itu, pihaknya sudah melaporkan kepada aparat berwajib.  Menanggapi kejadian tersebut, Pemerhati Lingkungan Hidup Kapuas Hulu Stephanus Mulyadi mengatakan, memang kebiasaan masyarakat menuba ikan di sungai masih saja dilakukan saat musim kemarau. Meskipun telah dilarang.

“Kegiatan menuba atau meracuni ikan di sungai sangat berbahaya. Baik bagi manusia maupun bagi lingkungan hidup, karena unsur racun yang ditebarkan di air akan membunuh semua jenis ikan disungai, besar dan kecil,” paparnya.

Apalagi kata pria yang karib disapa Steph yang juga sebagai Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar Kementerian Desa PDTT ini, kalau mempergunakan racun kimia, seperti lanite, sianida dan lain-lain. Efeknya sangat berbahaya bagi manusia yang memgkonsumsi ikan hasil tangkapan itu. “Meskipun ikan dibuang perut dan kepalanya, racun tetap saja ada dalam tubuh ikan,” jelasnya.

Racun akan mengendap dalam tubuh. Meskipun dampaknya tidak langsung terasa. “Racun kimia itu juga membunuh dan merusak habitat sungai, yang berakibat buruk bagi lingkungan sekita,” tutup Steph. (Andreas/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:21

Bawa Barang Malaysia, Lima Warga Diamankan Polisi

BENGKAYANG- Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan upaya penyelundupan…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:30

Dugaan Begal di Jalan Rasau, Kapolsek: Banyak Kejanggalan

RASAU JAYA- Joni, seorang warga Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dikabarkan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:13

Gerebek Warung Kopi, Polisi Ciduk Penjual Togel

PUTUSSIBAU- Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap kasus perjudian jenis kupon putih atau toto gelap…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:46

Kuda-Kudaan dengan Pacar di Kos, Ketahuan oleh Warga, Ya Gini Dah Jadinya…

PONTIANAK- Unit PPA Sat Reksrim Polresta Pontianak mengamankan Mis, warga Desa Sungai Enau, Kecamatan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:41

Ngakunya Lihat Mahluk Halus, Warga Banyak Pingsan

NANGA PINOH- Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) Dusun Otak Pantai Desa Tebing Kerangan Kecamatan Nanga…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:37

Tergiur Gaji Besar, Lima Calon TKI Ilegal Diamankan di Jalur Tikus

SANGGAU- Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:35
Dugaan Pungli Program PTSL 2017 di Sekayam

Pungli, Kades Perempuan Ini Dijebloskan ke Penjara

SANGGAU- Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat tanah,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:26

Penyalur TKI Ilegal Janjikan Gaji RM 35 per Hari

SANGGAU- Jajaran Polres Sanggau pada Sabtu (28/7) sekitar pukul 05.00, berhasil mengamankan empat orang…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:24

MC Dangdutan Kondang Dihajar Hingga Gigi Palsunya Copot

SUNGAI KAKAP- Senong, seorang Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara kondang dalam blantika musik…

Minggu, 29 Juli 2018 12:27
TNI Hadir untuk Rakyat

ASIKKK..!! Yonkav 12/BC dan Pelajar SD ‘Jalan-jalan’ Pakai Tank

MEMPAWAH- Selain menggelar karya bakti, Batalyon Kavaleri (Yonkav) 12/Beruang Cakti dalam rangkaian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .