UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:57
Penangkapan Kapal Latih Polnep oleh TNI AL, Diduga Karena Ini

Nazirin: Mungkin Bawa Alat Tangkap yang Dilarang

ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kepala Seksi Operasional dan Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pontianak, Nazirin mengaku tidak tahu detail penangkapan kapal latih milik Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), KM Borneo Pearl oleh anggota TNI AL di Kepulauan Natuna, Sabtu (28/7). "Kami di sini hanya mengurus perizinan kapal layar untuk menangkap ikan, bukan untuk kapal latih. Mengenai hal itu, mungkin bisa dikonfirmasi kepada pihak Polnep," ujar Nazirin saat ditemui Rakyat Kalbar, Kamis (2/8).

Nazirin mengungkapkan, seharusnya kapal latih digunakan sebagai sarana pelatihan untuk mengenal pelayaran. Bukan untuk hal selain itu. Ia menduga, kapal tersebut diamankan lantaran membawa alat-alat tangkap yang dilarang pemerintah. "Kapal latih ya untuk berlatih. Masalah mereka ditangkap, mungkin mereka membawa alat tangkap yang dilarang,” tuturnya.

“Kami sendiri pun tidak begitu tahu apa saja yang mereka tangkap. Siapa tahu dalam pelatihan itu mereka kebetulan memancing dan dapat beberapa ekor ikan," timpal Nazirin. Ia mengatakan, mengenai lisensi berlayar, ada pihak pengawas yang akan memeriksa kelengkapan peralatan dari kapal tersebut. Nantinya dari pemeriksaan tersebut, akan keluar Surat Layak Operasional.

“Namun ya itu tadi, pihak kami hanya mengeluarkan izin menangkap bagi kapal nelayan. Kalau hanya ingin menambatkan kapal, kami mengizinkan kapal mana pun untuk ke sini," tuturnya. Mengenai adanya miskomunikasi antara pihak Polnep dengan TNI AL, Nazirin menjawab bijak. "Itu dikembalikan kepada pihak yang bersangkutan," lugas Nazirin.

Sementara itu, seorang petugas Ditpol Air Polda Kalbar yang namanya enggan dikorankan mengatakan, saat kasus penangkapan terjadi, pihaknya sempat didatangi anggota TNI AL. Untuk mempertanyakan kebenaran kasus tersebut. "Kami bilang saja, memang ada penangkapan. Tapi lokasinya nggak di sini, jadi kami tidak bisa bicara banyak," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal latih Polnep, KM Borneo Pearl diamankan anggota TNI AL lantaran berlayar tanpa izin. Hingga menangkap ikan tanpa mengantongi surat dan dokumen yang seharusnya. Saat kapal tersebut diperiksa, terdapat total sepuluh anak buah kapal (ABK) di dalamnya. Di mana empat di antaranya merupakan mahasiswa Polnep.

Anggota TNI AL juga menemukan sejumlah ikan hasil tangkapan. Rinciannya 980 kilogram hiu, 5 kilogram sirip ikan hiu dan 25 kilogram cumi-cumi. Dalam konferensi pers bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Selasa (31/7), Panglima Komando Angkatan Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda Yudo Margono menyebutkan surat-surat yang ada di kapal itu hampir semuanya kedaluwarsa atau mati. “Patut diduga mereka melakukan penangkapan ikan tanpa izin," tutur Yudo. (Bangun Subekti /rk)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .