UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 14 Juli 2018 12:17
Heboh Plang Kantor Bersama Polri dan Polisi Tiongkok
Polisi Tiongkok Dua Kali Lobi Sunario
Plang kantor bersama yang bikin masalah.

PROKAL.CO, PONTIANAK - Rupanya, Biro Keamanan Publik Resor Suzhou Tiongkok sudah dua kali mendatangi Polres Ketapang untuk melobi kerja sama keamanan. Namun selalu ditolak Kapolres Ketapang AKBP Sunario. "Sudah dua kali pihak kepolisian Tiongkok berkunjung ke Ketapang. Kemarin (Kamis 12 Juli) ada kunjungan dari Wali Kota yang merangkap kepolisian Suzhou. Kedatangan mereka mau mengajak kerja sama polisi Tiongkok dan Indonesia, tapi tidak bisa ke kita, harus ke Mabes Polri," terang Sunario, Jumat (13/7).

Sunario menegaskan, hingga saat ini belum ada perjanjian atau MoU apapun terkait kerja sama yang diajukan pihak Tiongkok. "Karena urusan kerja sama harus ke Mabes Polri. Jadi kita sarankan demikian. Dan, mereka katanya mau buat surat ke Mabes Polri," akunya. Rombongan dari Tiongkok yang hadir dalam acara Kamis (12/7) diantaranya, Jiang Hai selaku Direktur Jendral Biro Keamanan Publik Suzhou, Wang Sheng Yu selaku Wakil Direktur Kantor Biro Kerjasama Internasional Biro Keamanan Publik Suzhou.

Juga hadir Zhang Jian sebagai Wakil Direktur Pusat Penerjemah Kantor Urusan Luar Negeri Suzhou, Zhu Qiang sebagai Wakil Kepala Detasemen Polantas Biro Keamanan Publik Suzhou, Shi Xu sebagai Wakil Direktur Dinas Perencanaan Suzhou, Yan Hong Tai sebagai Wakil Direktur Dinas Administrasi Kota Shuzhou, Chen Bin sebagai Direktur Biro Kerjasama Internasional Biro Keamanan Publik Suzhou.

Setelah kunjungan ini, warganet dihebohkan dengan beredarnya foto-foto plang nama Kantor Polisi Bersama. Dalam plang itu terdapat gambar bendera Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok. Plang itu terpasang di kawasan industri PT Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park di Ketapang.

BACA JUGA CATAT..!! Kerjasama Internasional Harus Sesuai Prosedur

BACA JUGA : Gara-Gara Plang Kantor Polisi Bersama dengan Tiongkok, Kapolres Ketapang Dicopot

BACA JUGA : Langsung Sodorkan Plang, Warganet Heboh

Dalam plang itu juga tertulis Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang. Di bawahnya tertulis Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou. Disusul tulisan Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park. Semua tulisan menggunakan dua bahasa.

Foto Sunario bersalaman dengan Jiang Hai, Direktur Jendral Biro Keamanan Publik Suzhou sekaligus Wali Kota Suzhou di depan plang Kantor Polisi Bersama juga menjadi pembahasan di jagat maya. Selain itu, juga terdapat fotonya bersama para pejabat Polres Ketapang duduk sejajar dengan pejabat Biro Keamanan Publik Resor Suzhou. Sunario mengakui hal itu hanya sekedar bersalaman lazimnya pamitan pulang dalam suatu acara peresmian.

"Jadi gini, itu pada saat mau terakhir (kegiatan) foto-foto saja. Tidak ada peresmian. Itu pada saat mau pulang (foto depan plang)," akunya. Dia kembali menjelaskan, plang Kantor Polisi Bersama itu memang benar adanya dibuat oleh pihak kepolisian Suzhou. Nantinya akan dipasang jika sudah terjalin kerja sama.

"Jadi ceritanya, mereka menginap di perusahaan (PT BSM Group/Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park). Mereka ke Polres kemudian mengajak kami kunjungan ke perusahaan," ceritanya.

"Sampai di sana ditunjukkan ke kita monumen atau plakat (plang nama) itu sebagai contoh kalau nanti ada kerja sama," sambung Sunario. Foto yang sekejap beredar itu mengasumsikan bahwa telah terjadi kerja sama antara Polres Ketapang dan Polisi Suzhlou. Namun dibantah Sunario. "Tidak benar ada kerja sama," tegasnya.

Saat ini, kata Sunario, dia sudah menerima surat telegram pencopotan jabatan itu. Dia pun siap menjalani pemeriksaan. "Sudah diterima. Bapak (Kapolda) lagi di Jakarta," tuturnya. Sebelumnya, Sunario juga pernah melakukan kunjungan ke kepolisian wilayah Suzhou. Seperti pada foto-foto saat dia dan jajarannya memenuhi undangan dari Kepolisian Suzhou, Tiongkok, pada 2017 lalu. "Kita diundang mereka. Tapi di sana kita tidak ada diajak kerja sama," tegasnya.

Mereka lanjut Sunario, hanya menunjukkan bahwa Kepolisian Souzho banyak perkara kriminal. Pihaknya kemudian diperlihatkan mengenai kecanggihan pengamanan mereka. “Jadi di sana tidak ada kesepakatan cuma memenuhi undangan saja," ungkapnya.

Sunario menegaskan, pertemuan mereka di Suzhou diketahui oleh Polda Kalbar dan Mabes Polri. Karena sebelum terbang ke kota paling terkenal di RRT itu, pihaknya telah meminta izin untuk memenuhi undangan tersebut. "Saat itu kami ada izin ke Polda dan Mabes. Jadi mereka tahu," ucapnya. (Ocsya Ade CP, Andi Ridwansyah/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…

Selasa, 25 September 2018 11:00

Sultan Berang, Laporkan Akun Facebook Intan Sekar Sari

PONTIANAK- Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie dalam waktu dekat ini akan melaporkan akun…

Selasa, 25 September 2018 10:57

PLTBm Pertama di Kalbar, Berkapasitas 15 MW

MEMPAWAH-  Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bersama Gubernur Kalbar Sutarmdiji…

Selasa, 25 September 2018 10:55
Sah! Secara Defacto Gambar Garuda Pancasila Karya Sultan Pontianak ke VII

Tinggal Menunggu Penetapan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional

PONTIANAK- Gambar rancangan asli lambang negara Republik Indonesia, Elang Rajawali - Garuda Pancasila…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .