UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018
Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PROKAL.CO, PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan kepada kontraktor, terutama proyek Penunjukan langsung (PL). Akibatnya banyak kontraktor mengeluhkan hal tersebut ke Komisi 1 DPRD Kalbar. Ini turut menjadi perhatian Ombudsman RI Perwakilan Kalbar. Meminta Pemerintah Provinsi Kalbar menjelaskan sebab terjadinya defisit tersebut. Sehingga mengganggu jalannya pencairan dana proyek.

"Karena itu hal-hal yang detail dan memerlukan penjelasan dimana letak kesalahannya. Kalau belum dibagi ya dibagi lah, kenapa ditahan," tegas Kepala Ombudsman Perwakilan Kalbar Agus Priyadi di kantornya, Jumat (3/8).

Agus juga meminta dewan provinsi mengundang Ombudsman membicarakan defisit APBD ini. Walaupun kata dia, ada yang laporan bahwa defisit akibat gaji 13 dan 14 pada pemberian THR.  "Itu hanya Rp200 miliar. Terus Rp400 miliar nya gimana? Maka itu gubernur dan DPRD yang lama harus menjelaskan. Kalau ada penyimpangan harus ditangkap oleh KPK atau kejaksaan," tegas Agus.

Ia pun meminta kepada pemimpin baru untuk membangun komitmen dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Salah dihukum dan yang benar diberi penghargaan. "Jangan asal taroh pejabat aja. Sehingga terjadi defisit hingga Rp600 miliar itu gimana ceritanya?" tanyanya.

Perihal tertundanya pencairan dana proyek, Agus menyarankan untuk melihat aturannya kembali. Apakah bisa dianggarkan untuk tahun depan. "Itu utang. Dari segi aturan bagaimana itu,” ucapnya. “Kawan-kawan BPK bisa memberikan masukan. Kalau memang untuk dianggarkan tahun depan bisa, harus dianggarkan," timpal Agus.

Akibat potensi defisit, Pemprov melakukan berbagai upaya untuk menutupinya. Diantaranya mengurangi anggaran belanja langsung setiap OPD sebanyak 30 persen. Pengurangan ini dinilai  menjadi sebuah permasalahan. Menurut Agus, defisit ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemimpin baru nanti. Persoalan tersebut harus diselesaikan. “Mengusut atau apalah," sarannya.

Agus menuturkan, dalam rangka meningkatkan pendapatan sebetulnya persoalan gampang. Pertama, dengan cara menghitung ulang objek pajak setiap kabupaten/kota. “Misalnya bangun pertama 70 meter persegi saat ini mungkin sudah 144 meter persegi,” tuturnya.  Kedua, setiap transaksi di kantor notaris harus diawasi dengan ketat. Hal itu karena menyangkut Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang akan masuk ke kas daerah.

"Maka tempatkan petugas pajak, sehingga transaksi notaris itu terpantau. Karena akan menjadi kesalahan apabila nilai transaksi yang riil ditulis tidak riil. Karena kasian pemborong kekurangan duit," demikian Agus.  (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00

KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer…

Kamis, 26 Juli 2018 20:47
Jamaah Asal Kalbar Mulai Diberangkatkan Minggu

7 CJH Sanggau Berpotensi Gunakan Kursi Roda

PONTIANAK- Sebanyak 109 calon jemaah haji (CJH) dari kuota 110 asal Kabupaten Sanggau siap menunaikan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:46
Amankan Dua Pelaku Pembakaran Lahan

Kemarau, Sungai Kapuas Mulai Mengering

PONTIANAK- Dalam dua minggu terakhir, lahan yang terbakar di wilayah hukum Polresta Pontianak mencapai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .