UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 28 Juli 2018 21:08
Sempat Tertahan di Rumah Sakit Karena Tak Bayar, Akhirnya Bayi Bisa Pulang
DALAM PERAWATAN. Bayi pasangan Indra dan Sri Rezeki ketika mendapatkan perawatan di RS Antonius, kemarin. Sri Rezeki for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- - Sempat tertahan lantaran belum bisa membayar perawatan dan pengobatan anaknya yang baru lahir di Rumah Sakit (RS) Antonius, Indra akhirnya bisa bernapas lega. Jumat pagi (27/7) Indra diperbolehkan memindahkan bayinya ke RSUD Sudarso, asalkan sisa utangnya di RS Antonius dilunasi dalam tempo satu bulan.  Awalnya Indra yang seorang sopir ojek ini hanya bisa pasrah. Sebab buah hatinya dengan sang istri Sri Rezeki tidak bisa dikeluarkan dari RS. Sejak tertanggal 26 Juli 2018, utang yang ia tanggung Rp17 juta.

"Hutang makin besar kalau saya nggak segera lunasi. Itu baru perawatan, sementara anak saya harus dioperasi dan butuh biaya lagi," kata Indra ditemui Rakyat Kalbar, Rabu (25/7).  Awal mulanya, anak ketiga Indra ini lahir dengan masalah pernapasan dan kebocoran pada usus. Sehingga perutnya membesar akibat asupan gizi yang terbuang ke dalam tubuh. Akhirnya membuat si bayi mengalami penurunan berat badan hingga 1,6 kg. "Saya bingung, makin hari utang makin besar," ujarnya.

Dirinya makin galau saat pihak RS menyarankan agar bayinya menjalani operasi usus. Biaya awalnya sekitar Rp9 juta.  "Makin besar biayanya. Saya pun berpikir, bagusnya saya bawa pulang anak saya dan nantinya dioperasi di rumah sakit lain. Ternyata pihak Antonius nggak mau melepas anak saya kalau utang saya belum dibayar," tutur Indra.

Beruntung pihak RS Antonius akhirnya memberi toleransi. Melalui negosiasi yang dilakukan, pihak RS memperbolehkan Indra membawa bayinya setelah menerima uang pembayaran utang sebesar Rp10 juta. Indra akhirnya memindahkan si buah hatinya ke RSUD Soedarso.

Untuk membayar utangRp10 juta, Indra dapat dari pinjaman beberapa pihak. Jadi Indra masih ada utang Rp7 juta. Sisa utang itu harus dilunasi dalam tempo 1 bulan. Sekarang Indra lagi urus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.  Ditemui Rakyat Kalbar pada Kamis (26/7), salah seorang Bidan Ruang Peri-Natal membenarkan bayi pasangan Indra dan Sri tidak bisa diambil. Karena kedua orangtuanya terlebih dahulu harus melunasi biaya perawatan sang anak. "Aturannya sudah demikian. Jadi orangtua bayi tersebut harus melunasi biaya perawatan bayi tersebut," ujarnya.

Kendati begitu kata dia, pihak rumah sakit sebenarnya membuka kesempatan untuk bernegosiasi terkait masalah ini.  "Ada pertimbangannya bila orangtua bayi sanggup memberi jaminan bahwa pihak orangtua bayi akan membayar utang tersebut," katanya.  (Bangun Subekti/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:00

Sidang Kasus Pembunuhan, Ruang Sidang Malah Dipenuhi Tulisan Dukungan Terhadap Terdakwa

PONTIANAK- Sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Zainal Makmur di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:47
Sidang Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak

Wanita Ini Terbukti Bersuami 2, Eddy Dapat Hak Asuh Anak

PONTIANAK- Babak panjang dari kemelut rumah tangga antara Eddysan Farel dengan Nurhidayati akhirnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36

SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:45
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JANGAN MALU..!! Anak Dicabuli, Segera Lapor ke Polisi

PONTIANAK- Tahun ini Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menerima  sebanyak…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:11
Kasus Candaan Bom di Pesawat

Frantinus Nirigi Gugat Praperadilan Kapolresta dan Kemenhub

PONTIANAK- Masih ingat dengan kasus candaan bom (joke bomb) yang dilakukan Frantinus Nirigi dalam pesawat…

Minggu, 29 Juli 2018 12:29
POPTI Kalbar, Kepedulian terhadap Anak Penderita Thalassemia

Penyakit Diturunkan, Bukan Keturunan, Dianjurkan Screening Pra-Nikah

Windy Prihastari, pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar tak menyangka saat anak pertamanya…

Minggu, 29 Juli 2018 12:26

Keluarga Tak Sadar Abangnya Meninggal dalam Mobil

PONTIANAK- Isak tangis penuh sesal tak kuasa dibendung Ida saat menceritakan adiknya, Abdul Syukur,…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:01

Pejabat Perusda Ikut Kampanye, Ternyata Bawaslu…

PONTIANAK- Pilkada Kalbar dinilai berbagai kalangan berjalan sukses. Pilkada yang pernah dimasukkan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:35

Midji: Masalah Anggaran Harus Transparan

PONTIANAK- Sutarmidji dan Ria Norsan akan melakukan pemerataan pembangunan sesuai visi misinya saat…

Kamis, 26 Juli 2018 12:43

Keluar Duit Rp 40 Juta untuk Blue Safir, Sekalinya….

 PONTIANAK- Hobi atau mengoleksi barang boleh saja. Tapi harus teliti dan waspada. Karena banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .