UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:37
Tergiur Gaji Besar, Lima Calon TKI Ilegal Diamankan di Jalur Tikus
ilustrasi

PROKAL.CO, SANGGAU- Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri menjadi biang maraknya kasus human trafficking di tanah air.  Tergiur dengan upah besar, mendorong para korban masuk dalam jaringan ilegal international tersebut. Seperti yang dialami lima orang warga asal Sukabumi Jawa Barat. Gunawan, 25, Saepuloh, 49, Amsir, 53, M. Saleh, 52 dan Denni Suhendar, 37.

“Kami dijanjikan RM 200 per bulan,” kata Amsir kepada wartawan di sela-sela press release pengungkapan TKI ilegal yang dipimpin Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi didampingi Kapolsek Entikong, Kompol Ahmad Siddiq dan Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP M  Aminuddin, Rabu (1/8) pagi seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Lima calon TKI ilegal ini diamankan anggota kepolisian yang sedang berpatroli di jalur tikus perbatasan Entikong, pada Jumat (27/7) sekitar pukul 13.30. “Mereka diamankan petugas saat akan masuk ke Malaysia melalui jalur tikus yang berada di sebelah kanan PLBN Entikong, di belakang Pasar Baru. Pada saat menaiki bukit pertama, telah mengamankan lima orang yang diduga akan bekerja ke Malaysia tanpa menggunakan dokumen yang sah dan dua orang sebagai petunjuk jalan atas nama Rinto dan Agus Febiansyah,” kata Kapolres.

Usai memeriksa dokumen kependudukan korban, selanjutnya ketujuh orang tersebut diamankan ke PLBN Entikong untuk diinterogasi. Dari hasil pemeriksaan sementara, diperoleh informasi bahwa yang menyuruh Rinto dan Agus Febiansyah untuk mengantar masuk kelima calon TKI ilegal tersebut ke wilayah Tebedu, Sarawak, Malaysia adalah Agus Vian.

“Selanjutnya anggota Polsek Entikong melakukan pencarian  terhadap Agus Vian dan akhirnya yang bersangkutan ditemukan,” katanya.  Total delapan orang tersebut dibawa ke Polsek Entikong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dan Agus Vian warga Entikong sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata dia.

Saat ini, pihak kepolisian sedang memburu pelaku lain yang diduga menjadi penyalur TKI ilegal. “Masih kita kembangkan, penyalurnya sedang kita buru,” ucap Kapolres.  (Kiram Akbar/rk)


BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .