UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:33
Dua Pembobol Alfamart Dibuat Pincang
KONFERENSI PERS. Kapolresta Kombes Pol Wawan Kristyanto bersama Kasat Reskrim Kompol M Husni Ramli memberikan keterangan pers di Mapolresta Pontianak, terkait penangkapan empat pelaku pembobol Alfamart, Senin (30/7) siang--Andi Ridwansyah/RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis minimarket dibekuk anggota Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak. Keduanya berinisial NR alias Nopi (42) dan LH alias Leo (32). Mereka terpaksa dibuat pincang dengan penembakan pada betisnya, karena berusaha kabur dan melawan petugas saat ditangkap.

"Karena tidak mengindahkan perintah petugas di lapangan, sehingga dilakukan penembakan. Jelas bahwa dalam aturan, pelaku kejahatan yang membahayakan petugas, membahayakan masyarakat, bisa dilumpuhkan," kata Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Wawan Kristyanto kepada sejumlah wartawan di Mapolresta Pontianak, Senin (30/7) siang.

Wawan menerangkan, kedua warga Jalan Adisucipto, Sungai Raya ini dibekuk di rumah istri Nopi, MO alias Ida (40) di Jalan Swadaya, Gang Namstyle, Kelurahan Banjar Selatan, Pontianak Timur, Minggu (29/7) sekira pukul 21.00 WIB.

Selain Nopi dan Leo, petugas juga mengamankan Ida serta satu perempuan lain berinisial MS (45). Kedua perempuan ini sebagai penadah. Wawan menerangkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pihak Alfamart, bahwa minimarket di Jalan Parit H Husein 1, Kecamatan Pontianak Tenggara itu kemalingan, pada Jumat (29/6) tengah malam.

 “Para pelaku ini masuk melalui ventilasi dan mengambil berbagai jenis barang. Atas kejadian itu, pihak korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp51 juta,” jelasnya.

Ia melanjutkan, dari laporan tersebut, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan serta pengungkapan. Awal penyelidikan, petugas mendapatkan informasi keberadan orang yang menguasai smartphone curian dari Alfamart tersebut. Orang tersebut berinisial SU. Dia mengaku, mendapatkan smartphone itu dari anak angkatnya, Ida.

Hasil pengembangan, diketahui bahwa smartphone itu merupakan hasil curian Nopi. Saat digerebek di rumah istrinya, memang terdapat Nopi dan Leo. Mereka langsung ditangkap. "Kita berhasil tangkap empat tersangka (dua pencuri dan penadah/pertolongan jahat) tadi malam. Masih ada satu tersangka yang kita buru. Akan kita lakukan penyelidikan dan akan segera kita upayakan untuk penangkapan," ujarnya.

Wawan menerangkan, Nopi dan Leo memang residivis spesialis pembobol minimarket sejenis Alfamart dan Indomaret serta toko sembako. “Dalam aksinya, mereka berkelompok,” tambah Wawan.

Kepada petugas, mereka mengakui telah melakukan pencurian di sepuluh tempat berbeda sepanjang tahun 2018. Yakni di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Kendati demikian, kata Wawan, tidak menutup kemungkinan aksi mereka juga dilakukan di wilayah lain dan termasuk adanya tersangka lain yang membantu melakukan tindak kejahatan. “Kita akan mendalami kasus ini, untuk membuka berbagai kemungkinan lain dari para tersangka dan akan koordinasikan juga dengan Polres tetangga, untuk mengetahui apakah hanya ini saja lokasinya atau mungkin ada yang lain," terangnya.

Dari tangan tersangka, kata Wawan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti hasil curian berupa dua smartphone, TV serta sepeda motor. “Para pelaku sudah ditahan di Mapolresta Pontianak. Mereka dijerat pasal 363 KUHP dan 480 KUHP dengan ancaman pidana kurungan tujuh sampai dengan sembilan tahun penjara,” tegasnya. (Andi Ridwansyah/rk)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26
Narkotika Dimusnahkan, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan

Bawa 100 gram Ketamine, Warga Tiongkok Dibekuk

PONTIANAK- Bawa 100 gram ketamine, Li Chuang Hui dibekuk polisi ketika melintas di Jalan Raya Anjongan…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .