UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 15 Juni 2018 13:47
Tangkap Tukang Palak di Perbatasan, Bupati Puji Polisi
TERSANGKA. Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra menunjukkan barang bukti dan pelaku pungli di Aula Mapolres Sambas, Senin (11/6)—Sairi/RK

PROKAL.CO, SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia ditangkap jajaran Polres Sambas. Ketiga pria masing-masing berinisial TSP (29), FK (39) dan JN (44) ini ditangkap karena melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap sopir kendaraan angkutan yang tak memiliki trayek di daerah perbatasan Aruk.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo SH SIk melalui Wakapolres Kompol Jovan R Sumual menerangkan, ketiga pelaku masing-masing memiliki peran. “TSP sebagai tukang pungut uang, FR bertugas sebagai bendahara dan JN yang menyimpan uang,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, Selasa (12/6).

Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc mengapresiasi Polses Sambas atas keberhasilannya memberantas pungli. "Saya atas nama Pemkab Sambas mengapresiasi tindakan dari Polres Sambas yang telah berhasil mengamankan aksi pungli," tuturnya. Praktik ini, kata Atbah, harus menjadi perhatian serius. Sebab jika terus dilakukan akan membuat keresahan bagi masyarakat.

"Ini harus ditindak. Sebab border kita masih baru. Jangan sampai ada tindakan semacam ini. Karena bisa membuat keresahan masyarakat," ungkapnya. Menurut dia, hampir 100 ribuan masyarakat yang pulang melalui Border Aruk. Jika praktik pungli ini dibiarkan, tentu akan mencoreng nama Kabupaten Sambas.

"Saya sudah melakukan pemantauan arus mudik di PLBN (Border) Aruk, hampir seratus ribuan masyarakat yang pulang kampung lewat sana. Maka untuk ini kita harus menjaga jangan sampai ada praktik pungli yang merugikan masyarakat," pintanya. Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo juga mengapresiasi kinerja Polres Sambas yang juga bergabung dalam Tim Satgas Saber Pungli ini.

"Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Karena praktik pungli yang dilakukan oleh oknum secara ilegal dan terorganisir. Praktik ini sebenarnya sudah berjalan cukup lama bahkan selama ini seakan dibiarkan dan tidak berani tersentuh sama sekali," katanya.

Tindakan para pelaku ini, memang sangat meresahkan dan merugikan masyarakat. Khususnya warga Sambas yang pergi dan pulang dari negara tetangga. Bahkan pungli ini sangat merusak citra Kabupaten Sambas sebagai daerah perbatasan.

"Miris sekali. Kasihan warga kita karena di daerahnya tidak ada pekerjaan, mereka mencari nafkah dan sebagai pahlawan devisa di Negara tetangga. Eh ini malah diperas dan dieksploitasi," kesalnya. Maka dari itu, dia meminta aparat kepolisian untuk terus melakukan sidak dan monitoring secara berkala. “Kita dukung terus Satgas Saber Pungli dalam memberantas segala praktik pungli. Sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman dalam menjalankan aktifitasnya," pungkasnya. (Sairi/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:38

BPK Dalami Potensi Defisit APBD Kalbar

PONTIANAK- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalimantan Barat akan mempelajari persoalan defisit APBD Kalbar…

Selasa, 18 September 2018 10:35
Kesejahteraan dan Infrastruktur Kalbar Urutan 33

Midji Segera Bentuk Tim Percepatan Pembangunan

JAKARTA- Asia Kompetitif Institute (ACI) menempatkan kesejahteraan dan infrastruktur Kalimantan Barat…

Selasa, 18 September 2018 09:53

Jumlah DPT Kalbar untuk Pemilu 2019 Berkurang

PONTIANAK- Jumlah pemilih Kalbar pada Pemilu 2019 berkurang. Hal ini berdasarkan hasil perbaikan daftar…

Selasa, 18 September 2018 09:51
Nelayan Tercekik Birokrasi, Tiga SPBN di Kakap Tak Beroperasi Hampir Setahun

RIBET..!! Pengurusan Izin Melaut ke (Terlalu) Banyak

SUNGAI KAKAP- Tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten…

Sabtu, 15 September 2018 22:44
Rencana Penambahan Runway Bandara Supadio

Gubernur Berharap Bisa Jadi Embarkasi Haji

PONTIANAK- Runway Bandara Internasional Supadio Kubu Raya rencananya akan diperpanjang. Sebelumnya 2250…

Sabtu, 15 September 2018 10:51

Polda Gagalkan Penjualan 4 Ekor Kucing Hutan

PONTIANAK- Tim Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalbar menggagalkan…

Kamis, 13 September 2018 11:31
Haul ke 217 Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie

Hujan Tak Bikin Jamaah Beranjak dari Tausiah UAS

 Masyarakat dari berbagai penjuru Kalbar berdatangan ke haul akbar Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie…

Selasa, 11 September 2018 11:22

Ribuan Massa Sambut Kedatangan UAS

PONTIANAK- Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat memadati Bandara Internasional Supadio Kubu…

Selasa, 11 September 2018 10:01

Ambil Ijazah Dimintai Rp300 Ribu, Mantan Kepsek Ditangkap

SEKADAU- Tim Saber Pungli Sekadau menciduk salah seorang Kepala SMA swasta di kabupaten tersebut. Pria…

Selasa, 11 September 2018 09:54
Malam Pisah Sambut Gubernur Kalbar

Midji Janji Tetap Tegas, Minta Bupati Wali Kota Kejar Ketertinggalan

PONTIANAK- Sutarmidji dikenal tegas ketika memimpin Kota Pontianak selama dua periode. Ketegasannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .