UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00
KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

Nasir Terima Sertifikat UNESCO

CAGAR BIOSFER. AM Nasir membacakan pernyataan sebagai penerima sertifikat cagar biosfer dari Man and Biosphere UNESCO pada Sidang ICC-MAB UNESCO Ke 30 di Palembang, Rabu (25/7). BBTNBKDS for RK

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer baru pada Sidang ICC-MAB UNESCO ke 30 di Palembang, Rabu (25/7). Bupati Kapuas Hulu AM Nasir SH yang hadir dalam acara tersebut didaulat untuk membacakan pernyataan sebagai penerima sertifikat cagar biosfer dari Man and Biosphere UNESCO itu.

 “Ini merupakan bukti komitmen Kabupaten Kapuas Hulu menjaga kelestarian alam, sehingga mendapatkan dukungan dan pengakuan internasional,” ujar Nasir usai kegiatan, seperti dikutip dari Rakyat Kalbar.

Nasir mengaku sangat mendukung dan bangga dengan dinobatkannya Kapuas Hulu salah satu cagar biosfer. Yakni Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu. Dengan menyandang status baru tersebut, dia berharap memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Bumi Uncak Kapuas.

Pemberian status cagar biosfer ini sekaligus menegaskan akan pengakuan internasional terhadap kelestarian alam di provinsi paling timur Kalbar itu. “Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melestarikan dan menjaga Bumi Uncak Kapuas dari kerusakan akibat manusia,” tegasnya.

Bupati dua periode ini menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Karena terus bekerja sama dalam mewujudkan konservasi dan memberikan sumbangsih terhadap kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu.

Penetapan Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu ini bersamaan dengan 23 Cagar Biosfer lainnya dari 19 negara. Direktur MAB-Indonesia Prof. Dr. Ir. Y Purwanto, DEA menyambut baik atas pengukuhan tersebut. Ini merupakan langkah baik bagi Kapuas Hulu serta Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) dan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS). Diharapkan dengan “branding baru” ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kualitas hidup dan lingkungan yang lebih baik. “Juga mendukung status Kapuas Hulu sebagai kabupaten konservasi,” harap Purwanto.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNKBDS) Ir. Arief Mahmud MSi yang turut mendampingi Nasir mengungkapkan, dengan branding baru tersebut diharapkan terwujudnya keharmoniasan hubungan masyarakat Kapuas Hulu dalam memanfaatkan taman nasional sesuai sistem zonasi yang ada. “Keharmonisan ini dapat berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar taman nasional,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui kata Arief, tahun 2003 Kapuas Hulu telah telah ditetapkan sebagai kabupaten konservasi. Sekitar 65 persen luas wilayah Kapuas Hulu merupakan hutan. “Baik hutan konservasi, hutan lindung maupun hutan produksi,” jelasnya.

Sebagian besar penduduk Kapuas Hulu sangat menggantungkan kehidupannya terhadap kelestarian hutan. Baik pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti gaharu, madu. “Maupun potensi satwanya seperti ikan awana, hingga potensi airnya serta wisata,” paparnya. Keterpaduan hidup antara masyarakat Kapuas Hulu dengan taman nasional sangat harmonis. “Sebagai zona inti cagar biosfer, hutan lindung dan hutan produksi, zona penyangga, serta kawasan areal pengunaan lainnya sebagai zona transisi,” tuturnya.

Masyarakat dapat memanfaatkan dan mengelola hutan tersebut sesuai kaidah konservasi sehingga lestari. Keharmonisan ini patut diapresiasi oleh berbagai kalangan baik nasional maupun internasional. “Kedepannya Kapuas Hulu dapat dijadikan contoh bagi kabupaten lain untuk keterpaduan pembangunan ini,” demikian Arief.  (Andreas/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Kamis, 26 Juli 2018 20:47
Jamaah Asal Kalbar Mulai Diberangkatkan Minggu

7 CJH Sanggau Berpotensi Gunakan Kursi Roda

PONTIANAK- Sebanyak 109 calon jemaah haji (CJH) dari kuota 110 asal Kabupaten Sanggau siap menunaikan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:46
Amankan Dua Pelaku Pembakaran Lahan

Kemarau, Sungai Kapuas Mulai Mengering

PONTIANAK- Dalam dua minggu terakhir, lahan yang terbakar di wilayah hukum Polresta Pontianak mencapai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .