UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:24
MC Dangdutan Kondang Dihajar Hingga Gigi Palsunya Copot
PENGANIAYAAN. Senong, korban pemukulan menujukkan luka di kepalanya saat ditemui di Puskesman Sungai Kakap, Selasa, (31/7) sekira pukul 11.00 Wib--Andi Ridwansyah-RK

PROKAL.CO, SUNGAI KAKAP- Senong, seorang Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara kondang dalam blantika musik dangdut di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya terpaksa dilarikan ke Puskesmas setempat, Selasa (31/7) sekira pukul 09.00 WIB. Pria 42 tahun itu mengalami luka yang cukup serius setelah kepala, wajah dan perutnya dipukul oleh Irman. Berkali-kali. Pria 42 tahun yang memukulnya, juga sebagai MC di Sungai Kakap. Karena lukanya cukup serius, kepala Senong harus diperban. Bahkan, gigi palsunya terlepas dan hilang saat wajahnya dihantam kepalan ‘gede’dari Irman.

“Perut saya ditendang dan kepala dipukul beberapa kali hingga gigi giwang (gigi tiruan atau gigi palsu) saya tercampak (terlempar). Leteh saye becarek (capek saya mencarinya)," cerita Senong kepada Rakyat Kalbar, Selasa (31/7) sekira pukul 11.00 Wib.

Pria Desa Punggur Kecil, Sungai Kakap itu saat ditemui dalam kondisi lemah dan terbaring di ruang perawatan Puskesmas Sungai Kakap. Kepalanya dibungkus perban. Tampak sedikit berdarah pada kepala bagian kiri belakang. Sambil menahan rasa sakit, Senong mulai bercerita panjang. Dia mengaku, awalnya telah diserang Irman dengan kata-kata tak pantas melalui media sosial facebook (FB) atas nama akun Irman Raja Pentas.

“Dia buat status dengan kata-kata yang tidak pantas dan menjatuhkan saya. Padahal saya dan dia berasal dari band yang berbeda. Dia bilang saya makan uang (honor) pemain (band dangdut). Padahal itu tidak pernah," ceritanya.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Senong menduga, ulah Irman diduga karena persaingan pekerjaaan (job). "Karena job manggung saya mungkin lebih banyak dan sering, mungkin muncul rasa iri dari dia. Padahal kalau dibutuhkan, dipanggil dan bisa dikerjakan, ya saya terima," ungkapnya.

Sebagai seorang MC, Senong mengaku khawatir nama baiknya menjadi rusak akibat tudingan miring tak beralasan yang disebar Irman di FB. "Saya inikan bekerja sebagai MC hiburan, kalau nama baik saya sudah rusak, nanti siapa yang mau percaya dan memakai jasa saya," ucapnya.

Sedangkan pemukulan ini berawal, Selasa kemarin sekitar pukul 08.00 WIB, Senong tak sengaja bertemu dengan Irman di lokasi yang tak jauh dari tempat pemotongan ayam kawasan Pasar Punggur. Pertemuan itu dimanfaatkan Senong untuk menyelesaikan permasalahan yang dibuat pria asal Desa Sungai Pinang itu, dengan musyawarah.

"Biasa saja pas ketemu. Lumrahnya sahabat. Saya kemudian sampaikan ke dia untuk menyelesaikan masalah pribadi secara baik-baik. Saya bilang, ‘Ayolah kita selesaikan secara baik-baik, jangan ditulis di facebook, karena banyak yang membaca’. Begitu saya bilang ke dia," jelas Senong.

Bukannya mengaku, kata Senong, Irman justru membantah. "Saya tidak menulis kata-kata yang menyudutkan kau," kata Irman yang ditirukan Senong. Untuk memastikan ulah Irman di FB, Senong mencoba menghubungi Bahri. Si Bahri ini merupakan rekan Senong yang menyampaikan informasi terkait status FB yang dibuat Irman.

"Saat itu saya masih bersama dia (Irman) dan saya coba menelepon Bahri menanyakan terkait tudingan dia di facebook, karena saya jarang buka facebook," katanya. Belum sempat mendengarkan penjelasan dari Bahri, cerita Senong, Irman langsung naik pitam dan memukul kepalanya, beberapa kali.

"Perut saya juga ditendang, sehingga saya tersungkur. Saya sempat pingsan. Kemudian warga bawa saya ke Puskesmas Sungai Kakap untuk mendapatkan perawatan," ceritanya lagi. Sampai saat ini, Senong mengaku masih merasakan nyeri pada kepalanya, akibat pukulan itu. Kejadian yang tentu tidak dapat diterima membuat Senong segera mengambil jalur hukum dengan membuat laporan penganiayaan ke Polsek Sungai Kakap.

“Pelaporan ini saya lakukan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. Tadi sudah saya laporkan. Dari pihak Polsek meminta saya untuk visum terlebih dahulu di Puskesmas sebagai bukti penganiayaan," ucapnya.

Selain itu, screenshot status FB Irman pun juga dilampirkan dalam laporan. "Akun facebook dia sampai saat ini masih aktif dan tadi sudah dilaporkan ke Polsek Sungai Kakap sebagai barang bukti," tambahnya. Dikonfirmasi, Kapolsek Sungai Kakap, AKP Nyandang membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap Senong.

"Tadi juga telah kita minta yang bersangkutan untuk dilakukan visum dan telah kita buatkan LP (Laporan Polisi)," ujarnya. Nyandang menegaskan akan memproses LP tersebut sebagaimana mestinya. "Karena sudah ada LP maka akan kita proses," tegasnya. (Andi Ridwansyah/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:21

Bawa Barang Malaysia, Lima Warga Diamankan Polisi

BENGKAYANG- Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan upaya penyelundupan…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:42

TEKAPAR..!! Minum Air Sungai Tercemar Tuba, Warga Keracunan

PUTUSSIBAU- Yustina Ani, warga Dusun Jelemuk Desa Miau Merah Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:30

Dugaan Begal di Jalan Rasau, Kapolsek: Banyak Kejanggalan

RASAU JAYA- Joni, seorang warga Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dikabarkan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:13

Gerebek Warung Kopi, Polisi Ciduk Penjual Togel

PUTUSSIBAU- Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap kasus perjudian jenis kupon putih atau toto gelap…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:46

Kuda-Kudaan dengan Pacar di Kos, Ketahuan oleh Warga, Ya Gini Dah Jadinya…

PONTIANAK- Unit PPA Sat Reksrim Polresta Pontianak mengamankan Mis, warga Desa Sungai Enau, Kecamatan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:41

Ngakunya Lihat Mahluk Halus, Warga Banyak Pingsan

NANGA PINOH- Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) Dusun Otak Pantai Desa Tebing Kerangan Kecamatan Nanga…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:37

Tergiur Gaji Besar, Lima Calon TKI Ilegal Diamankan di Jalur Tikus

SANGGAU- Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:35
Dugaan Pungli Program PTSL 2017 di Sekayam

Pungli, Kades Perempuan Ini Dijebloskan ke Penjara

SANGGAU- Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat tanah,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:26

Penyalur TKI Ilegal Janjikan Gaji RM 35 per Hari

SANGGAU- Jajaran Polres Sanggau pada Sabtu (28/7) sekitar pukul 05.00, berhasil mengamankan empat orang…

Minggu, 29 Juli 2018 12:27
TNI Hadir untuk Rakyat

ASIKKK..!! Yonkav 12/BC dan Pelajar SD ‘Jalan-jalan’ Pakai Tank

MEMPAWAH- Selain menggelar karya bakti, Batalyon Kavaleri (Yonkav) 12/Beruang Cakti dalam rangkaian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .