UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 28 Juli 2018 20:53
BERANI BETUL..!! 19 Ton Bawang Malaysia Mau Diselundupkan, Begini Dah Jadinya...
BARANG BUKTI. Polisi menunjukkan truk bermutan bawang ilegal yang diamankan di Polres Mempawah, Kamis (26/7)-- Ari Sandy

PROKAL.CO, MEMPAWAH- Tak hanya narkoba yang menjadi atensi kepolisian saat ini, upaya memasukkan barang ilegal dari perbatasan Indonesia-Malaysia juga diawasi secara ketat. Karena, upaya penyelundupan itu selalu ada. Hal itu terbukti dari keberhasilan Polres Mempawah yang menggagalkan penyelundupan sebanyak 19 ton lebih bawang putih dan bawang Bombay. Bawang-bawang ilegal ini diduga berasal dari perbatasan Malaysia di Kabupaten Bengkayang.

Rakyat Kalbar memberitakan, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mempawah, AKP Denny Satria menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan terdapat indikasi pengiriman bawang dari wilayah batas negara menggunakan truk yang akan melalui Kabupaten Mempawah.

 “Berdasarkan informasi awal itu, kita lakukan pengecekan. Dan ternyata benar. Ada belasan ton bawang yang diangkut,” terangnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (26/7). Bawang-bawang itu diangkut menggunakann tiga unit truk. Masing-masing bernopol KB 9810 VB, KB 8832 AF dan R 1901 BE.

“Masing-masing truk ini tidak saling berhubungan antara satu dan lainnya. Penangkapan ketiga truk ini pun dilakukan di dua tempat berbeda,” terang dia. Denny memaparkan, truk bernopol KB 9810 VB yang pertama ditangkap. Sopirnya berinisial EK, warga Singkawang. “Kita amankan di depan Pos Lantas, Jalan GM Taufik, Selasa kemarin (24/7),” paparnya.

Dari penangkapan pertama, kata Denny, petugas kemudian melakukan pengembangan. Keesokan hari, Rabu (25/7), pihaknya kembali berhasil mengamankan dua truk lainnya. “Dua truk itu disopiri YR dan ME yang merupakan warga Kota Pontianak. Mereka diamankan di wilayah hukum Polsek Siantan di daerah Jungkat,” jelasnya.

Denny melanjutkan, dari pendataan sementara, jumlah bawang-bawang ini mencapai 19 ton lebih. Kerena tidak dilengkapi dokumen resmi seperti dokumen asal usul barang dan karantina, maka bawang-bawang ini diamankan.

“Sopirnya juga diamankan. Saat diamankan ketiga sopir tidak melakukan perlawanan. Sejauh pengakuan para sopir, barang ini miliknya sendiri yang akan dijual ke beberapa tempat (penampung) di Pontianak,” jelasnya lagi. “Menurut pengakuan para sopir, ada yang baru melakukan sekali ini, ada dua kali, ada yang sudah tiga kali. Untuk itu kita masih dalami,” sambungnya.

Karena ini masih dalam pengembangan, Denny mengaku belum mendapat informasi apakah bawang ilegal ini akan dijual ke luar Kalbar melalui Pelabuhan Dwikora Pontianak. “Ini diarahkan ke Pontianak semua. Pontianak-nya dimana, kita belum tahu. Kemungkinan kita akan melakukan koordinasi dengan Polresta Pontianak,” katanya.

Ditegaskan Denny, ketiga sopir ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka masih ditahan di Polres demi kepentingan penyidikan lebih lanjut. Begitu juga tiga truk beserta muatannya. Para tersangka ini akan dijerat Pasal 31 Ayat 1 UU RI Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.  “Mereka terancam hukuman tiga tahun penjara,” tegasnya. (Ari Sandy/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:09

TERJADI LAGI..!! Polisi Sita 4 Ton Wortel Malaysia

BENGKAYANG- Anggota kepolisian di perbatasan negara saat ini sedang gencar-gencarnya mengungkap kasus…

Minggu, 11 November 2018 11:35
Salah Seorang Korban Lion Air JT 610 Berasal dari Singkawang

Banyak Musibah di Indonesia, Tjhai Chui Mie Ajak Perbanyak Doa

SINGKAWANG- Musibah tak dinyana, malang tak dapat ditolak, nasib tak bisa disangka. Hendak mengantar…

Sabtu, 10 November 2018 10:45

Penerimaan CPNS Dibatasi Usia, Guru Honor Merasa Terzalimi

PUTUSSIBAU- Adanya pembatasan usia dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 membuat…

Sabtu, 03 November 2018 13:32

TEGAS..!! Umat Islam Perbatasan Tak Ingin Ada Ahmadiyah di Sanggau

SANGGAU- Forum Umat Muslim Perbatasan (FUMPE) memilih walk out dari ruang dialog terkait Ahmadiyah yang…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:09
Bersyukur Tes CPNS Landak Tak Perlu ke Melawi

Karena Bupatinya Bawel dan Cerewet, Nilai Langsung Terpampang

NGABANG- Tes CPNS 2018 dilakukan dengan sistem terbuka. Seleksinya memang ketat dan transparan.  “Hasilnya…

Selasa, 30 Oktober 2018 11:58

TRAUMA..!! Sepeda Motor Pelajar Dirampas Debt Collector di Sekolah

KUBU RAYA- Seorang pelajar SMP Negeri 9 Sungai Raya, RZ, hingga kini masih trauma. Siswi kelas satu…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:40
Kontes Arwana Diramaikan Peserta dan Juri Luar Negeri

Ini Bukti Kapus Hulu Kaya Potensi Ikan

PUTUSSIBAU- Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir SH membuka kontes Arwana Super Red di Gedung Indoor Bulu Tangkis…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:56
Status Kawasan Hutan Bikin Desa Terisolir

Warga Sulit Menerima Sentuhan Pembangunan

Desa-desa di Kabupaten Kapuas Hulu yang masuk dalam kawasan hutan hingga kini masih sulit dibangun.…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:55

Aksi Nyeleneh Puluhan Pelajar SMPN 1 Sekadau Ternyata Cuma Mau Begini

SEKADAU- Puluhan pelajar SMP Negeri 1 Sekadau Hilir menggores tangan sendiri beberapa hari terakhir…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:45

Kos-kosan di Ngabang Diobok-obok, 8 Pasangan Mesum Terjaring

NGABANG- Petugas gabungan mengobok-obok lima kos di Kota Ngabang, Kabupaten Landak, Rabu (17/10) malam.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .