UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 21 Juni 2018 12:44
Geografis Kendala Distribusi Logistik

TNI-Polri Siap Bantu Kendala KPU di Lapangan

WAWANCARA. Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Achmad Supriyadi Kapolda Kapolda Kalbar Irjen Pol. Didi Haryono dan Ketua KPU Kalbar Ramdan ketika diwawancara awak media di Gedung Pontianak Convencion Center, Selasa, (20/6). Andi Ridwansyah-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Jelang Pilkada Serentak, kesiapan pengamanan terus dimatangkan. Selasa (20/6) digelar tatap muka antara aparat keamanan dengan penyelenggara dan pengawas Pemilu di di Gedung Pontianak Convencion Center (PCC).

Diberitakan Rakyat Kalbar, hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi, Ketua KPU Kalbar Ramdan, Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah. Sekitar 300 orang penyelenggara dan pengawas Pemilu se Kalbar turut hadir dalam acara tatap muka tersebut.

Pangdam XII/Tpr menuturkan, tatap muka kemarin merupakan ketiga kali dilakukan. Kegiatan tersebut digelar untuk menyakinkan bahwa pelaksanaan Pilkada telah disiapkan dengan baik. "Artinya kegiatan pengamanan dilakukan dengan baik. Begitu pula dengaan KPU sebagai penyelenggara maupun Bawaslu apakah juga telah melakukan kerja yang baik,” tutur Achmad Supriyadi. Di saat-saat terakhir ini harus dipastikan pendistribusian logistik terlaksana dengan baik. Begitu pula dengan perekrutan petugas di TPS. Mengingat Kalbar secara geografis tidak semua bisa ditempuh melalui darat. “Terpaksa ada logistik yang tidak bisa sampai ke satu tempat, karena faktor medan. Maka nanti kita akan gunakan heli," ujarnya.

Jika KPU menghadapi kendala di lapangan diharapkan segera berkoordinasi dengan Kodam. Pihaknya berjanji siap membantu.  "Jadi inilah komitmen kita menyukseskan Pilkada. Jika ada alat angkut kita yang bisa digunakan, maka kita gunakan," tutup Pangdam. Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menuturkan, pertemuan ini untuk melihat persiapan penyelenggaraan pesta demkorasi. “Baik penyelenggaranya dalam hal ini adalah KPU dan Banwaslu dan yang ketiga pihak pengamanannya yakni anggota TNI dan Polri,” ujarnya. Dari tiga komponen ini pihaknya telah menyampaikan terkait dengan Delapan Siap atau Akta Siap. Mulai dari sarana prasarana, masyarakat, situasi Kamtibmas dan logistiknya.

"Pertemuan yang ketiga ini telah memberikan indikator keyakinan yang memadai dan bertanggung jawab, untuk kelancaran dan keamanan Pilkada utamanya provinsi untuk lancar aman dan sukses," ujarnya.

Dengan memastikan kesiapan tersebut, mengindikasikan Pilkada serentak di Kalbar dapat berjalan dengan kondusif dan lancar. Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada semua penyelenggara Pemilu mengenai jumlah personel dan pola pengamanan.

"Pola pengamanan silahkan ditentukan masing-masing di setiap kabupaten/kota, karena di sana juga ada Dandim, ada Kapolres," jelasnya. Melalui pertemuan ini kata Didi, salah satu upaya mengetahui seberapa jauh kesiapan penyelenggara. Bagaimana cara menyelesaikan permasalahan yang dihadapi penyelenggara.

"Kita pantau semua, kondisi geografis, di Kalbar ada tebingnya, ada sungainya, ada curamnya dan seterusnya. Sehingga tidak boleh luput dari antisipasi kita, dan sudah kita mapping semua," tuturnya. Dijelaskannya, untuk pengaman Pilkada serentak akan mengerahkan 11.658 personel yang terdiri dari TNI dan Polri. Pergeseran personel akan dilaksanakan bersinergi dan berkaloborasi dengan penyelenggara Pemilu. "Semua daerah kita prioritaskan, sesuai dengan hasil pertemuan dengan pihak terkait," tukasnya.

Didi menyakini saat ini kondisi Kalbar masih aman. Hal tersebut berkat kerja keras semua pihak. Termasuk masyarakat yang benar-benar berkomitmen menjaga keamanan. "Ini penting kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Aman merupakan kebutuhan yang hakiki bagi kita semua, karena berkaitan dengan kepercayaan publik," lugasnya.

Kapolda berharap langkah yang sudah dilakukan dengan Kodam XII/Tpr, KPU dan Bawaslu Kalbar dapat berjalan baik. Karena menjadi tanggung jawab mereka kepada masyarakat. "Harapan masyarakat semua agenda KPU berjalan lancar dan sukses. Tak hanya menjadi contoh provinsi lain, tapi juga masyarakat internasional," harap Kapolda.

