UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 17 Juli 2018 12:51
Kapolda Pimpin Sertijab Kapolres Ketapang
Minta Maaf, Mantan Kapolres Ketapang Akui Kesalahan
SERTIJAB. Irjen Pol Didi Haryono pimpin upacara serah terima jabatan Kapolres Ketapang dan Singkawang di Mapolda Kalbar, Senin pagi (16/7)

PROKAL.CO, PONTIANAK- Serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Ketapang dan Singkawang dilaksanakan di Mapolda Kalbar, Senin pagi (16/7). Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono. AKBP Sunario dicopot sebagai Kapolres Ketapang. Dia dimutasikan sebagai perwira menegah (Pamen) Polda Kalbar. Posisinya digantikan AKBP Yury Nurhidayat yang sebelumnya sebagai Kapolres Singkawang. Kapolres Singkawang yang baru dijabat AKBP Raymond Marcellino yang sebelumnya sebagai Kaden B Pelopor Satbrimob Polda Kalbar.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kapolda menegaskan, dalam menjalankan tugasnya tidak melalui mekanisme yang ada, maka pejabat tersebut harus menerima konsekuensinya. "Yang namanya jabatan itukan amanah dan setiap pejabat publik tentunya memiliki konsekuensi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya," kata Kapolda kepada sejumlah wartawan usai memimpin Sertijab.

Sebagaimana diketahui, Sunario dicopot lantaran viralnya foto-foto plang Kantor Polisi Bersama Kepolisian Negara Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou. Setalah dilakukan pendalaman kata Kapolda, kerjasama kantor bersama antara Polres Ketapang dengan kepolisian Tiongkok itu ada mekanismenya. Sunario tidak melalui mekanisme tersebut. Dia tidak melaporkan kepada atasan, sehingga harus mempertanggungjawabkannya.

"Inilah suatu konsekuensinya. Karena (mekanisme) itu tidak dilalui. Menurut aturan, itu merupakan kesalahan cukup serius karena berkaitan antarnegara. Sehingga pimpinan mengambil kebijakan," paparnya. Dikatakannya, mekanisme ini harus dari Mabes Polri. Polda juga belum mengetahui tentang kantor polisi bersama tersebut.

"Polda waktu itu juga belum tau, karena sebelumnya tahun 2017 sudah ada kunjungan. Jadi, pak Kapolres Ketapang pernah berkunjung ke Tiongkok," tuturnya. Diakuinya, waktu itu memang diizinkan sama Mabes Polri. Kalau tidak salah kata Kapolda, pada September atau Agustus. “Nah, setelah itu kan harus ada tindaklanjutnya lagi," tegas Kapolda.

Sementara itu, Sunario mengakui salah atas viralnya plang kantor polisi bersama di Ketapang. Untuk itu, dia meminta maaf karena tidak kontrol sebelum-sebelumnya. "Saya akui, salah bagi saya. Saya minta maaf kepada pimpinan Polri,” ujarnya.

Tapi secara pribadi kata dia, tidak ada untuk ingin menjatuhkan citra Polri di depan masyarakat Indonesia. Sunario menjelaskan, yang menyiapkan plang tersebut pihak Tiongkok. "Itu hanya plakat (plang) saja, yang menyediakan dari mereka juga," ucapnya.

Plang kantor polisi bersama tersebut menuai reaksi dari masyarakat. Bahkan institusi Polri mendapat kritikan.  "Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, dengan adanya plakat yang ada di situ," ujarnya.

Atas kesalahannya itu Sunario mengaku siap mempertanggungjawabkannya, termasuk jabatannya. "Apapun yang terjadi terhadap jabatan saya, saya siap untuk menanggungnya," lugas Sunario. (Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00

KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer…

Kamis, 26 Juli 2018 20:47
Jamaah Asal Kalbar Mulai Diberangkatkan Minggu

7 CJH Sanggau Berpotensi Gunakan Kursi Roda

PONTIANAK- Sebanyak 109 calon jemaah haji (CJH) dari kuota 110 asal Kabupaten Sanggau siap menunaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .