UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 04 Juli 2018 21:32
KASIHAN SEKALI, 3 Orang Utan Cari Makan Pemukiman Warga
DIAMANKAN: Warga mengikat Orang Utan sembari menunggu tim BKSDA datang, di Kecamatan Siantan, Mempawah, Minggu (1/7). Foto Kecil: Orang Utan di Kecamatan Siantan sebelum ditangkap. Ari Sandy-RK

PROKAL.CO, MEMPAWAH- Dulu cuma berani mengintip, sekarang sudah berani berbuat lebih. Mulanya hanya menimbulkan rasa penasaran, kini seolah menebar teror ke manusia. Yap, sekitar pukul 09.30, tiga Orang Utan memasuki pemukiman warga dusun Kelapa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Minggu (1/7) pagi.

 “Dapat informasi dari orang yang berladang, ada Orang Utan yang makan buah-buahan di kebun tempat mereka berladang tersebut, karena orang-orang tersebut takut dan terancam, jadi mereka menghubungi kami,” ujar warga setempat, Sugianto, yang bersama warga setempat lainnya, Yusuf, Senin (2/7).

Diberitakan Rakyat Kalbar, mereka menyebut, kemunculan Orang Utan ini memang sering terjadi. Namun kerap hanya sebentar saja. Setelah masuk kebun warga, kembali masuk ke dalam hutan.  “Warga berhasil menangkap satu ekor, dan dua ekornya kabur ke dalam hutan,” ungkap mereka. Yang berhasil ditangkap berjenis kelamin jantan, sudah dewasa.

Ditambahkan Kapolsek Siantan, Iptu Galih Wicaksono, melalui Paur Humas Polres Mempawah, Ipda Imam Widhiatmoko, temuan Orang Utan ini diketahui oleh Bhabinkamtibmas yang mendapat informasi warga. “Bhabin bersama 1 anggota BKO meluncur ke TKP dan langsung menginformasikan kepada pihak BKSDA (Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam,red) untuk tindak lanjutnya,” ujar Imam.

Ia mengatakan, dari informasi warga, Orang Utan tersebut sudah 2 hari berkeliaran di sekitar kebun warga. Warga tak berani mendekatinya. Setelah warga berkumpul, sembari menunggu tim dari BKSDA tiba, Orang Utan yang tertangkap diikat. Diamankan karena dikhawatirkan akan lari ke tempat lain.

Setibanya tim BKSDA di lokasi, lanjut Imam, diberikan lah suntikan bius pada Orang Utan tersebut. Hewan dilindungi karena terancam punah (endangered species) itupun segera tertidur pulas. Tak sadarkan diri. “Tim BKSDA kemudian membawa Orang Utan tersebut ke ke tempat penampungannya,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada masyarakat, ketika menemui hewan-hewan yang dilindungi untuk segera memberitahukan kepada kepolisian setempat. Imam mengingatkan untuk tidak membunuh ataupun memelihara hewan-hewan yang dilindungi itu. Karena dapat dikenai ancaman pidana sesuai dengan UU yang berlaku. “Jangan dibunuh ataupun diambil, karena dapat dipidanakan,” pungkasnya. (Ari Sandy, Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*