Tak puas sekedar tatap muka, Kapolda dan Pangdam kemudian berkunjung ke Kantor KPU Kalbar. Untuk mengecek kesiapan para anggota KPU menghadapi tahapan Pilkada serentak. Kegiatan tersebut kemudian berlanjut dengan diskusi, mendengar keluhan dan permasalahan KPU. Kapolda mengatakan, KPU adalah ujung tombak keberhasilan Pemilu. Jika masih terdapat kekurangan, Polri dan TNI siap membantu.

Ketua KPU Kalbar Ramdan menuturkan, saat ini surat suara sudah didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota se Kalbar. Pihaknya belum mendapatkan kendala yang berarti. “Semoga ini sesuai dengan tahapan yang sudah dibuat kawan-kawan kabupaten/kota," harapnya. Sampai hari ini (kemarin, red), sudah ada enam kabupaten yang telah mendistribusikan ke kecamatan. Yaitu Kabupaten Sintang, Ketapang, Singkawang, Mempawah, Sambas dan Kubu Raya. Kabupaten lainnya ada yang akan melakukan pendistribusian besok (hari ini, red). "Kami dapat informasi besok Kayong Utara juga akan menyusul," ungkapnya.

Untuk kesiapan jelang pencoblosan mencapai 95 persen. Namun ada tiga ribuan sampul yang rusak. Tapi sudah dilakukan pencetakan dan akan segera didistribusikan. Ia memastikan paling lama surat suara sampai ke TPS H-1 sebagaimana Peraturan KPU.

Pihak penyelenggara di tingkat kabupaten/kota juga telah menyiapkan jadwal dan mengantisipasi permasalahan yang timbul dan terjadi di lapangan. KPU kabupaten/kota sudah memetakan lokasi distribusi untuk memperhitungkan kendala seperti cuaca, geografis dan daerah sungai. “Sehingga untuk lokasi tersebut mereka akan mendistribusikan logistiknya lebih awal," jelas Ramdan. (Andi Ridwansyah/rk)


BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 12:37
Pantau Titik Api, Antisipasi Kabut Asap

Kemarau, BPBD Pontianak Lakukan Patroli

PONTIANAK- Beberapa pekan Kota Pontianak tak diguyur hujan. Selama kemarau, kebakaran lahan berpotensi…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:45
Polisi Tiongkok Ajak Polres Ketapang Bikin Kantor Polisi Bersama

Langsung Sodorkan Plang, Warganet pun Heboh

PONTIANAK- Warganet dihebohkan dengan beredarkan foto plang kantor polisi bersama dengan Biro Keamanan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:42
12.000 Warga Indonesia Tewas Setiap Tahun

MIRISNYA..!! Ada 1,57 Persen Penduduk Kalbar Pengguna Narkoba

PONTIANAK- Narkoba menjadi musuh bersama. Butuh keterlibatan semua pihak memberantas peredaran gelap…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:39

Gara-Gara Barang Ini, Sudah 18 Orang Divonis Mati

PONTIANAK- Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:38

Gara-Gara Barang Ini, Sudah 18 Orang Divonis Mati

PONTIANAK- Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:34

YA GITU DONG..!! Karolin Ucapkan Selamat Buat Midji-Norsan

PONTIANAK- Pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan unggul dalam perhitungan suara pemilihan Gubernur-Wakil…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:37
Sutarmidji-Ria Norsan Dipilih 1.334.512 Warga Kalbar

TELAK BANGET..!! Midji-Norsan Juara, Selisih 9 Persen dari Karolin-Gidot

KUBU RAYA- Selesai sudah tahapan Pilkada Kalbar 2018. Sutarmidji-Ria Norsan akan memimpin Kalbar hingga…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:33

KASIHAN…Warga Miskin Penderita Tumor Ditandu Sejauh 9 KM

Miskin dan sakit merupakan momok bagi manusia. Apalagi kedua datang secara bersama. Ocsya Ade CP, Meranti…

Rabu, 04 Juli 2018 21:34

Orang Utan Masuk ke Pemukiman Warga, Pertanda Apa?

PONTIANAK- Makin banyak orang utan yang masuk ke pemukiman warga di Kalbar. Ketua Forum Konservasi Orangutan…

Rabu, 04 Juli 2018 21:32

KASIHAN SEKALI, 3 Orang Utan Cari Makan Pemukiman Warga

MEMPAWAH- Dulu cuma berani mengintip, sekarang sudah berani berbuat lebih. Mulanya hanya menimbulkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .