UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1
MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia
MASTER PLAN. Ini lah PLTU Kalbar-1 yang akan dibangun di Tanjung Gundul. PT GCL Indo Tenaga for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8). Pertemuan untuk memperkenalkan perusahaan ini sebagai pelaksana proyek strategis nasional PLTU Kalbar-1.  Direktur Utama PT GCL Indo Tenaga, Ke Zhan menjanjikan agenda ini akan dibuat secara berkala. Sehingga dapat membangun komunikasi dan kepercayaan antara perusahaan dan media di Kalbar. “Sehingga penyampaian informasi ke masyarakat bisa tetap valid," ujarnya memberi sambutan.

Dijelaskannya, PT GCLIT adalah perusahaan patungan. Antara GCL Power Grup dari China dan PT Indonesia Power yang merupakan anak perusahaan PT PLN Persero. "GCL Power Grup ini telah memenangkan proses lelang proyek Kalbar-1 2x100 MW," jelasnya.

PLTU Kalbar-1 2x100 MW merupakan salah satu proyek yang masuk dalam program 35.000 MW yang disusun Presiden RI Joko Widodo pada 2015 lalu. Letak PLTU Kalbar-1 di Dusun Tanjung Gundul Desa Karimunting Kabupaten Bengkayang.

Direktur Keuangan PT GCL Indo Tenaga, Wiryantono Setyolaksono menuturkan, program ini berdasarkan perizinan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 tentang proyek nasional. Presiden mengintruksikan kepada seluruh kementerian hingga Bupati dan Wali Kota untuk memberikan support kepada proyek strategis nasional ini. "Ada juga Perpres Nomor 4 khusus bidang kelistrikan harus didukung oleh masyarakat. Ada 3 izin yaitu izin lokasi, lingkungan, mendirikan bangunan," terangnya.

Progres pembangunan PLTU ini sudah 35 persen. Proyek ini memerlukan lahan seluas 55 hektare. Sesuai kontrak dengan PLN, pembangunannya direncanakan rampung tahun 2020. "Kita harus support dengan sistem jaringan Kalbar bisa tercapai. Kami diamanahkan untuk membangun PLTU di Kalbar kami meminta dukungan banyak pihak dalam pembangunan ini," pintanya.

Untuk tenaga kerja, sesuai kapasitas dibutuhkan 1500 orang. Terdiri dari 1.000 tenaga lokal dan 500 dari kontraktor. Kendati begitu, dirinya tak menampik masih banyak kendala dalam proses perekrutan tenaga kerja lokal.

"Tenaga kerja kita banyak tidak siap secara ijazah. Tapi sebelum kontruksi dimulai kita bikin CSR buat pelatihan tiga minggu bersama Dinas PUPR Provinsi kemudian dibuat sertifikat," ungkap Wiryantono.

Sementara itu, Vice Director PT GCL Indo Tenaga, Hari Muhardani Nasution menjelaskan, nilai investasi proyek ini sebesar 400 Juta Dollar. Ditargetkan akan mensuplai seluruh wilayah di Kalbar. "PLN sudah membangun jalur transmisi yang nanti akan menyebar. Dan tak perlu lagi kita impor dari Malaysia," pungkasnya.  (Rizka Nanda/rk)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 10:30

ASTAGA..!! Sudah Sepekan Banjir Landa Sintang

SINTANG- Sudah sepekan banjir menerjang beberapa kawasan di Kabupaten Sintang.…

Selasa, 18 Desember 2018 10:16

Imigrasi Diminta Tolak Kedatangan Sultan Sulu ke Indonesia, Ini Alasannya

PONTIANAK- DYTM YDPB Pangeran Wali Diraja Dicky A. Padmadipoera meminta…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Warga Kecewa Pemerintah KKR Belum Segel Perusahaan Ini

KUBU RAYA- Adu mulut pun tak terhindarkan saat Kepala Dinas…

Minggu, 16 Desember 2018 10:50

Aktivitas Pertambangan Sebabkan Hutan Kalbar Berkurang

PONTIANAK- Berkurangnya wilayah hutan di Kalbar salah satunya disebabkan perusahaan-perusahaan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:06

Ambil Penumpang Bandara, Kaca Mobil Taksi Online Dipecahkan, Sopirnya Diintimidasi

 PONTIANAK - Polemik zona trayek antara transportasi online dan konvensional…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:52

YA AMPUN..!! Lihat Nih, Rumah Dinas Guru Jauh dari Kata Layak

SINTANG- Kondisi rumah dinas guru dan Kepala SDN 28 Tanjung…

Selasa, 11 Desember 2018 12:54

Mahasiswa Beraksi..!! Katakan Pemerintah Jalankan Reforma Agraria Palsu

PONTIANAK- Peringati hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, kelompok masyarakat…

Selasa, 11 Desember 2018 12:52
Penanganan PETI, Forkopimda Sintang Sepakati 5 Poin

CATAT ..!! Pelaku PETI di Deadline Sepekan

SINTANG- Kabupaten Sintang masih marak aktivitas pertambangan emas tanpa izin…

Selasa, 11 Desember 2018 12:50

TEGA NIAN..!! Dua Anak Bawah Umur Digarap di Pantai Serayi

SAMBAS- Kejahatan seksual kembali terjadi. Kali ini menimpa dua anak…

Senin, 10 Desember 2018 14:06

JOROKNYA..!! Sungai Kapuas Dipenuhi Sampah

PONTIANAK- Puluhan relawan dan warga Kawasan Kampung Caping Kelurahan Bansir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .